• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Bantu Kurangi Risiko Longsor, Mahasiswa Unpad Kembangkan Inovasi “SLOPEX”

Editor Redaksi
24 Juli 2026
in Artikel

JurnalPost.com – Mahasiswa Universitas Padjadjaran dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) mengembangkan inovasi teknologi cerdas untuk mendukung upaya mitigasi bencana tanah longsor di Indonesia. Inovasi ini mengintegrasikan konsep geofisika, Internet of Things (IoT), dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk memantau kondisi lereng secara real-time sekaligus melakukan mitigasi secara otomatis melalui sistem drainase. Pengembangan SLOPEX dilatarbelakangi oleh tingginya kejadian tanah longsor di Indonesia yang sebagian besar dipicu oleh curah hujan tinggi. Kondisi tersebut menyebabkan air meresap ke dalam tanah, meningkatkan kadar air dan tekanan air pori sehingga kekuatan tanah menurun dan lereng menjadi lebih rentan mengalami longsor.

Perangkat yang diberi nama “SLOPEX” dikembangkan oleh lima mahasiswa Universitas Padjadjaran, yaitu Jihan Fauziah (Geofisika), Vina Selvia (Geofisika), Josephine Sophie Mathilda Sagala (Geofisika), Dhafa Rizi (Geofisika), dan Muhamad Irsyad Azharul Haq (Teknik Informatika), di bawah bimbingan Prof. Dr. rer. nat. Yudi Rosandi, S.Si., M.Si.

Inovasi ini berhasil memperoleh pendanaan dari Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Karsa Cipta (PKM-KC) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.

Pengembangan dilakukan melalui perancangan prototipe yang mengombinasikan berbagai teknologi pemantauan geofisika dengan sistem pengendalian otomatis. Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas mitigasi bencana pada wilayah yang memiliki tingkat kerawanan longsor tinggi.

SLOPEX bekerja dengan memanfaatkan beberapa parameter utama yang berpengaruh terhadap kestabilan lereng. Sensor kelembapan tanah (soil moisture) digunakan untuk memantau tingkat kejenuhan air di dalam tanah, sedangkan sensor kemiringan (ADXL345) dipasang untuk mendeteksi perubahan deformasi lereng secara real-time. Seluruh data dari sensor kemudian dikirim melalui jaringan IoT menuju server untuk dianalisis menggunakan algoritma kecerdasan buatan sehingga kondisi lereng dapat diklasifikasikan ke dalam status aman, waspada, atau bahaya.

Salah satu keunggulan utama SLOPEX adalah kemampuannya melakukan mitigasi secara otomatis. Ketika sistem mendeteksi peningkatan kadar air tanah hingga melewati ambang batas yang telah ditentukan, pompa drainase akan aktif secara otomatis untuk mengurangi kandungan air di dalam lereng. Pengurangan kadar air tersebut bertujuan menurunkan tekanan air pori sehingga kuat geser tanah dapat dipertahankan dan risiko longsor dapat diminimalkan. Pendekatan ini menjadikan SLOPEX tidak hanya berfungsi sebagai sistem peringatan dini, tetapi juga sebagai sistem mitigasi aktif yang mampu merespons perubahan kondisi lereng secara langsung.

Selain sistem drainase otomatis, SLOPEX dilengkapi dengan dashboard monitoring berbasis web yang memungkinkan pengguna memantau kondisi lereng secara real-time. Dashboard menampilkan informasi mengenai kelembapan tanah, perubahan kemiringan lereng, serta status operasional pompa drainase dalam bentuk grafik dan indikator yang mudah dipahami. Seluruh data tersimpan pada server sehingga riwayat perubahan kondisi lereng dapat digunakan untuk evaluasi maupun analisis lanjutan. Selain sirene lokal di lapangan istem juga mampu mengirimkan notifikasi via WhatApps secara otomatis ketika kondisi lereng berubah menjadi waspada atau bahaya sehingga pengguna dapat segera mengambil langkah antisipasi.

Pengembangan SLOPEX menggabungkan konsep geofisika, Internet of Things, dan Artificial Intelligence dalam satu sistem yang saling terintegrasi. Integrasi tersebut memungkinkan proses akuisisi data, analisis kondisi lereng, hingga tindakan mitigasi dilakukan secara otomatis. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi alternatif teknologi mitigasi tanah longsor yang lebih efektif, khususnya di wilayah dengan curah hujan tinggi dan tingkat kerawanan longsor yang besar. Ke depan, SLOPEX diharapkan dapat terus dikembangkan dan diimplementasikan sebagai salah satu solusi untuk mendukung pengurangan risiko bencana tanah longsor di Indonesia.

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI SOSIALISASI PEMILAHAN LIMBAH DOMESTIK DESA KEMLOKO

OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI SOSIALISASI PEMILAHAN LIMBAH DOMESTIK DESA KEMLOKO

Editor Redaksi
27 September 2026
0

Optimizing Waste Management Through Domestic Waste Separation Socialization in Kemloko Village 1Melinda Dewi Astuti, M. T, 2Mario Ega Saputra, 3Asyifa...

thumb

Analisis Yuridis Putusan MK Nomor 90/PUU-XXI/2023 tentang Batas Usia Calon Presiden dan Wakil Presiden RI

Editor Nadia
23 September 2026
0

Fine Putry, 231010200393 [email protected] ABSTRACT This study examines the Constitutional Court Decision Number 90/PUU-XXI/2023 regarding the minimum age requirement for...

GERAK BERSERI :  Pemanfaatan Ember Cat Bekas dan  Aksi Gotong Royong Pembuatan Bak Sampah Permanen dari Herbel Bersama Masyarakat Desa Latak

GERAK BERSERI :  Pemanfaatan Ember Cat Bekas dan  Aksi Gotong Royong Pembuatan Bak Sampah Permanen dari Herbel Bersama Masyarakat Desa Latak

Editor Redaksi
21 September 2026
0

GERAK BERSERI: Transforming Used Paint Buckets and Collaborative Construction of Permanent Waste Bins from Hebel Blocks with the Community of...

Pemberdayaan Masyarakat Desa Glapan melalui Peningkatan Kesadaran Kesehatan dan Pendampingan Pendidikan bagi Anak Sekolah

Pemberdayaan Masyarakat Desa Glapan melalui Peningkatan Kesadaran Kesehatan dan Pendampingan Pendidikan bagi Anak Sekolah

Editor Redaksi
17 September 2026
0

Community Empowerment in Glapan Village through Increased Health Awareness and Educational Assistance for School-Aged Children Andhika Setyo P.1, Iqbal Maulana...

Analisis Yuridis Mekanisme Perampasan Aset dalam Sistem Hukum Indonesia

Analisis Yuridis Mekanisme Perampasan Aset dalam Sistem Hukum Indonesia

Editor Redaksi
9 September 2026
0

JURNAL HUKUM Volume 1, September 2026 Agra Maulana Fakultas Hukum Universitas Terbuka Bandung 24.1 [email protected] Abstrak Perampasan aset ialah alat...

Comments 1

  1. Adi Kurniawan says:
    3 bulan yang lalu

    Inovasi yang sangat menarik dan patut diapresiasi

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.