Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Ekonomi
  3. Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Foto profil Annisa
Editor: Annisa
22 Juli 2023, 09.35 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
Ekonomi Inklusif

Oleh: Andhika Wahyudiono*

JurnalPost.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memberikan dukungan penuh terhadap rencana pemerintah untuk menghapus kredit macet segmen UMKM di bank. Langkah ini dianggap penting dalam mendorong pertumbuhan kredit bagi UMKM, yang memiliki peran strategis dalam perekonomian. Dukungan BRI terhadap kebijakan ini menunjukkan komitmen mereka untuk membantu UMKM dalam mengatasi kendala keuangan.

IKLAN

Kredit macet menjadi salah satu masalah yang sering dihadapi oleh UMKM. Dalam hal ini, BRI memahami pentingnya memberikan stimulus kepada sektor ini untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi. Dengan menghapuskan kredit macet, UMKM akan memiliki akses yang lebih mudah dan lancar terhadap pendanaan, sehingga mereka dapat mengembangkan usaha mereka dengan lebih baik.

kedai pajak sampul 1280x720
Baca Juga

PMK 37 Tahun 2025 Bukan Pajak Baru, Ini yang Perlu Dipahami Pedagang Online

Sebagai salah satu bank terbesar yang fokus pada pemberdayaan UMKM, BRI mengerti betul bahwa pertumbuhan kredit UMKM akan berdampak positif pada perekonomian secara keseluruhan. UMKM memiliki peran penting dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Oleh karena itu, dukungan BRI terhadap rencana penghapusan kredit macet ini sangatlah relevan.

Langkah ini juga sejalan dengan komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor UMKM sebagai tulang punggung perekonomian. Pemerintah telah mengakui pentingnya mendukung pertumbuhan UMKM dan mendorong inklusi keuangan bagi mereka. Dengan adanya dukungan BRI, implementasi kebijakan ini diharapkan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang signifikan bagi UMKM.

Di sisi lain, BRI sebagai bank yang fokus pada pemberdayaan UMKM dan merupakan perusahaan milik negara, tidak dapat menghapuskan kredit macet tersebut karena akan masuk sebagai aset negara. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan seperti rencana pemerintah tersebut agar dapat meningkatkan daya jelajah dan konsumsi kredit UMKM di masa depan. BRI telah lama berjuang untuk hal ini, sehingga mereka menyambut baik rencana tersebut.

Hal ini menjadi penting mengingat UMKM merupakan tulang punggung ekonomi negara. Saat ini, UMKM memberikan kontribusi sekitar 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan menyerap 96 persen tenaga kerja nasional. Dengan demikian, dukungan pendanaan yang diberikan kepada UMKM akan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia secara keseluruhan.

bayar
Baca Juga

Warung Padang di Bojonegoro Kini Terima QRIS BRI, Pembeli Lebih Praktis

Hingga kuartal I-2023, BRI mencatat pertumbuhan kredit di sektor UMKM sebesar 9,6 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, mencapai Rp989,6 triliun. Jumlah ini menyumbang 83,86 persen dari total kredit BRI. Pertumbuhan kredit BRI didorong terutama oleh segmen mikro yang mencapai 11,18 persen (year on year/yoy). Perseroan menargetkan porsi kredit UMKM dapat terus tumbuh hingga mencapai sekitar 85 persen dari total portofolio kredit perseroan pada tahun 2024.

IKLAN

Menurut Sunarso, implementasi kebijakan baru ini akan memberikan keberanian bagi segmen UMKM untuk mengakses pendanaan, yang pada akhirnya akan mendorong pertumbuhan kredit. Pertumbuhan ini sejalan dengan proyeksi pemerintah yang bertujuan untuk mempercepat roda perekonomian di tingkat pelaku ekonomi akar rumput.

Rencana pemerintah untuk menghapus kredit macet UMKM telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). Langkah ini merupakan tindakan yang tepat dalam memberikan stimulus kepada UMKM dan mendorong pertumbuhan ekonomi secara inklusif. Dengan dukungan yang diberikan oleh BRI terhadap rencana ini, diharapkan UMKM akan mendapatkan bantuan yang lebih besar dalam mengatasi masalah kredit macet dan berkontribusi lebih signifikan dalam pembangunan ekonomi negara.

