JurnalPost.com - Ikan lele adalah salah satu jenis ikan air tawar yang banyak diminati oleh berbagai kalangan masyarakat baik usia muda maupun tua. Ikan lele berkembang biak dengan cara bertelur, oleh sebab itu budidaya lele termasuk mudah bagi masyarakat Indonesia. Tak heran budidaya lele sangat digemari oleh pengusaha muda karena cara budidaya yang mudah juga perkembangan yang cepat.
Siklus perkembangan ikan lele bisa di bilang cukup cepat, hanya membutuhkan waktu sekitar 3-4 bulan agar lele panen atau masuk ke tahap konsumsi selain itu pakan ikan lele juga memengaruhi pertumbuhan ikan lele. Banyak para pengusaha yang menggunakan pakan ampas tahu atau dengan limbah sayuran, kecuali kubis karena ini bisa tidak baik untuk lele. Selain itu sistem dalam budidaya lele sangat mudah.
Sistem bioflok adalah sistem yang digemari oleh beberapa pengusaha lele, sistem baru yaitu pengunaan kolam berbentuk bulat yang membuat area budidaya lele dapat digunakan maksimal, namun sistem ini tidak efektif untuk pemijahan ikan lele. Untuk pemijahan lele sebaiknya kita menggunakan kolam berbentuk kotak karena dapat memaksimalkan telur yang dikeluarkan lele betina. Lele betina mampu bertelur 50.000-100.000 dan proses penetasan telur lele terbilang sangat cepat yaitu satu hari, banyak minat pasar terhadap ikan lele yang membuat pemasaran lele menjadi mudah.
Bukan hanya masyarakat Indonesia saja yang menyukai ikan lele, ikan lele saat ini tengah menarik perhatian pasar internasional. Pada periode lalu Januari-April 2020, ekspor lele (Catfish) termasuk ikan lele mencapai 1,82 ribu ton dengan nilai menyentuh Rp 40 miliar ini menandakan bahwa lele menjadi daya tarik bukan hanya untuk masyarakat Indonesia saja melainkan dunia. Inilah yang menjadi daya tarik bagi para pengusaha muda karena pasar lele terbuka lebar baik dalam negeri maupun luar negeri, bukan hanya itu lele juga memiliki khasiat seperti mencerdaskan otak, meningkatkan kekuatan dan daya tahan tubuh protein yang tinggi dan sumber zat besi.
Perkembangan yang baik tentunya di tentukan dengan budidaya yang benar. Budidaya ikan lele pasti ada hal pendukungnya yaitu bagaimana Pengelolaan Budidaya Ikan Lele tersebut. Tahapan yang diperhatikan ketika budidaya lele yaitu, tapahap pamijahan, tahap penetasan dan tahap pembesaran. Adapun langkah-langkah dalam Pengelolaan Budidaya Ikan Lele yang benar yaitu.
Tahap Pemijahan proses perkawinan ikan. Pertama, Siapkan kolam 3x4 untuk pemijahan dengan tinggi 1 meter dengan ukuran kolam tinggi satu meter dengan luas 3x4 baik untuk tempat, Lalu isi air dengan tinggi 100 cm. Kedua, Berikan kakaban di dalam air juga berikan pemberat di dalamnya, kegunaan kakaban untuk tempat telur ikan lele. Ketiga, Siapkan indukan yang ingin di pijah ushakan ikan lele ynag bersetifikat atau bibit unggul dengan 4 jantan dan 3 betina juga usahakan ukurannya berbeda beda. Kemudian masukan ikan, lalu angkat kakaban di sore hari.
Tahap Pentesan. Pertama, Siapkan air yang sudah di diamkan selama 3 hari. Kedua, Air yang didiamkan selama 3 hari berfungsi menghilangkan zat kapur di dalam nya. Ketiga, Taruh kakaban tempat air yang sudah di siapkan namun dibalik kakaban tersebut. Setelah beberapa hari telur ikan lele akan menetas. Keempat, Langkah pertama dalam pemberian pakan yaitu memberikan pakan jenis Fengli Selama 2 minggu.2 Minggu berlalu protein yang dibutuhkan ikan lele bertambah kita juga mengganti pakannya dengan cacing sutra
Tahap Pembesaran. Pertama, Setelah 2 minggu ganti pakan ikan lele dengan min 1 juga jangan lupakan sortir pada tahap ini yaitu satu minggu sekali, karena ikan lele sudah mulai memiliki sifat kanibal satu sama lain. Kedua, Sortir dilakukan baiknya 2 minggu satu kali. Ketiga, Setelah 50 hari pemberian min 1 maka pakan di ganti dengan min 3 di mana ikan pada saat ini sudah sampai pada masa konsumsi. Ikan lele pada tahap pembesaran harus di perhatikan lebih dalam hal pemberian pakan dan sortir karena pada masa ini lele di bisa dibilang sangat agresif di kolam juga tahap sortir harus dilakukan lagi pemilihan mana yang ukurannya cocok untuk konsumsi.
Langkah-langkah budidaya lele terbilang mudah dan cepat di bandingkan ikan lain karena ikan lele hanya membutuhkan waktu sekitar 3-4 bulan untuk masa konsumsi (panen) selain itu pada masa bertelur lele bisa mengahasilkan begitu banyak telur 50.000-100.000.Tingginya minat pasar juga yag membuat para pemuda tertarik pada budidaya lele.
Pemuda Indonesia harusnya bisa memanfaatkan peluang ini untuk meraup keuntungan dari hasil budidaya lele selain pengelolaan yang mudah target pasarnya juga begitu luas selain itu pengelolaan budidaya lele yang mudah harus nya bisa di manfaatkan sebaik-baiknya.
Penulis: Deni Sahroni/Angkatan 2022/Jurusan Manajemen Pendidikan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda