Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Profil
  3. Pilu Seorang Kakek Harus Berbagi Tempat Tidur Dengan Tikus dan Kecoa

Pilu Seorang Kakek Harus Berbagi Tempat Tidur Dengan Tikus dan Kecoa

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
23 Juni 2023, 16.23 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
3 menit baca
Pilu Seorang Kakek Harus Berbagi Tempat Tidur Dengan Tikus dan Kecoa

Oleh: Muhammad Syafiq Mutashim Billah

JurnalPost.com - Syahrul Irwan, mungkin tak pernah mengira dia mesti hidup dalam gubuk bambu berbalut spanduk di pinggir jalan di usia senjanya. Tapi inilah jalan hidup Syahrul Irwan, pria 61 tahun, yang harus berbagi tempat tidur dengan kucing, tikus, hingga kecoa. . Di gubuk itu, Syahrul tidak bisa banyak bergerak karena sakit yang dideritanya. Untuk beraktivitas di gubuk itu, dia pun hanya mengandalkan sedikit cahaya dari lampu jalan.

IKLAN

Kurangnya cahaya yang masuk ke dalam gubuk kecil memaksa Syahrul berbagi tempat tidur bersama binatang yang kerap menggigitnya.

Sosok Petani
Baca Juga

Sosok Petani Wanita Yang Tak Kenal Lelah

“Beginilah dek. Kalau saya tidur ada aja binatang masuk ke sini seperti, tikus, kucing dan kecoa. Kadang tikus itu pun digigitnya tangan saya makanya luka begini,” ungkap Syahrul saat ditemui, kemarin.

Syahrul Irwan diketahui mengalami stroke sejak dua tahun terakhir. Setelah sakit itu, dia mengaku tidak diperdulikan keluarganya. Kini dia harus tinggal sendiri di sebuah gubuk terbuat dari susunan bambu dan spanduk buatan warga di Jalan Banteng,

Setia Luhur, Kelurahan Dwi Kora, Medan Helvetia. Untuk tidur beralaskan tikar plastik tanpa bantal maupun selimut. Kalau soal makan, sudah pasti Syahrul lebih sering kelaparan.

“Selama bulan Ramadan ini, makanan berbuka dan sahur saya dapatkan dari bantuan warga sekitar yang mengetahui keberadaan saya di sini,” kata Syahrul.

Sendiri di Kamar Sepi
Baca Juga

Sendiri di Kamar Sepi

IKLAN

Menurutnya, jika tidak ada warga yang memberinya makan, dia terpaksa menahan lapar itu sendiri. Bahkan, dia pernah sampai tidak makan selama tiga hari.

Begitupun, Syahrul tak mengapa. Dia mengaku masih bersyukur dengan keadaan yang dialaminya. Meski hidup dengan segala keterbatasan yang ia miliki, dia senantiasa berdoa.

“Saya selalu bilang kepada Sang Khalik, Ya Allah terimakasih atas pertolongan-Mu. Saya terharu, masih ada orang-orang baik yang mau menolong orang seperti saya ini.

Saya doakan semoga Allah SWT. Senantiasa menolong dan melancarkan rezeki orang-orang yang dengan ringan menolong saya yang seperti ini,” ungkapnya.

Santri Ngabdi, Peraih Pestasi Melalui Berkah Doa Kiyai
Baca Juga

Santri Ngabdi, Peraih Pestasi Melalui Berkah Doa Kiyai

Saat mengucapkan itu, air mata terlihat mengalir di kulit pipinya yang mulai mengendur. Syahrul terlihat rapuh, tapi dia tetap mampu bersyukur. Saat ini, Syahrul mengaku punya kekhawatiran tambahan. Sebab lokasi gubuknya berada, sedang dibangun kompleks rumah toko (ruko).

Dia mengharapkan ada tempat tinggal lain untuk tempatnya berisitirahat walau hanya seukuran badan. Karena jika bangunan itu selesai, sudah pasti dia akan diminta pindah dari sana.

“Saya inginnya kalau bisa dibangunkan tempat tinggal baru. Tidak usah sebesar ini, cukup sebesar badan saya pun jadi. Yang penting saya ada tempat tinggal.

Saya berdoa semoga ada pihak yang mendengar ingin saya ini,” ujar Syahrul.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/pilu-seorang-kakek-harus-berbagi-tempat-tidur-dengan-tikus-dan-kecoa/54562/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 22.09 WITA

  • #Human Interest

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Kenalan dengan MING VENUS dan HENYM VENUS, Dua Kreator Musik Surabaya yang Punya Cerita di Balik Karyanya

Berawal dari 2 Ribu Followers, Jefferson Sukses Tembus 120 Ribu Pengikut TikTok dalam Setahun

Mengenal Ali Haidar, Kreator Game Asal Kediri yang Konsisten Membangun Karier dari Live Streaming

Lagu “Bersatu” dari Baguskhare Berhasil Tembus Ribuan Pemutaran di Jerman

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Dukung SDG 4 dan SDG 12, Laboratorium FTS UPN Veteran Jawa Timur Kini Terapkan SOP Pengelolaan Limbah B3

Sudah 15 Tahun Jadi Nasabah BRI, Keluarga Leni Setia di Bojonegoro Miliki 10 Rekening untuk Berbagai Kebutuhan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

Beli Mainan Anak di Bojonegoro Kini Bisa Bayar Pakai QRIS BRI

Pilihan Editor

  1. 1 Bertahan 15 Tahun, Usaha Katering Jajanan Ariani di Bojonegoro Kini Beromzet Rp14 Juta
  2. 2

    HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus

  3. 3

    Resmi Dilantik, BPC GMKI Singaraja Periode 2026–2027 Fokus Kuatkan Kaderisasi dan Kolaborasi

  4. 4

    Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

  5. 5

    Digitalisasi Bank Syariah Permudah Transaksi, Keamanan Data Nasabah Jadi Tantangan Utama

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.