• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

AKUNTANSI DI UJUNG TANDUK AI? SEBUAH PELUANG, BUKAN ANCAMAN

Editor Redaksi
29 Juni 2026
in Artikel

Oleh: Dhea Amelia Rahardi

JurnalPost.com – Belakangan ini, saya sering mendengar selentingan kalau profesi akuntan bakal segera “punah” gara-gara gempuran AI. Katanya, semua pekerjaan kita bakal digantikan oleh robot. Sebagai mahasiswa akuntansi semester 2, jujur saja saya sempat merasa was-was. Tapi, setelah saya pelajari lebih dalam, saya rasa ketakutan itu terlalu berlebihan.

Kekhawatiran saya makin menjadi Ketika salah satu dosen sempat berujar bahwa peminat akuntansi sekarang mulai menurun karena dianggap sebagai bidang yang mulai “lemah” atau kehilangan relevansinya. Beliau menangkap keresahan bahwa anak muda zaman sekarang mungkin takut terjun ke dunia yang dianggap bakal diotomatisasi sepenuhnya. Saya sempat termenung, tapi justru pengalaman nyata saat mengerjakan tugas praktik audit minggu lalu memberikan jawaban berbeda. Saat saya menggunakan tools otomatisasi, pekerjaan berjam-jam selesai dalam sekejap. Di situ saya sadar: akuntansi tidak sedang melemah, ia sedang berevolusi menjadi lebih kuat lewat bantuan teknologi.

Menurut saya, AI datang bukan untuk menyingkirkan posisi kita sebagai akuntan, tapi justru untuk “membantu” kita dari hal-hal yang sifatnya repetitive. Kita harus mengakui bahwa pekerjaan seperti entry data atau rekonsiliasi itu memakan waktu dan rawan salah kalau dikerjakan manusia secara manual. Di sinilah AI berperan sebagai asisten yang super cepat untuk urusan teknis tersebut.

Opini saya: “Akuntan tidak akan digantikan oleh AI, tetapi akuntan yang tidak mau belajar AI pasti akan tertinggal.”

Kenapa saya yakin manusia tidak akan tergantikan? Karena ada hal-hal yang mesin tidak punya, yaitu logika dan etika. Di kelas, kita diajarkan bahwa akuntansi bukan cuma soal angka yang seimbang (balance), tapi soal bagaimana angka itu bisa dipercaya. AI memang bisa menghitung laporan keuangan dalam sekejap, tapi AI tidak punya hati nurani kalau diminta melakukan kecurangan. Di sinilah peran kita sebagai manusia untuk menjaga integritas dan memberikan pertimbangan profesional yang masuk akal. Selain itu, siapa yang akan menjelaskan laporan rumit it uke pemilik perusahaan? AI mungkin bisa menyajikan grafik, tapi manusialah yang bisa memberikan saran strategis sambil memahami kondisi nyata di lapangan.

Jadi, buat teman-teman mahasiswa akuntansi lainnya, jangan takut sama teknologi. Tantangan kita sekarang bukan lagi soal “hafal” cara menjurnal di luar kepala, tapi bagaimana kita bisa jadi “pilot” bagi teknologi tersebut. Kita harus berani melangkah lebih jauh dari sekadar tukang catat, menjadi seorang penasihat bisnis yang paham data.

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI SOSIALISASI PEMILAHAN LIMBAH DOMESTIK DESA KEMLOKO

OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI SOSIALISASI PEMILAHAN LIMBAH DOMESTIK DESA KEMLOKO

Editor Redaksi
27 September 2026
0

Optimizing Waste Management Through Domestic Waste Separation Socialization in Kemloko Village 1Melinda Dewi Astuti, M. T, 2Mario Ega Saputra, 3Asyifa...

thumb

Analisis Yuridis Putusan MK Nomor 90/PUU-XXI/2023 tentang Batas Usia Calon Presiden dan Wakil Presiden RI

Editor Nadia
23 September 2026
0

Fine Putry, 231010200393 [email protected] ABSTRACT This study examines the Constitutional Court Decision Number 90/PUU-XXI/2023 regarding the minimum age requirement for...

GERAK BERSERI :  Pemanfaatan Ember Cat Bekas dan  Aksi Gotong Royong Pembuatan Bak Sampah Permanen dari Herbel Bersama Masyarakat Desa Latak

GERAK BERSERI :  Pemanfaatan Ember Cat Bekas dan  Aksi Gotong Royong Pembuatan Bak Sampah Permanen dari Herbel Bersama Masyarakat Desa Latak

Editor Redaksi
21 September 2026
0

GERAK BERSERI: Transforming Used Paint Buckets and Collaborative Construction of Permanent Waste Bins from Hebel Blocks with the Community of...

Pemberdayaan Masyarakat Desa Glapan melalui Peningkatan Kesadaran Kesehatan dan Pendampingan Pendidikan bagi Anak Sekolah

Pemberdayaan Masyarakat Desa Glapan melalui Peningkatan Kesadaran Kesehatan dan Pendampingan Pendidikan bagi Anak Sekolah

Editor Redaksi
17 September 2026
0

Community Empowerment in Glapan Village through Increased Health Awareness and Educational Assistance for School-Aged Children Andhika Setyo P.1, Iqbal Maulana...

Analisis Yuridis Mekanisme Perampasan Aset dalam Sistem Hukum Indonesia

Analisis Yuridis Mekanisme Perampasan Aset dalam Sistem Hukum Indonesia

Editor Redaksi
9 September 2026
0

JURNAL HUKUM Volume 1, September 2026 Agra Maulana Fakultas Hukum Universitas Terbuka Bandung 24.1 [email protected] Abstrak Perampasan aset ialah alat...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.