Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Mahasiswa UNS Hadirkan Inovasi Olahan Pepaya dan Susu Kambing

Mahasiswa UNS Hadirkan Inovasi Olahan Pepaya dan Susu Kambing

Foto profil Annisa
Editor: Annisa
01 Maret 2026, 00.59 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Mahasiswa UNS

SLEMAN, JurnalPost.com — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) Kelompok 130 menggelar kegiatan untuk mendorong penguatan ekonomi berbasis potensi lokal di Desa Sumberharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Selama 45 hari pelaksanaan KKN, mahasiswa menghadirkan berbagai program edukasi dan pendampingan yang berfokus pada peningkatan nilai tambah komoditas unggulan desa, khususnya pepaya dan susu kambing.

Kegiatan KKN yang dilaksanakan sejak 6 Januari hingga 19 Februari 2026 tersebut mengusung tema “Edukasi Pendampingan Pemberdayaan Masyarakat dalam Penguatan SDGs”. Melalui tema tersebut, mahasiswa berupaya menjawab tantangan pengolahan produk lokal yang selama ini masih dilakukan secara konvensional dan memiliki keterbatasan dari sisi inovasi maupun pemasaran.

IKLAN

Ketua Tim KKN UNS Kelompok 130, Alif Arnenda, mengatakan bahwa Desa Sumberharjo memiliki potensi pertanian dan peternakan yang cukup besar, namun belum sepenuhnya dimaksimalkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dokumentasi KKN 200 UNS
Baca Juga

Dorong Digitalisasi Desa, KKN 200 UNS Luncurkan Peta Digital “Jelajah Cintaratu”

“Kami melihat pepaya dan susu kambing sebagai komoditas unggulan desa yang sebenarnya memiliki peluang ekonomi tinggi jika diolah dengan inovasi yang tepat,” ujar Alif.

Dua program utama yang dilaksanakan Tim KKN UNS 130 adalah Sosialisasi dan Praktik Pemanfaatan Pepaya Lokal Menjadi Manisan dan Selai, serta Edukasi dan Rebranding Olahan Susu Kambing Murni menjadi Susu Pasteurisasi Aneka Rasa. Kedua kegiatan tersebut menyasar kelompok masyarakat yang selama ini terlibat langsung dalam pengolahan hasil pertanian dan peternakan desa.

Dalam kegiatan pengolahan pepaya, mahasiswa memberikan sosialisasi sekaligus praktik langsung pembuatan manisan dan selai pepaya bersama warga. Program ini bertujuan agar pepaya tidak hanya dijual dalam bentuk buah segar, tetapi dapat diolah menjadi produk turunan yang memiliki nilai jual lebih tinggi dan daya simpan lebih lama.

“Kami ingin masyarakat memiliki alternatif pengolahan pepaya sehingga hasil panen tidak hanya bergantung pada harga pasar buah mentah. Dengan produk olahan seperti manisan dan selai, nilai ekonominya bisa meningkat,” kata Lutfi Amalia Zulfa selaku fasilitator dan pemateri kegiatan.

PHBS
Baca Juga

Pola Hidup Bersih dan Sehat, Antusiasme Remaja Ikuti Edukasi PHBS Bersama Mahasiswa UNS dan Posyandu Desa Wangen

IKLAN

Sementara itu, kegiatan edukasi dan rebranding susu kambing dilakukan bersama kelompok pengelola susu kambing “Sumber Tumuwuh” di Desa Sumberharjo. Mahasiswa memberikan pemahaman mengenai proses pasteurisasi susu kambing serta praktik pengolahan susu menjadi produk pasteurisasi dengan variasi rasa dan kemasan yang lebih menarik.

Pemateri kegiatan, Faza Alfun Muzazah dan Naila Fairuz Ramadhina, menjelaskan bahwa proses pasteurisasi penting untuk meningkatkan kualitas dan keamanan produk susu kambing. “Melalui pasteurisasi dan inovasi rasa, susu kambing tidak hanya lebih aman dikonsumsi, tetapi juga lebih diminati oleh konsumen yang lebih luas,” ujar Faza.

Menurutnya, inovasi kemasan juga menjadi bagian penting dalam membangun branding produk. Kemasan yang lebih modern dan informatif dinilai mampu meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus daya saing produk di pasar.

Dosen Pembimbing Lapangan KKN UNS Kelompok 130, Titi Wahyuni S.Pd., M.Sc., menilai program yang dijalankan mahasiswa sejalan dengan upaya penguatan pembangunan berkelanjutan di tingkat desa. “Kegiatan ini mendukung SDGs, khususnya poin 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi serta poin 9 terkait inovasi dan industri,” ujarnya.

UNS
Baca Juga

Perkuat Ketahanan Pangan, KKN 113 UNS Ajak Warga Clapar Tanam Pohon Serbaguna

Selama pelaksanaan kegiatan, masyarakat menunjukkan antusiasme yang tinggi. Warga tak hanya mengikuti sosialisasi, tetapi juga terlibat aktif dalam praktik pengolahan produk.

Tim KKN UNS 130 juga berkoordinasi dengan pihak Kalurahan Desa Sumberharjo dalam pelaksanaan kegiatan, terutama terkait fasilitasi tempat dan pelibatan warga. Kolaborasi ini dinilai penting untuk memastikan program berjalan efektif dan tepat sasaran.

Sebagai tindak lanjut, mahasiswa melakukan pendampingan kepada masyarakat agar inovasi pengolahan pepaya dan susu kambing pasteurisasi dapat terus dikembangkan setelah masa KKN berakhir. Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi langkah awal bagi masyarakat Desa Sumberharjo dalam mengembangkan produk lokal yang berdaya saing dan berkelanjutan. (*)

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/mahasiswa-uns-hadirkan-inovasi-olahan-pepaya-dan-susu-kambing/91148/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 17.59 WITA

  • #Berita Mahasiswa
  • #KKN UNS
  • #Mahasiswa UNS

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Warung Padang di Bojonegoro Kini Terima QRIS BRI, Pembeli Lebih Praktis

Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan

UMKM Bojonegoro Manfaatkan BRImo dan QRIS BRI untuk Permudah Transaksi, Berhasil Kumpulkan Tabungan Puluhan Juta

Digitalisasi Bank Syariah Permudah Transaksi, Keamanan Data Nasabah Jadi Tantangan Utama

Pilihan Editor

  1. 1 Modernisasi Bioproses Pangan: Inovasi Teknologi untuk Mewujudkan Ketahanan Pangan Berkelanjutan
  2. 2

    Main Ponsel Saat Lampu Merah, Apakah Termasuk Pelanggaran Lalu Lintas? Ini Tinjauan Hukumnya

  3. 3

    Benturan Kertas dan Layar: Saat Protokol Notaris Terjebak di Pusaran Legal Deadlock Digital

  4. 4

    Self-Sabotage: Ketika Kita Justru Menghalangi Diri Sendiri

  5. 5

    Guru yang Terus Mengajar, Siapa yang Menjaga Semangatnya? Menelaah Motivasi Kerja di Institusi Pendidikan

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.