JurnalPost.com - Bahasa memiliki peran yang sangat penting sebagai alat komunikasi manusia dalam berinteraksi. Indonesia adalah Negara kepulauan yang terdiri dari suku bangsa, budaya dan bahasa. Indonesia memiliki beragam bahasa daerah yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Sejak dikukuhkan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional, dengan demikian setiap komunikasi kita menggunakan bahasa Indonesia.
Permasalahan yang muncul dalam eksitensi bahasa Indonesia adalah bagaimanakah cara mempertahankan eksitensi bahasa Indonesia? Tidak hanya masalah eksistensi saja, tetapi sanggupkah bahasa-bahasa daerah di negeri ini memperkaya kosa kata dan istilah bahasa Indonesia? Selain itu, bagaimanakah potensi bahasa Indonesia di era globalisasi?
Pergeseran peran bahasa Indonesia dalam masyarakat lebih dikarenakan bahasa Indonesia kalah bersaing dalam hal prestise bila dibandingkan dengan bahasa inggris. Bahasa inggris dianggap mampu menjawab tantangan global termasuk dunia kerja dan ciri khas orang modern. Bahasa inggris dinilai mampu menjembatani komunikasi orang Indonesia dengan orang luar negeri. Gambaran-gambaran semacam itulah yang menyebabkan bahasa inggris semakin kuat dan cepat berkembang di dalam masyarakat Indonesia, khususnya pelajar dan mahasiswa.
Pelajar dan mahasiswa sebagai ujung tombak generasi penyambung estafet pembangunan bangsa Indonesia menjadi sangat rentan akan kehilangan ciri khas indonesianya jika bahasa Indonesia tidak dibina di kalangan generasi muda sejak sekarang. Bahasa Indonesia kalau tidak diselamatkan dari sekarang, ditanamkan sejak kecil pada anak-anak kita, suatu saat akan mengalami kepunahan seperti bahasa daerah yang telah banyak punah.
Oleh: Ahmad Nursaid, Akuntansi S-1 Universitas Pamulang

Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda