• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Kekerasan Aparat

Editor Redaksi
5 Januari 2024
in Kolom Opini

Oleh: Noorma Sekar Wahyu Dwi Hastuti

Surabaya, JurnalPost.com – Tahun lalu, Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Kekerasan (KontraS) mengidentifikasi 662 insiden kekerasan yang melibatkan petugas polisi. Kontras berbicara tentang “budaya kekerasan” yang masih bertahan di kepolisian.

Kekerasan, Polisi dan Pelanggaran Hak Asasi Manusia Kekerasan terjadi di mana-mana, terutama di komunitas kecil, ibarat bola salju yang terus bergulir, menyebar, dan menyusup ke dalam kehidupan. Berbagai aksi kekerasan terjadi hampir silih berganti. Jika kekerasan tidak diatasi sepenuhnya, maka akan terjadi tindak kekerasan lebih lanjut.

Kontras menyebutkan, ditemukan antara Juli 2022 hingga Juni 2023, terdapat 622 insiden kekerasan yang melibatkan personel Polri. Peristiwa tersebut menyebabkan 187 orang tewas dan 1.363 orang luka-luka. Pelaku insiden kekerasan tersebut sebagian besar berasal dari Satreskrim dan terlibat dalam 426 insiden kekerasan.

Secara umum kekerasan memiliki aspek yang sangat luas, baik secara filosofis maupun operasional. Ada anggapan bahwa budaya Indonesia penuh dengan kekerasan, namun hal tersebut tidak benar.

Berdasarkan observasi (tempat kejadian dan media), laporan masyarakat, dan keterangan korban penangkapan, diketahui terdapat beberapa pelanggaran yang dilakukan aparat kepolisian saat penangkapan. KontraS Surabaya mencatat adanya kekerasan/penyalahgunaan wewenang dan penggunaan kekerasan berlebihan saat penangkapan oleh aparat kepolisian.

Kontras mengatakan penggunaan kekuatan dan senjata yang berlebihan masih menjadi akar permasalahan yang seringkali mengakibatkan korban jiwa. Aksi kekerasan yang paling banyak terjadi adalah penembakan, sebanyak 440 kejadian. Contoh penyalahgunaan senjata api oleh polisi adalah pembunuhan di luar proses hukum (disebut juga pembunuhan di luar proses hukum).

Kontras mendorong kepolisian nasional untuk mengadopsi konsep perpolisian demokratis. Selama ini polisi dinilai kurang dekat dengan masyarakat dan tidak bisa dikritisi.

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

thumb

MEMPERBARUI JANJI KEBANGSAAN

Editor Redaksi
20 Agustus 2026
0

Oleh: Raja Oloan Tumanggor Dosen Fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara Jakarta; Alumnus Westfaelische Wilhelms-Universitaet Muenster, Jerman JurnalPost.com - Setiap 17 Agustus...

Mengapa Kita Suka Dengar Streamer ‘Yapping’?

Mengapa Kita Suka Dengar Streamer ‘Yapping’?

Editor Redaksi
10 Agustus 2026
0

Oleh: Filha Fasha Gunawan Afiliasi: Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) JurnalPost.com - Di era layar lipat dan media sosial yang serba...

Mengapa Menjadi Diri Sendiri Masih Menjadi Hal Tabu?

Mengapa Menjadi Diri Sendiri Masih Menjadi Hal Tabu?

Editor Redaksi
8 Agustus 2026
0

Penulis : Ghazi Muhammad Syarief Afiliasi : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Mengapa Menjadi Diri Sendiri Masih Menjadi Hal Tabu? Timeline...

Gen Z di Tengah Toxic Workplace: Psikologi Positif sebagai Kunci untuk Bertahan

Gen Z di Tengah Toxic Workplace: Psikologi Positif sebagai Kunci untuk Bertahan

Editor Redaksi
5 Agustus 2026
0

Oleh: Christine Margareta Ratupayung Surbakti, Emanuel De Lura, dan Laila Meiliyandrie Indah Wardani Mahasiswa Fakultas Psikologi, Universitas Mercu Buana JurnalPost.com...

Menjadi Diri Sendiri di Tengah Tekanan Sosial:  Makna Kebebasan dalam Film Pride and Prejudice dari Perspektif Filsafat Eksistensialisme Jean Paul Sartre   

Menjadi Diri Sendiri di Tengah Tekanan Sosial:  Makna Kebebasan dalam Film Pride and Prejudice dari Perspektif Filsafat Eksistensialisme Jean Paul Sartre  

Editor Redaksi
4 Agustus 2026
0

SUMBER FOTO;https://iep.utm.edu/sartre-ex/https://www.primevideo.com/-/id/detail/0J7Y9UVDPJYTG6TM5CJB3KQAA7 Penulis: Rahma Ramadhani Program Studi Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia Kontak: @realrahma1910 (instagram) Pernahkah kamu merasa...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.