JurnalPost.com - Pendidikan Karakter merupakan suatu usaha manusia secara sadar serta terencana bertujuan untuk mendidik dan memberdayakan setiap potensi peserta didik. Selain itu, pendidikan berkarakter ini juga berguna untuk membangun karakter setiap individu sehingga dapat menjadi individu yang bisa memiliki manfaat untuk individu tersebut dan juga lingkungan sekitarnya.
Fungsi dari sistem pendidikan ini yaitu untuk membentuk karakter para peserta didik agar menjadi pribadi yang bermoral, bertoleran, tangguh, berakhlak mulia dan berperilaku baik terhadap sesama. Mendidik karakter setiap peserta didik merupakan tanggung jawab bersama yang meliputi lingkungan keluarga maupun lingkungan sekolah.
Ada 18 nilai nilai pendidikan karakter menurut Diknas, diantaranya religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat atau komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, dan tanggung jawab. Dengan kedelapan belas nilai-nilai pendidikan karakter tersebut, diharapkan dapat menghasilkan generasi muda yang berkualitas.
Para generasi muda akan menjadi sebuah tongkat estafet kepemimpinan bangsa di masa yang akan mendatang. Masa depan suatu negara bergantung pada generasi penerusnya. Mau dibawa ke arah mana negara ini dimasa yang akan datang? Ke masa yang lebih baik atau malah mengalami kemunduran dari masa sebelumnya, itu semua tergantung pada generasi mudanya.
Oleh: Mahasiswi Sekolah Vokasi IPB, Arina Nurul Sani
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda