• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

AI Sora : Ancaman dan Solusi Bagi Videografer

Editor Redaksi
2 April 2024
in Kolom Opini

JurnalPost.com – Artificial Intelligence atau biasa disebut AI yang secara harfiah berarti kecerdasan buatan adalah suatu teknologi yang mengumpulkan dan mempelajari berbagai referensi dan pola informasi di internet menjadi suatu karya yang mudah dan instan.Tidak lama ini AI sudah mulai memanfaatkan teknologi mereka padabidang videografi, Dan untuk saat ini AI videografi terbaru itu bernama AI Sora.

Dalam sejarah nya AI Sora memiliki banyak generasi terdahulu yang pada saat itu AI videografi masih belummatang seperti sekarang. Salah satugenerasi AI videografi sebelumnya bernama Stable Difussion. Banyak sekali Content Creator yang memanfaatkan AI tersebut dalam pembuatan content mereka.

Pada waktu itu salah satu content creator yang bergerak di industri VFX bernama Corridor Crew berhasil memanfaatkan potensi maksimal Stable Difussion. Mereka memanfaatkan Stable Difussion dalam video mereka yang berjudul “ ANIME ROCK, PAPER, SCISSORS “

Mereka juga menjelaskan secara detail bagaimana mereka membuat video animasi yang berdurasi 7 menit hanya dengan AI di video mereka yang berjudul “ Did We Just Change Animation Forever ? “,

Meskipun waktu itu penggunaan AI Videografi masih belum se mudah Text to Video, Setidaknya Stable Difussion bisa menjadi solusi alternatif pembuatan animasi yang instan dan Low Cost, Karena seperti yang kita ketahui dalam pembuatan animasi dibutuhkan setidaknya 1 studio animasi yang berisikan puluhan animator dalam pembuatannya.

Sekian berkembangnya teknologi, AI Videografi telah memasuki tahap yang bisa dibilang sudah matang dalam pembuatan video, Pasalnya dalam AI Videografi terbaru yang bernama AI Sora, AI mampu menghasilkan suatu video yang realistis dan sesuai seperti apa yang kita mau secara mudah dan instanhanya dengan Text To Video.

Hal tersebut tentu saja dapat membantu Content Creator ketika mereka membutuhkan suatu footageuntuk konten video mereka, Namun AI Sora tidak hanya memiliki Pro namun juga tidak sedikit yang kontra, Karena hal tersebut juga bisa menjadi berita buruk bagi Videografer pada umumnya, Dengan adanya AI Videografi seperti itu dikhawatirkan bisa menggantikan dan mengurangi pekerjaan Videografer kebanyakan di kemudian hari. Dan topik pembicaraan antara pro dan kontra tersebut telah menjadi Trending Topickhususnya di kalangan Videografi Content Creator kebanyakan.

Pada akhirnya apakah AI Videografi khusunya yang sudah matang seperti AI Sora akan menjadi solusi atau malah sebaliknya menjadi ancaman bagi Videografer ? Kembali lagi dilihat pada pribadi dan kebutuhan pribadi masing masing, Apabila membutuhkan video yang lebih spesifik seperti pernikahan dan eventtertentu, Maka kita tidak bisa menggunakan AI dalam hal ini dan kita membutuhkan Videografer untuk merekam video  spesifik tersebut, Namun apabila kita membutuhkanvideo yang tidak terlalu spesifik dan membutuhkan waktu yang instan maka kita bisa menggunakan AI Sora sebagai solusi mendapatkan video tersebut.
 
Referensi :
Anime ROCK, PAPER, SCISSORS : https://youtu. be/GVT3WUa-48Y?si=Z1WXKPLBGWtIBJCx
Did we just change animation forever ? : https://youtu. be/_9LX9HSQkWo?si=PVoOe6SgSMvSaJ9o
AI Sora Text To Video Model :
https://youtu.be/ HK6y8DAPN_0?si=32fmIyCSCkGsydfG
MKBHD AI Sora : https://youtu.be/NXpdyAWLDas?si=aIghBGOdOd8G3YEL
Code Miko AI Sora : https://youtu. be/vpYRxG6OrVA?si=HgCoYNHHBQOXUpc0
XQC AI Sora  : https://youtu. be/yFuN5aUt1YI?si=eDJNaRCA2MDAUDqC
Penguinz0 AI Sora :https://youtu. be/Hfv77-ELwuo?si=_1AT7q-u_2F5RZ32

Oleh: Dandy Oktabryansah
Universitas 17 Agustus 1945

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

thumb

MEMPERBARUI JANJI KEBANGSAAN

Editor Redaksi
20 Agustus 2026
0

Oleh: Raja Oloan Tumanggor Dosen Fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara Jakarta; Alumnus Westfaelische Wilhelms-Universitaet Muenster, Jerman JurnalPost.com - Setiap 17 Agustus...

Mengapa Kita Suka Dengar Streamer ‘Yapping’?

Mengapa Kita Suka Dengar Streamer ‘Yapping’?

Editor Redaksi
10 Agustus 2026
0

Oleh: Filha Fasha Gunawan Afiliasi: Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) JurnalPost.com - Di era layar lipat dan media sosial yang serba...

Mengapa Menjadi Diri Sendiri Masih Menjadi Hal Tabu?

Mengapa Menjadi Diri Sendiri Masih Menjadi Hal Tabu?

Editor Redaksi
8 Agustus 2026
0

Penulis : Ghazi Muhammad Syarief Afiliasi : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Mengapa Menjadi Diri Sendiri Masih Menjadi Hal Tabu? Timeline...

Gen Z di Tengah Toxic Workplace: Psikologi Positif sebagai Kunci untuk Bertahan

Gen Z di Tengah Toxic Workplace: Psikologi Positif sebagai Kunci untuk Bertahan

Editor Redaksi
5 Agustus 2026
0

Oleh: Christine Margareta Ratupayung Surbakti, Emanuel De Lura, dan Laila Meiliyandrie Indah Wardani Mahasiswa Fakultas Psikologi, Universitas Mercu Buana JurnalPost.com...

Menjadi Diri Sendiri di Tengah Tekanan Sosial:  Makna Kebebasan dalam Film Pride and Prejudice dari Perspektif Filsafat Eksistensialisme Jean Paul Sartre   

Menjadi Diri Sendiri di Tengah Tekanan Sosial:  Makna Kebebasan dalam Film Pride and Prejudice dari Perspektif Filsafat Eksistensialisme Jean Paul Sartre  

Editor Redaksi
4 Agustus 2026
0

SUMBER FOTO;https://iep.utm.edu/sartre-ex/https://www.primevideo.com/-/id/detail/0J7Y9UVDPJYTG6TM5CJB3KQAA7 Penulis: Rahma Ramadhani Program Studi Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia Kontak: @realrahma1910 (instagram) Pernahkah kamu merasa...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.