Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Nasional
  3. Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Melambat pada Q3 2023, namun tetap solid

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Melambat pada Q3 2023, namun tetap solid

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
07 November 2023, 01.43 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
3 menit baca
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Melambat pada Q3 2023, namun tetap solid
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti memaparkan laporan terbaru tentang pertumbuhan ekonomi Indonesia Q3 2023 sebesar 4,94 persen, melambat dibandingkan kuartal sebelumnya. Paparan tersebut disampaikan di Jakarta pada Senin (6/11). (Xinhua/Dokumentasi BPS)

JAKARTA, JurnalPost.com -- Pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal ketiga (Q3) 2023 tercatat sebesar 4,94 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, mengakhiri pertumbuhan di atas 5 persen secara beruntun selama tujuh kuartal sebelumnya. Meski demikian, Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut kinerja ekonomi Indonesia masih solid.

Pertumbuhan ekonomi pada Q3 ini lebih rendah dibandingkan kuartal kedua (Q2) yang tercatat sebesar 5,17 persen.

IKLAN

"Di tengah ketidakpastian global dan meluasnya dampak El Nino, perekonomian Indonesia menunjukan resiliensi dengan pertumbuhan 4,94 persen," kata Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam paparannya di Jakarta pada Senin (6/11).

Bank Indonesia Officials in Boardroom
Baca Juga

BI-Rate Bertahan, Mengapa Keran Likuiditas Justru Dibuka?

Sektor transportasi dan sektor penyediaan akomodasi dan makan minum menjadi dua sektor dengan pertumbuhan tertinggi yang mencapai dua digit berkat meningkatnya perjalanan masyarakat, kunjungan wisatawan asing, hingga kegiatan politik menjelang Pemilihan Umum (Pemilu).

Sektor industri pengolahan, yang merupakan kontributor terbesar bagi hampir seperlima perekonomian Indonesia, mencatatkan pertumbuhan solid 5,2 persen, terutama karena peningkatan produksi barang logam, ekspor produk turunan nikel, peningkatan produksi sepeda motor, hingga kenaikan permintaan domestik terhadap semen.

Sementara itu, sektor pertanian yang menjadi kontributor terbesar kedua justru tampak lesu karena dampak El Nino terhadap produksi sektor tanaman pangan dan perkebunan.

IKLAN

Foto dokumentasi tanpa tanggal ini menunjukkan pemandangan kawasan Monumen Nasional (Monas) di Jakarta. (Xinhua/Zulkarnain)

APBN 2027 Parliamentary Budget Session
Baca Juga

APBN 2027: Ekspansif atau Terlalu Optimistis di Tengah Ketidakpastian Global?

Secara spasial, pertumbuhan ekonomi tertinggi tercatat di Indonesia bagian timur, terutama di wilayah Sulawesi dan Maluku-Papua yang membukukan pertumbuhan jauh di atas rata-rata nasional karena kinerja positif di sektor industri pengolahan, khususnya hilirisasi mineral.

Meski pertumbuhan di dua wilayah itu cukup tinggi, keduanya menyumbang kurang dari 10 persen dari total perekonomian nasional. BPS mencatat lebih dari separuh perekonomian Indonesia pada Q3 ini masih ditopang oleh Pulau Jawa.

Dengan pertumbuhan masih mendekati 5 persen, BPS juga melaporkan bahwa jumlah pengangguran di Indonesia menurun. Jumlah penduduk yang menganggur pada Agustus 2023 tercatat sebanyak 7,86 juta orang, berkurang setengah juta dibandingkan tahun lalu. Sektor usaha penyediaan akomodasi dan makan minum, sektor konstruksi, dan sektor pertanian menyerap tenaga kerja paling banyak.

Irman Faiz, seorang ekonom dari Bank Danamon, menyebut walaupun pertumbuhan ekonomi melambat pada Q3, komponen penting seperti konsumsi rumah tangga masih bisa tumbuh di atas 5 persen meski musim liburan telah berakhir. Ke depannya, dia memperkirakan perekonomian di kuartal keempat (Q4) dapat meningkat karena momentum liburan akhir tahun serta percepatan pembelanjaan anggaran pemerintah.

Program Studi Manajemen, Universitas Pamulang
Baca Juga

Inflasi Indonesia 2026: Antara Target dan Realitas

"Kami mempertahankan proyeksi pertumbuhan sebesar 5,2 persen untuk sepanjang 2023 dan proyeksi pertumbuhan 4,9 persen untuk tahun depan," ujarnya usai perilisan data BPS.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/pertumbuhan-ekonomi-indonesia-melambat-pada-q3-2023-namun-tetap-solid/60942/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 20.17 WITA

  • #Ekonomi Indonesia

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Dari Daun Kelor Menjadi Snackbar Bergizi, FK UPN “Veteran” Jakarta Ajak Masyarakat Kelurahan Pangkalan Jati Baru Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus

Kepala BSSN Dorong Ketahanan Siber ASEAN, Soroti Ancaman AI hingga Komputasi Kuantum

BSSN Kukuhkan 59 Tim Tanggap Insiden Siber, Perkuat Ketahanan Digital Nasional

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

UPN Veteran Jawa Timur Dampingi Pemerintah Desa Segorotambak Sidoarjo Perkuat Tertib Administrasi dan Pelayanan Publik

Laba Naik, Arus Kas Turun: Ada Apa dengan Kinerja Keuangan Public Bank Berhad dan Maybank?

Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

Jangan Terus Menyalahkan Guru atas Rusaknya Karakter Anak, Ada Paradoks Mutu Pendidikan yang Sering Diabaikan

Pilihan Editor

  1. 1 Tinggalkan Buku Kas Manual, Pelaku UMKM Manggarsari Kini Kelola Keuangan Lewat Ponsel
  2. 2

    Parkir Liar di Pinggir Jalan: Menjadi Kebiasaan atau Justru Sudah Menjadi Pola Hidup Masyarakat?

  3. 3

    Guru yang Terus Mengajar, Siapa yang Menjaga Semangatnya? Menelaah Motivasi Kerja di Institusi Pendidikan

  4. 4

    Saat Pasar Sepi Pembeli, Pasar.id BRI Bojonegoro Jadi Peluang Pedagang Menjangkau Pelanggan Baru

  5. 5

    Membuka Kesempatan Kerja di Tengah Tantangan Ekonomi, Menatap Masa Depan Ketenagakerjaan Indonesia

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.