Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Minimnya Transparansi di Sistem Peradilan Indonesia, Picu Sorotan Publik

Minimnya Transparansi di Sistem Peradilan Indonesia, Picu Sorotan Publik

Foto profil Annisa
Editor: Annisa
28 Oktober 2025, 09.34 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
3 menit baca
Dewi Keadilan

Jakarta, JurnalPost.com — Isu kurangnya transparansi di sistem peradilan Indonesia kembali menjadi perhatian publik. Sejumlah pengamat hukum menilai, proses persidangan yang tertutup, akses terbatas terhadap dokumen perkara, serta lemahnya publikasi putusan membuat masyarakat sulit mengawasi jalannya keadilan.

Peneliti hukum dan praktisi media, Dwi Wulan Romadhon, S.H., yang telah melakukan riset di berbagai media nasional dan regional selama dua tahun terakhir, menyebut bahwa ketidaktransparanan di lembaga peradilan merupakan salah satu faktor utama menurunnya kepercayaan publik terhadap sistem hukum Indonesia.

IKLAN

“Dari hasil pemantauan saya di lebih dari 20 media daring dan cetak, ditemukan bahwa sebagian besar kasus yang melibatkan pejabat publik atau korporasi besar kerap tidak memiliki akses terbuka bagi masyarakat. Putusan pengadilan sering kali terlambat dipublikasikan, bahkan ada yang tidak tersedia di situs resmi Mahkamah Agung,” ungkap Dwi Wulan romadhon saat ditemui di Jakarta, Senin (27/10).

Parkit Liar
Baca Juga

Parkir Liar di Pinggir Jalan: Menjadi Kebiasaan atau Justru Sudah Menjadi Pola Hidup Masyarakat?

Menurutnya, kondisi tersebut membuka peluang terjadinya penyimpangan hukum dan intervensi politik di balik proses peradilan. “Keadilan bukan hanya harus ditegakkan, tapi juga harus terlihat ditegakkan. Tanpa keterbukaan, sulit bagi masyarakat untuk percaya bahwa hukum benar-benar berjalan tanpa pandang bulu,” tambahnya.

IKLAN

Data dari Indonesia Corruption Watch (ICW) mendukung temuan tersebut. Dalam laporan tahunannya, ICW mencatat bahwa sekitar 45 persen dari perkara korupsi tingkat banding dan kasasi tidak memiliki dokumentasi publik yang dapat diakses secara daring. Hal ini bertentangan dengan prinsip "open justice" yang telah diterapkan di banyak negara.

Pakar hukum tata negara dari Universitas Gadjah Mada, Dr. Rudi Hartono, menilai perlunya reformasi digital di lembaga peradilan. “Setiap putusan dan proses persidangan harus tersedia secara transparan di portal resmi pengadilan. Teknologi harus menjadi sarana akuntabilitas, bukan sekadar administrasi,” ujarnya.

Mahkamah Agung sendiri mengklaim telah berupaya memperbaiki sistem keterbukaan informasi melalui program e-Court dan Direktori Putusan, namun implementasinya dinilai masih belum merata di seluruh daerah. Banyak pengadilan negeri di luar Pulau Jawa yang belum memiliki infrastruktur digital memadai.

Tambang Ilegal
Baca Juga

Tambang Ilegal: Mengungkap Rantai Bisnis, Kerusakan Lingkungan, dan Kerugian yang Ditanggung Masyarakat

Dwi Wulan romadhon "menegaskan bahwa reformasi transparansi" bukan sekadar soal teknologi, melainkan juga soal kemauan politik dan budaya hukum yang bersih. “Selama ada kepentingan untuk menutupi informasi publik, sistem peradilan akan terus dipertanyakan integritasnya,” pungkasnya. (*Dwi Wulan Romadhon)

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/minimnya-transparansi-di-sistem-peradilan-indonesia-picu-sorotan-publik/87399/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 16.58 WITA

  • #Demokrasi Berkeadilan
  • #Penegakan Hukum
  • #Peradilan Indonesia

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

UPN Veteran Jawa Timur Dampingi Pemerintah Desa Segorotambak Sidoarjo Perkuat Tertib Administrasi dan Pelayanan Publik

Laba Naik, Arus Kas Turun: Ada Apa dengan Kinerja Keuangan Public Bank Berhad dan Maybank?

Digitalisasi Bank Syariah Permudah Transaksi, Keamanan Data Nasabah Jadi Tantangan Utama

Beli Mainan Anak di Bojonegoro Kini Bisa Bayar Pakai QRIS BRI

Pilihan Editor

  1. 1 HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus
  2. 2

    Digitalisasi Bank Syariah Permudah Transaksi, Keamanan Data Nasabah Jadi Tantangan Utama

  3. 3

    Sudah 15 Tahun Jadi Nasabah BRI, Keluarga Leni Setia di Bojonegoro Miliki 10 Rekening untuk Berbagai Kebutuhan

  4. 4

    Perpres Ojol: Benarkah Pengemudi Sudah Mendapat Perlindungan yang Adil?

  5. 5

    Tinggalkan Buku Kas Manual, Pelaku UMKM Manggarsari Kini Kelola Keuangan Lewat Ponsel

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.