Jakarta, JurnalPost.com - PT PLN (Persero) Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) melalui Unit Pelaksana Assessment Center (UPAC) turut ambil bagian dalam forum 7th Assessment Centre 2026. Kegiatan bertema The Role of Assessment Centre to Develop Resilient Employee At Work itu digelar INTIPESAN Conference pada 10-11 Juni 2026 di Hotel JW Marriott Mega Kuningan, Jakarta.
Forum tersebut mempertemukan praktisi human capital, asesor, akademisi, hingga profesional assessment center dari berbagai organisasi. Mereka berbagi praktik terbaik serta membahas perkembangan terbaru dalam penerapan assessment center di Indonesia.
Dalam sesi paralel atau track session, Senior Manager PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Assessment Center, Sofaz Genialzeni, hadir sebagai pembicara. Ia membawakan materi bertajuk Business Simulation: Concept & Implementation.
Melalui sesi tersebut, Sofaz memaparkan pengalaman PLN UPAC dalam mengembangkan dan menerapkan business simulation sebagai salah satu metode asesmen. Metode ini dirancang untuk menggambarkan tantangan pekerjaan secara nyata sehingga mampu menghasilkan data perilaku yang lebih menyeluruh dalam proses identifikasi potensi dan kompetensi talenta.
“Business simulation tidak hanya menjadi instrumen penilaian, tetapi juga menjadi media untuk menghadirkan situasi bisnis yang menyerupai tantangan nyata. Dari situ, peserta dapat menunjukkan perilaku autentik saat mengambil keputusan, berkolaborasi, maupun menyelesaikan masalah,” ujar Sofaz mewakili General Manager PLN Pusdiklat, Y. Endah Cahyaningrum.
Sofaz menjelaskan, hasil asesmen melalui business simulation dapat memberikan informasi yang lebih akurat. Informasi tersebut dapat menjadi dasar dalam pengambilan keputusan terkait pengelolaan talenta maupun penyusunan program pengembangan pegawai.
Dalam pemaparannya, peserta juga mendapatkan gambaran mengenai tahapan penyusunan business simulation. Tahapan itu meliputi perancangan skenario yang relevan dengan kebutuhan organisasi, teknik observasi perilaku, hingga pendekatan evaluasi untuk menghasilkan penilaian yang objektif dan kredibel.
PLN UPAC turut membagikan studi kasus implementasi business simulation dalam mendukung proses asesmen talenta di lingkungan perusahaan. Pengalaman tersebut menjadi contoh penerapan metode asesmen yang adaptif terhadap kebutuhan organisasi dan dinamika dunia kerja.
Partisipasi PLN UPAC dalam forum ini menjadi bagian dari komitmen PLN untuk terus berkontribusi dalam pengembangan praktik assessment center di Indonesia. Selain berbagi pengalaman, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk memperluas kolaborasi dan bertukar wawasan dengan praktisi human capital dari berbagai sektor.
Forum 7th Assessment Centre 2026 sendiri mengangkat isu ketahanan pegawai dalam menghadapi perubahan dunia kerja. Melalui sesi pleno dan track session, forum ini membahas perkembangan assessment center, pemanfaatan teknologi, pengembangan talenta, serta pendekatan inovatif untuk membangun organisasi yang adaptif dan berdaya saing.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda