Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Featured
  3. Melestarikan Budaya Melalui Teknologi dan Musik: Kisah Ibnusta, Digital Creator yang Menginspirasi

Melestarikan Budaya Melalui Teknologi dan Musik: Kisah Ibnusta, Digital Creator yang Menginspirasi

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
28 Maret 2023, 15.18 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Melestarikan Budaya Melalui Teknologi dan Musik: Kisah Ibnusta, Digital Creator yang Menginspirasi
JurnalPost.com - Di era digital seperti sekarang ini, keberadaan budaya lokal sering kali terlupakan dan tergusur oleh budaya global yang lebih mudah diakses dan dipengaruhi oleh teknologi. Namun, ada seorang digital creator bernama Ibnusta yang memutuskan untuk mengambil langkah berani dengan menciptakan berbagai hal dalam bentuk digital dengan tujuan melestarikan budaya khususnya Jawa. Ibnusta adalah seorang kreator musik sekaligus pengembang aplikasi yang telah menciptakan aplikasi SaWa - Nulis Aksara Jawa dan Kamus Bahasa Jawa Halus, serta karya musiknya yang berjudul Ramadhan yang telah diterima oleh lebih dari 5 juta pendengar di seluruh dunia.

Mengenal Ibnusta

Ibnu Syifa Takbir Adha adalah seorang digital creator yang lahir di Malang, Jawa Timur, Indonesia. Namun, ia lebih dikenal dengan nama panggungnya Ibnusta. Ibnusta mulai menggeluti dunia musik sejak duduk di bangku SMA. Pada saat itu, ia mulai bermain alat musik digital dan menulis nada lagu. di sana, ia belajar tentang dunia teknologi informasi dan mulai mencoba memadukan antara musik dan teknologi informasi. Selain mempelajari dunia teknologi informasi, Ibnusta juga terus belajar tentang budaya Jawa dan mengikuti berbagai kegiatan yang berkaitan dengan budaya tersebut. Ia menyadari bahwa budaya Jawa sering kali terabaikan dan terlupakan oleh masyarakat Indonesia khususnya generasi muda. Oleh karena itu, ia memutuskan untuk menciptakan berbagai hal dalam bentuk digital yang dapat membantu melestarikan budaya Jawa.

Aplikasi SaWa - Nulis Aksara Jawa

Ibnusta menciptakan aplikasi SaWa - Nulis Aksara Jawa yang berfungsi sebagai alat untuk membuat dari huruf biasa menjadi aksara Jawa. Aplikasi ini dirancang untuk mempermudah masyarakat dalam menulis menggunakan aksara Jawa. Ibnusta menyadari bahwa aksara Jawa sering kali sulit dipahami dan digunakan oleh generasi muda karena kurangnya pengajaran tentang aksara Jawa di sekolah-sekolah. Dalam membuat aplikasi ini, Ibnusta menggunakan pengetahuan teknologi informasi dan kecintaannya pada budaya Jawa. Aplikasi ini telah diunduh lebih dari 100 kali, untuk menulis menggunakan aksara Jawa. Dengan aplikasi ini, Ibnusta berharap masyarakat Indonesia dapat lebih mengenal dan menggunakan aksara Jawa dalam kehidupan sehari-hari.

Aplikasi Kamus Bahasa Jawa Halus

Selain aplikasi SaWa - Nulis Aksara Jawa, Ibnusta juga menciptakan aplikasi Kamus Bahasa Jawa Halus. Aplikasi ini berfungsi sebagai mentranslate kan bahasa Indonesia ke bahasa Jawa halus krama. Ibnusta menyadari bahwa bahasa Jawa halus krama sering kali sulit dipdipahami oleh generasi muda karena kurangnya pengajaran tentang bahasa tersebut di sekolah-sekolah. Dalam menciptakan aplikasi ini, Ibnusta menggunakan pengetahuan bahasa Jawa yang ia pelajari sejak kecil dan teknologi informasi yang ia pelajari. Aplikasi Kamus Bahasa Jawa Halus telah diunduh lebih dari 10 ribu kali dan banyak digunakan oleh masyarakat yang ingin belajar tentang bahasa Jawa halus krama. Dengan aplikasi ini, Ibnusta berharap masyarakat Indonesia dapat lebih mengenal dan menggunakan bahasa Jawa halus krama dalam kehidupan sehari-hari.

Karya Musik "Ramadhan"

Selain menciptakan aplikasi yang membantu melestarikan budaya Jawa, Ibnusta juga menciptakan karya musik yang mengusung tema keagamaan. Salah satu karyanya yang berjudul "Ramadhan" telah diterima oleh lebih dari 5 juta pendengar di seluruh dunia. Lagu ini diproduksi pada tahun 2022 dan dirilis di berbagai platform musik seperti Spotify, YouTube, dan lain sebagainya. Lagu "Ramadhan" memiliki pesan tentang keindahan bulan Ramadhan dan pentingnya menjalankan ibadah di bulan tersebut. Ibnusta berharap karyanya ini dapat menginspirasi dan memotivasi orang untuk menjalankan ibadah dengan lebih baik. Lagu "Ramadhan" juga menjadi salah satu lagu terpopuler di platform musik Indonesia. Ibnusta adalah salah satu digital creator yang berani mengambil langkah untuk melestarikan budaya Jawa melalui teknologi informasi dan musik. Dalam menciptakan aplikasi SaWa - Nulis Aksara Jawa dan Kamus Bahasa Jawa Halus, Ibnusta berharap dapat membantu masyarakat Indonesia untuk lebih mengenal dan menggunakan aksara Jawa dan bahasa Jawa halus krama dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, karya musiknya yang berjudul "Ramadhan" juga telah diterima oleh banyak pendengar di seluruh dunia dan menjadi salah satu lagu terpopuler di Indonesia. Dalam era digital seperti sekarang ini, melestarikan budaya lokal sangatlah penting. Ibnusta telah membuktikan bahwa teknologi informasi dan musik dapat menjadi alat untuk melestarikan budaya lokal seperti budaya Jawa. Dengan menciptakan berbagai aplikasi yang mengusung tema budaya Jawa dan karya musik bertema keagamaan, Ibnusta telah memberikan kontribusi yang sangat berarti bagi masyarakat Indonesia.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/melestarikan-budaya-melalui-teknologi-dan-musik-kisah-ibnusta-digital-creator-yang-menginspirasi/47275/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 03.27 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

KM Tilongkabila dan Masyarakat Pelabuhan: Kisah Perjalanan, Perjuangan Hidup, dan Harapan di Setiap Dermaga

Siapa MING VENUS? DJ Asal Surabaya yang Punya 101 Ribu Followers TikTok

Sempat Ragu Pilih Matematika atau Ekonomi, Amaia Berhasil Raih Medali Perunggu OSN 2026

Ronald Dewa Rilis 'Salah Mencinta', Kisah Cinta Tulus yang Berakhir Luka

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Mengenal Dasar Hukum Pemerintahan Nagari di Sumatera Barat, dari Warisan Adat hingga Tantangan Penerapannya

Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat

Pilihan Editor

  1. 1 Beli Mainan Anak di Bojonegoro Kini Bisa Bayar Pakai QRIS BRI
  2. 2

    Mengenal Dasar Hukum Pemerintahan Nagari di Sumatera Barat, dari Warisan Adat hingga Tantangan Penerapannya

  3. 3

    Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat

  4. 4

    Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

  5. 5

    Jangan Terus Menyalahkan Guru atas Rusaknya Karakter Anak, Ada Paradoks Mutu Pendidikan yang Sering Diabaikan

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.