• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

5 Hari, 5 Pembicara, 5 Perspektif: Workshop AI Dorong Literasi Digital Masa Depan

Kolaborasi Telkom University, Universitas Terbuka, DHSI, dan PDMI menghadirkan ruang belajar daring tentang etika, inovasi, aplikasi, keamanan, hingga sisi gelap kecerdasan buatan

Editor Redaksi
2 Juli 2026
in Artikel

Bandung, JurnalPost.com, 21 Juni 2026. Kecerdasan buatan bukan lagi topik yang jauh dari keseharian. Ia sudah masuk ke ruang kelas, meja kerja, layar gawai, bahkan cara masyarakat mengambil keputusan. Menjawab arus besar itu, Telkom University bersama Universitas Terbuka, dan Dewan Hukum Siber Indonesia (DHSI) menggelar Online Workshop Artificial Intelligence 2026 bertajuk “5 Hari, 5 Pembicara, 5 Perspektif AI untuk Masa Depan” secara daring pada 15 sampai 19 Juni 2026, lima hari yang membedah AI dari lima sisi sekaligus.

Tiga hari pertama membuka jalur berpikir sebelum masuk ke ranah teknis. Muharman Lubis meletakkan fondasi lewat “Responsible AI”, menegaskan bahwa penggunaan AI tidak bisa dilepaskan dari tanggung jawab moral dan konsekuensi sosialnya, bukan sekadar soal efisiensi. Prof. Hanif Fakhrurroja melanjutkan dengan mengajak peserta berhenti sekadar mengikuti tren, dan mulai berani membaca peluang serta mengubah cara kerja lama yang mulai kehilangan relevansi. Muhammad Dwi Hary Sandy kemudian membumikan pembahasan lewat sesi paling aplikatif, memperkenalkan logika membangun aplikasi AI sederhana sebagai bekal keterampilan yang langsung terpakai.

Dua hari terakhir menutup rangkaian dengan perspektif yang lebih waspada. Fadhil Rozi Hendrawan mengingatkan bahwa semakin canggih teknologi, semakin luas pula ruang risikonya, sehingga deteksi dan respons keamanan digital menjadi keterampilan yang tidak bisa ditawar. Muhammad Bayu Firmansyah menutup workshop dengan nada reflektif, mengajak peserta melihat sisi gelap AI, mulai dari manipulasi informasi hingga persoalan hukum yang bergerak lebih lambat dibanding laju teknologinya.

Uniknya, kelima tema ini tidak berdiri sendiri-sendiri. Rangkaiannya dirancang sebagai satu alur bertahap, dari fondasi etika, keberanian beradaptasi, praktik membangun aplikasi, penguatan keamanan, hingga kewaspadaan terhadap risiko, dalam lima hari berturut-turut tanpa putus. Format lintas lembaganya pun tidak lazim: empat institusi dengan latar berbeda, akademik, hukum siber, dan pendidikan terbuka, duduk dalam satu rangkaian yang sama, menghadirkan sudut pandang yang sulit didapat dari workshop satu hari biasa.

Antusiasme peserta berbicara sendiri lewat angka: 824 respons partisipasi tercatat sepanjang lima hari, dengan rincian 189, 181, 163, 144, dan 147 peserta dari hari pertama hingga kelima, didominasi mahasiswa, disusul karyawan dan dosen, dengan Telkom University sebagai kontributor terbesar. Kesan itu juga terekam dalam bahasa peserta sendiri: kata “wawasan” muncul 43 kali, “menambah” 39 kali, “materinya” 34 kali, dan “keren” 30 kali dalam feedback gabungan, bukti bahwa materi yang kompleks bisa terasa dekat kalau disampaikan dengan cara yang tepat.

Pada akhirnya, kekuatan workshop ini bukan terletak pada jumlah pesertanya atau materinya yang lengkap, melainkan pada keberanian menampilkan AI apa adanya, sebuah mesin yang bisa diandalkan namun tetap perlu diawasi, sebuah peluang yang datang bersama tanggung jawab. Teknologi boleh bergerak cepat, tapi manusia tetap memegang kemudi. Dan selama lima hari itu, Telkom University serta mitra-mitranya membuktikan satu hal: masa depan AI bukan soal siapa yang paling dulu menguasainya, melainkan siapa yang paling siap mempertanggungjawabkannya.

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI SOSIALISASI PEMILAHAN LIMBAH DOMESTIK DESA KEMLOKO

OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI SOSIALISASI PEMILAHAN LIMBAH DOMESTIK DESA KEMLOKO

Editor Redaksi
27 September 2026
0

Optimizing Waste Management Through Domestic Waste Separation Socialization in Kemloko Village 1Melinda Dewi Astuti, M. T, 2Mario Ega Saputra, 3Asyifa...

thumb

Analisis Yuridis Putusan MK Nomor 90/PUU-XXI/2023 tentang Batas Usia Calon Presiden dan Wakil Presiden RI

Editor Nadia
23 September 2026
0

Fine Putry, 231010200393 [email protected] ABSTRACT This study examines the Constitutional Court Decision Number 90/PUU-XXI/2023 regarding the minimum age requirement for...

GERAK BERSERI :  Pemanfaatan Ember Cat Bekas dan  Aksi Gotong Royong Pembuatan Bak Sampah Permanen dari Herbel Bersama Masyarakat Desa Latak

GERAK BERSERI :  Pemanfaatan Ember Cat Bekas dan  Aksi Gotong Royong Pembuatan Bak Sampah Permanen dari Herbel Bersama Masyarakat Desa Latak

Editor Redaksi
21 September 2026
0

GERAK BERSERI: Transforming Used Paint Buckets and Collaborative Construction of Permanent Waste Bins from Hebel Blocks with the Community of...

Pemberdayaan Masyarakat Desa Glapan melalui Peningkatan Kesadaran Kesehatan dan Pendampingan Pendidikan bagi Anak Sekolah

Pemberdayaan Masyarakat Desa Glapan melalui Peningkatan Kesadaran Kesehatan dan Pendampingan Pendidikan bagi Anak Sekolah

Editor Redaksi
17 September 2026
0

Community Empowerment in Glapan Village through Increased Health Awareness and Educational Assistance for School-Aged Children Andhika Setyo P.1, Iqbal Maulana...

Analisis Yuridis Mekanisme Perampasan Aset dalam Sistem Hukum Indonesia

Analisis Yuridis Mekanisme Perampasan Aset dalam Sistem Hukum Indonesia

Editor Redaksi
9 September 2026
0

JURNAL HUKUM Volume 1, September 2026 Agra Maulana Fakultas Hukum Universitas Terbuka Bandung 24.1 [email protected] Abstrak Perampasan aset ialah alat...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.