JurnalPost - Surabaya, 28 Juni 2021. Sehubungan dengan adanya pandemi COVID-19 yang ada hampir di seluruh provisi di Indonesia tak terkecuali di Provinsi Jawa Timur, maka Pemerintah Provinsi Jawa Timur menunjuk beberapa Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS) guna melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dalam rangka membantu Pemerintah utama nya Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam rangka menghadapi pandemi COVID-19 ini, karena dianggap mahasiswa cukup berkompeten untuk membantu pemerintah dengan ilmu yang di dapatkan serta pemikiran-pemikiran yang inovatif nya.
Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya (www.untag-sby.ac.id) merupakan salah satu PTS yang di tunjuk untuk dapat mengadakan KKN di tengah adanya pandemi dengan tema Kampung Tangguh, KKN kali ini dilakukan secara mandiri di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
Sebagai peserta KKN UNTAG Surabaya Tahun 2021, Andi Librianto yang mana merupakan Mahasiswa Manajemen mengadakan kegiatan KKN di Platuk RT 06 RW 02, Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya. Dimana di dalam kegiatannya akan mengedukasi masyarakat sekitar tentang pemanfaatan marketplace sebagai strategi marketing di masa pandemi seperti ini, selain itu program ini di bimbing oleh Anggraeny Puspatiningtyas, S. AP, M. AP sebagai Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang membimbing peserta KKN. Ibu Anggra sendiri dosen aktif di Universitas 17 Agustus 1945.
KKN tersebut dilaksanakan 12 hari yang di mulai pada tanggal 7 sampai tanggal 18, program KKN tersebut terbagi beberapa bagian. Yaitu, koordinasi dengan perangkat desa, mempersiapkan design banner dan poster, membeli peralatan edukasi, menempelkan banner dan poster di tempat edukasi, dan terakhir melakukan edukasi bersama masyarakat desa terutama yang memiliki usaha. Tempat edukasi sendiri dilakukan secara door to door, alasan dipilih door to door karena meminimalisir perkumpulan mengingat saat ini masa pandemi Covid-19 belum meredah.
“Masyarakat Platuk RT 06 RW 02 banyak sekali yang terkena dampak dari pandemi COVID-19. Salah satunya adalah Pemutusan Hubungan Pekerjaan (PHK). Akibat dari PHK ini ekonomi masyarakat Platuk sendiri melemah, banyak yang mendagangkan usaha nya namun tak kunjung memperoleh hasil” ujar ketua RT. Dari kondisi ini muncul pemikiran untuk melakukan edukasi tentang Manajemen pemasaran dimasa Pandemi COVID-19, agar masyarakat sekitar paham akan berbeda nya kondisi yang sedang di timpa seluruh dunia.
Perilaku konsumen yang mana sekarang lebih selektif dalam memilih produk adalah salah satu materi yang dibawanya. Konsumen pada saat ini lebih berhati-hati karena tidak ingin terjangkit Virus karena produk yang dibeli. Dengan ada nya materi ini masyarakat lebih memikirkan kembali kebersihan akan produknya dan juga memasarkan produknya.
Diharapakan dari program kerja yang ada dapat membantu memperkuat perekonomian masyarakat saat menghadapi pandemi COVID-19 utamanya di Platuk RT 06 RW 02 kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya. Serta dapat menjadi semangat baru berusaha bagi masyarakat-masyarakat luas untuk tetap bertahan dimasa pandemi COVID-19.
#kitauntagsurabaya #untukindonesia #untagsurabayakeren #ecocampus #kampuskompeten
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda