Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Kolom Opini
  3. Siswa yang Berkuliah dengan yang Tidak Masih Dibedakan di Masyarakat

Siswa yang Berkuliah dengan yang Tidak Masih Dibedakan di Masyarakat

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
04 April 2022, 18.42 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Siswa yang Berkuliah dengan yang Tidak Masih Dibedakan di Masyarakat

JurnalPost.com - Pernah tidak terpikirkan mengapa siswa yang melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi atau berkuliah dengan yang tidak berkuliah sangat dibedakan di masyarakat? Hal ini sering kali dibicarakan di masyarakat bukan? Lalu apakah siswa yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi memang memiliki kedudukan yang lebih tinggi? Apakah siswa yang bekerja dapat merasakan pengalaman yang sama dengan siswa yang berkuliah?

Paradigma masyarakat tersebut didukung oleh kurang pahamnya orang tua siswa mengenai dunia karir atau dunia perkuliahan setelah lulus SMA/SMA. Kebanyakan orang tua masih berpikir bahwa anak mereka akan terjamin sukses apabila mereka berkuliah. Pemahaman mengenai pemilihan karir yang memiliki manfaat dan derajat yang sama, kuliah maupun bekerja semua kembali pada kemampuan yang dimiliki masing – masing siswa. Baik di perkuliahan ataupun di tempat kerja siswa sama – sama dibimbing untuk mengasah kemampuan yang mereka miliki, hanya berada di tempat yang berbeda saja.

IKLAN

Pemahaman mengenai dunia karir dan juga perkuliahan tidak hanya disampaikan kepada siswa saja, hal ini juga perlu disosialisasikan kepada orang tua siswa. Setidaknya orang tua mengetahui setelah lulus SMA/SMK siswa akan melanjutkan kemana, apakah berkuliah atau bekerja, apakah siswa sudah memiliki kemampuan yang cukup untuk langsung bekerja atau harus mengasah kemampuannya di perkuliahan.

Asap Negara
Baca Juga

Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

Sebetulnya paradigma bahwa siswa yang berkuliah memiliki derajat yang lebih tinggi sudah ada sejak lama. Banyak masyarakat yang berpikir bahwa ketika seseorang berkuliah maka derajatnya akan lebih tinggi, ada pula yang berpikir bahwa jika berkuliah akan lebih mudah dalam mencari pekerjaan. Pada kenyataannya saat ini justru kemampuan yang dimiliki masing – masing diri yang menjadi pertimbangan.

IKLAN

Berdasarkan data yang dicatat oleh Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah pengangguran terbuka di Indonesia mencapai 8.746.008 orang pada Februari 2021. Jumlahnya meningkat 26,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Berdasarkan data Pengangguran Terbuka Menurut Pendidikan yang Ditamatkan (Februari 2021), mayoritas pengangguran terbuka Indonesia adalah tamatan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) atau Sekolah Menengah Umum (SMU). Jumlahnya mencapai 2.305.093 orang hingga Februari 2021. Sementara itu, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) mengikuti dengan 2.089.137 orang menganggur. Selanjutnya lulusan sarjana sebanyak 999.543 orang menganggur, sedangkan lulusan akademi/diploma sebanyak 254.547 orang menganggur.

Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa baik siswa yang berkuliah ataupun tidak, memiliki peluang yang sama tergantung pada kemampuan yang dimiliki pribadi masing – masing. Oleh karena itu, penting sekali diadakannya penyampaian – penyampaian informasi terbaru pada orang tua dan juga masyarakat yang masih memiliki pola pikir tersebut.

Dalam hal ini sekolah juga memiliki peran untuk mensosialisasikan hal tersebut kepada orang tua siswa, bahwa sekolah akan tetap membantu anak dari orang tua tersebut jika memang terkendala untuk berkuliah atau memang ingin langsung bekerja. Hal ini dapat didukung dengan mengadakan program pelatihan untuk siswa yang ingin langsung bekerja atau ingin mendapatkan pengalaman yang sama dengan siswa yang berkuliah. Keduanya sama – sama memiliki tujuan untuk mengasah kemampuan diri namun hanya berbeda tempat dan caranya saja.

Dhany Syah Putra
Baca Juga

Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

Paradigma mengenai siswa yang berkuliah memiliki derajat lebih tinggi di masyarakat masih ada hingga saat ini. Sosialisasi kepada masyarakat sangat dibutuhkan, bahwa siswa yang berkuliah ataupun tidak sebetulnya bergantung pada kemampuan yang ia punya. Tak lepas dukungan dari orang tua, sekolah yang membantu, dan keinginan dari siswa, semua akan kembali lagi kepada siswanya.

Oleh: Layla Nuur Shabrina – Mahasiswi Komunikasi Sekolah Vokasi IPB

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/siswa-yang-berkuliah-dengan-yang-tidak-masih-dibedakan-di-masyarakat/32474/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 22.24 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan

Jangan Terus Menyalahkan Guru atas Rusaknya Karakter Anak, Ada Paradoks Mutu Pendidikan yang Sering Diabaikan

Capek Kok Dibanggakan? Membaca Hustle Culture dalam Kacamata Sartre dan Han

Makan Bergizi Gratis: Jangan Sampai Niat Menyehatkan Anak Justru Membahayakan Mereka

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik

HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus

Penelitian di Cilacap Ungkap 93,94 Persen Pasien Gangguan Jiwa Patuh Minum Obat, Dukungan Keluarga Jadi Perhatian

Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

Pilihan Editor

  1. 1 Dukung SDG 4 dan SDG 12, Laboratorium FTS UPN Veteran Jawa Timur Kini Terapkan SOP Pengelolaan Limbah B3
  2. 2

    Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

  3. 3

    PMK 37 Tahun 2025 Bukan Pajak Baru, Ini yang Perlu Dipahami Pedagang Online

  4. 4

    Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

  5. 5

    Sudah 15 Tahun Jadi Nasabah BRI, Keluarga Leni Setia di Bojonegoro Miliki 10 Rekening untuk Berbagai Kebutuhan

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.