• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Antisipasi Dampak Perubahan Iklim Ekstrem, UAR – STAI Al-Fatah Gelar Seminar “El Niño Godzilla 2026”

Editor Redaksi
27 April 2026
in Berita

BOGOR, JurnalPost – Lembaga kemanusiaan Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) bersama Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Fatah menggelar Seminar Nasional bertajuk “El Niño Godzilla 2026: Strategi Antisipasi dan Mitigasi Dampak Perubahan Iklim Ekstrem di Indonesia” di Gedung STAI Al-Fatah Cileungsi, Kabupaten Bogor, Sabtu (25/4/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya edukasi dan penguatan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi El Niño ekstrem yang diperkirakan melanda Indonesia pada 2026. Dampaknya tidak hanya berupa kekeringan panjang, tetapi juga kebakaran hutan dan lahan, krisis air bersih, hingga ancaman terhadap ketahanan pangan.

Ketua Panitia Penyelenggara, H. Syakuri, S.H., menegaskan pentingnya sinergi semua pihak dalam menghadapi ancaman tersebut. Menurutnya, kesiapsiagaan bencana merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah.

“Masyarakat tidak boleh hanya pasrah. Ikhtiar melalui strategi antisipasi harus dilakukan sebelum bertawakal,” ujarnya, mengutip hadis tentang pentingnya usaha sebelum berserah diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Dalam keynote speech, Yakhsyallah Mansur mengingatkan bahwa bencana tidak semata fenomena alam, tetapi juga memiliki dimensi spiritual. Ia menekankan bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari ibadah, sementara merusak kerusakan alam dapat mengundang bencana.

“Perubahan iklim ekstrem adalah peringatan agar manusia kembali kepada syariat  Allah Subhanahu wa Ta’ala sebelum datang azab yang lebih besar,” ujarnya.

Dari sisi ilmiah, Dr. Supari dari BMKG menjelaskan bahwa El Niño terjadi akibat penyimpangan suhu permukaan laut di Samudera Pasifik yang berdampak pada penurunan curah hujan di Indonesia.

“El Niño 2026 berpotensi menimbulkan kekeringan luas. Karena itu, informasi iklim harus dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan keputusan,” jelasnya, seraya menekankan pentingnya peningkatan literasi iklim masyarakat.

Sementara itu, Dr. R. Hadianto Wardjaman menyebut istilah “Godzilla” sebagai gambaran ancaman yang tidak biasa dan berdampak luas lintas sektor. Ia menekankan perlunya koordinasi lintas sektor, sistem peringatan dini, dan respons cepat untuk meminimalkan risiko.

Ia menjelaskan bahwa fenomena El Nino ini berpotensi memperpanjang musim kemarau secara signifikan, menurunkan ketersediaan air, serta meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan. Kondisi tersebut berdampak langsung pada sektor pertanian yang menjadi penopang ketahanan pangan nasional.

Ketua Umum UAR, Endang Sudrajat, ST., M.Si., MT., menyoroti pentingnya penguatan peran relawan dan kesiapsiagaan berbasis masyarakat.

“Relawan adalah garda terdepan. Mereka harus didukung sistem yang jelas, kapasitas memadai, dan logistik yang siap,” tegasnya.

Ia menambahkan, kesiapsiagaan harus disosialisasikan hingga ke komunitas dengan memahami siklus manajemen bencana: pra, saat, dan pasca bencana. Langkah antisipasi harus dilakukan sejak dini, seperti penghematan air, pemantauan informasi iklim, serta kesiapan menghadapi potensi kebakaran.

“Setiap relawan harus memahami langkah yang harus dilakukan, memiliki akses layanan darurat, dan meningkatkan kepedulian lingkungan. Risiko El Niño bisa dikurangi jika kita siap dan peduli sejak awal,” ujarnya.

Di sisi lain, praktisi komunikasi Imam Santoso mengingatkan pentingnya pengelolaan informasi di era digital. Ia menilai informasi yang tidak akurat dapat memicu kepanikan.

“Komunikasi kebencanaan harus cepat, tepat, dan tidak menimbulkan ketakutan.  Masyarakat juga harus kritis terhadap informasi yang beredar,” katanya.

Seminar yang dipandu M. Tri Habibie, M.I.Kom ini berlangsung interaktif dengan antusiasme ratusan peserta yang tinggi. Berbagai pertanyaan muncul, terutama terkait langkah konkret menghadapi potensi krisis akibat El Niño.

Melalui kegiatan ini, UAR dan STAI Al-Fatah berharap terbangun kesadaran kolektif serta kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan relawan dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang tangguh menghadapi perubahan iklim ekstrem. [AM]

Tags: UAR
Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

GELORA LITERASI: Gerakan Literasi dan Olah Kreativitas Anak sebagai Upaya Meningkatkan Minat Baca dan Kreativitas Anak di Desa Sumurgede oleh KKN UNIMUS

GELORA LITERASI: Gerakan Literasi dan Olah Kreativitas Anak sebagai Upaya Meningkatkan Minat Baca dan Kreativitas Anak di Desa Sumurgede oleh KKN UNIMUS

Editor Nadia
17 September 2026
0

GELORA LITERASI: Literacy and Children's Creativity Movement as an Effort to Improve Children's Reading Interest and Creativity in Sumurgede Village...

Semarak HUT RI ke-81, PPSDM Migas Gelar Gowes hingga Lomba Kebersamaan

Semarak HUT RI ke-81, PPSDM Migas Gelar Gowes hingga Lomba Kebersamaan

Editor Redaksi
28 Agustus 2026
0

CEPU, JURNALPOST — Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81...

Gerakan Cerdas Finansial Sejak Dini, Cara Mahasiswa KKN-T IBDU 42 Bekali Siswa SD Ilmu Menabung

Gerakan Cerdas Finansial Sejak Dini, Cara Mahasiswa KKN-T IBDU 42 Bekali Siswa SD Ilmu Menabung

Editor Redaksi
20 Agustus 2026
0

JurnalPost.com - Desa Sukorejo/Kota Sragen, 4 Agustus 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IBDU 42 Universitas Diponegoro melaksanakan...

Patahkan Stigma, Mahasiswa KKN-T IDBU 45 Universitas Diponegoro Kelompok 4 Gelar Inkubasi Wirausaha Sosial dan Kesiapan Kerja Remaja di Bandarharjo

Patahkan Stigma, Mahasiswa KKN-T IDBU 45 Universitas Diponegoro Kelompok 4 Gelar Inkubasi Wirausaha Sosial dan Kesiapan Kerja Remaja di Bandarharjo

Editor Redaksi
20 Agustus 2026
0

SEMARANG, JurnalPost.com - Stigma negatif di lingkungan masih menjadi salah satu tantangan yang dihadapi pemuda di kawasan pesisir Bandarharjo, Kecamatan...

Dari Bakul ke Viral: Tim PkM Polinema Manfaatkan Generative AI Sulap “Botol Polos” Jamu Kromengan Jadi Produk Premium

Dari Bakul ke Viral: Tim PkM Polinema Manfaatkan Generative AI Sulap “Botol Polos” Jamu Kromengan Jadi Produk Premium

Editor Redaksi
20 Agustus 2026
0

Tim Pengabdian Masyarakat Polinema melakukan PKM di Desa Wisata Jamu, Karangrejo Kromengan, Kab.Malang JurnalPost.com - Dalam upaya memodernisasi sektor usaha...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.