• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Bedingin Bungah di ponorogo: Tradisi yang menghidupkan kembali budaya lokal

Editor Redaksi
3 Juli 2024
in Artikel

JurnalPost.com – Ponorogo, kota yang terkenal dengan keseniannya, mempunyai kekayaan budaya berupa pertunjukan tari dan musik yang terus dilestarikan oleh masyarakatnya. Berbagai tradisi daerah juga turut disertakan. Salah satu tradisi yang mendapat perhatian adalah Bedingin Bunga, sebuah ritual yang sarat dengan nilai budaya dan spiritual.

“Bedingin Bunga tetap dipentaskan, namun hanya pada malam Suro di bulan Suro Rabiul Awal,” kata kepala desa.

Sejarah dan Makna Bedingin Bunga
Bedingin Bunga merupakan upacara adat yang dilakukan masyarakat Ponorogo sebagai ungkapan rasa syukur dan hormat kepada leluhur.
Ritual ini dilakukan setiap bulan pada bulan Suro (Muharram) dan pada hari lahir Nabi (Rabiul Awal).
Ritual ini biasanya dilakukan di bawah pohon beringin yang dianggap keramat oleh masyarakat setempat.
Pohon beringin sendiri mempunyai makna filosofis yang dalam, melambangkan keteduhan, kekuatan dan perlindungan.

Proses Ritual Bedingin Bunga
Ritual Bedingin Bunga biasanya diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh sesepuh adat atau tokoh masyarakat.
Doa ini ditujukan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan kepada roh nenek moyang yang dipercaya menjaga dan melindungi desa tersebut.
Usai salat, masyarakat diarak mengelilingi pohon beringin sambil membawa bunga dan sesaji sebagai simbol rasa syukur dan hormat.
Setiap bunga yang digunakan dalam ritual ini juga mempunyai makna.

Misalnya bunga kenanga melambangkan kesucian, bunga melati melambangkan ketulusan, dan bunga mawar melambangkan cinta dan kasih sayang.
Usai prosesi, bunga tersebut diletakkan di bawah pohon beringin sebagai persembahan.

Dampak Bedingin Bunga Bagi Masyarakat
Bedingin Bunga tidak hanya menjadi ajang melestarikan dan melestarikan tradisi, namun juga menjadi momen penting untuk mempererat tali silaturahmi antar warga.

Melalui ritual ini, masyarakat dapat berkumpul, berbincang, berbagi cerita, serta menciptakan rasa kebersamaan dan kebersamaan yang kuat.
Selain itu, Bedingin Bunga juga mempunyai daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin mengetahui lebih jauh tentang budaya Ponorogo.
Kehadiran wisatawan tentu memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat setempat, khususnya di bidang pariwisata dan kerajinan tangan.

Tantangan dan Harapan
Seiring berjalannya waktu, tradisi Bedingin Bunga pun menghadapi berbagai tantangan terutama terkait dengan modernisasi dan perubahan gaya hidup masyarakat. Harapannya warga masyarakat Bekerja tetap meneruskan kiprahnya dalam mewariskan tradisi Bedingin bunga Bunga/Kenduri Besar secara turun temurun, agar anak cucu mereka dapat terus menjunjung tinggi tradisi tersebut.

Oleh: Muhammad Rezky Ramadhan, ananda tribagus h, Muhammad Ramadhan Iswayuda

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI SOSIALISASI PEMILAHAN LIMBAH DOMESTIK DESA KEMLOKO

OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI SOSIALISASI PEMILAHAN LIMBAH DOMESTIK DESA KEMLOKO

Editor Redaksi
27 September 2026
0

Optimizing Waste Management Through Domestic Waste Separation Socialization in Kemloko Village 1Melinda Dewi Astuti, M. T, 2Mario Ega Saputra, 3Asyifa...

thumb

Analisis Yuridis Putusan MK Nomor 90/PUU-XXI/2023 tentang Batas Usia Calon Presiden dan Wakil Presiden RI

Editor Nadia
23 September 2026
0

Fine Putry, 231010200393 [email protected] ABSTRACT This study examines the Constitutional Court Decision Number 90/PUU-XXI/2023 regarding the minimum age requirement for...

GERAK BERSERI :  Pemanfaatan Ember Cat Bekas dan  Aksi Gotong Royong Pembuatan Bak Sampah Permanen dari Herbel Bersama Masyarakat Desa Latak

GERAK BERSERI :  Pemanfaatan Ember Cat Bekas dan  Aksi Gotong Royong Pembuatan Bak Sampah Permanen dari Herbel Bersama Masyarakat Desa Latak

Editor Redaksi
21 September 2026
0

GERAK BERSERI: Transforming Used Paint Buckets and Collaborative Construction of Permanent Waste Bins from Hebel Blocks with the Community of...

Pemberdayaan Masyarakat Desa Glapan melalui Peningkatan Kesadaran Kesehatan dan Pendampingan Pendidikan bagi Anak Sekolah

Pemberdayaan Masyarakat Desa Glapan melalui Peningkatan Kesadaran Kesehatan dan Pendampingan Pendidikan bagi Anak Sekolah

Editor Redaksi
17 September 2026
0

Community Empowerment in Glapan Village through Increased Health Awareness and Educational Assistance for School-Aged Children Andhika Setyo P.1, Iqbal Maulana...

Analisis Yuridis Mekanisme Perampasan Aset dalam Sistem Hukum Indonesia

Analisis Yuridis Mekanisme Perampasan Aset dalam Sistem Hukum Indonesia

Editor Redaksi
9 September 2026
0

JURNAL HUKUM Volume 1, September 2026 Agra Maulana Fakultas Hukum Universitas Terbuka Bandung 24.1 [email protected] Abstrak Perampasan aset ialah alat...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.