Dalam pandangan Sunarso, implementasi kebijakan baru ini akan memberikan dampak positif bagi segmen UMKM. UMKM akan merasa lebih berani dan percaya diri dalam mengajukan permohonan pendanaan, karena kredit macet yang selama ini menjadi hambatan akan dihapuskan. Dengan akses pendanaan yang lebih mudah, UMKM akan dapat memperluas usaha mereka, meningkatkan produksi, dan mengembangkan bisnisnya.

Olahan Mangga
Baca Juga

Berawal dari Jualan Mango Sago, Rini Astuti Kembangkan Usaha Kuliner Berkat Dukungan KUR BRI Bojonegoro

Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif. UMKM merupakan sektor penting dalam ekonomi negara, dan dengan memberikan stimulus kepada mereka melalui penghapusan kredit macet, pemerintah berharap dapat mendorong pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

Dukungan yang diberikan oleh BRI terhadap rencana ini memiliki dampak yang signifikan. BRI adalah salah satu bank yang fokus pada pemberdayaan UMKM dan memiliki peran penting dalam mendukung sektor ini. Dengan dukungan BRI, implementasi kebijakan penghapusan kredit macet UMKM dapat dilakukan dengan lebih efektif dan tepat sasaran.

Diharapkan bahwa dengan adanya langkah-langkah ini, UMKM akan semakin terbantu dalam mengatasi masalah kredit macet yang selama ini membebani mereka. Dengan beban yang berkurang, UMKM dapat fokus pada pengembangan usaha, menciptakan lapangan kerja, dan memberikan kontribusi yang lebih besar dalam pembangunan ekonomi negara.

Secara keseluruhan, implementasi kebijakan penghapusan kredit macet UMKM merupakan langkah yang tepat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Dukungan BRI terhadap rencana ini memperkuat komitmen untuk memberdayakan UMKM dan memberikan kontribusi yang nyata dalam pembangunan ekonomi negara. Diharapkan bahwa langkah-langkah ini akan memberikan dampak positif dan membawa kemajuan bagi sektor UMKM serta perekonomian secara keseluruhan.

Oleh: Andhika Wahyudiono*) Dosen UNTAG Banyuwangi

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/mendorong-pertumbuhan-ekonomi-inklusif/56350/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 05 November 2026, 16.07 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Beli Dimsum Kini Tinggal Scan QRIS BRI Bojonegoro, Pelaku UMKM dan Pembeli Rasakan Kemudahan Transaksi Digital

Dari Sagu Menjadi SaBar, Inovasi Pangan Lokal Papua Selatan yang Mengangkat Cerita Kearifan Budaya

Kedaulatan Rupiah Tak Cukup Berhenti di QRIS

Bergantung Pasokan Luar Daerah, Harga Pangan di Pasar Ciputat Mudah Bergejolak

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Di Balik Papan Tulis, Ada Perjuangan Memahami Setiap Anak: Potret Pembelajaran di SDN Ciptaharja

Kamitetep, Si Kecil yang Nyaris Tak Terlihat: Ini Bahayanya

FH UI dan KOMPAK Jakarta Edukasi Anak Muda Kenali Modus Perdagangan Orang Lewat Simulasi Interaktif

Transparansi Keuangan Organisasi Mahasiswa: Langkah Kecil Membangun Budaya Antikorupsi

Pilihan Editor

  1. 1 Kepemimpinan Bukan Sekadar Janji Besar, Rakyat Menunggu Hasil Nyata dari Pemerintah
  2. 2

    Aset Publik Bukan Milik Pribadi: Memahami Aturan Hukum Pengelolaan Barang Milik Negara dan Daerah

  3. 3

    Mahasiswa Universitas Pamulang Gandeng PT Aratech Nusantara Indonesia Kembangkan Sistem HRIS untuk Digitalisasi Karyawan

  4. 4

    Dosen IPB "Pulang Kampung" ke Desa Sinarsari, Bawa Perempuan Pelaku UMKM Naik Kelas Lewat Digitalisasi

  5. 5

    Agen BRILink di Bojonegoro Permudah Transaksi Warga Lansia yang Belum Terbiasa Mobile Banking

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.