MAROS, JurnalPost.com — Sebanyak 10 mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Ciputra (UC) Makassar melaksanakan program Pengabdian kepada Masyarakat di Cafe Yuhui, salah satu UMKM kuliner yang berlokasi di Kota Maros, Sulawesi Selatan.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga minggu ini berfokus pada pendampingan transformasi digital keuangan, khususnya dalam penerapan pencatatan keuangan berbasis digital bagi pelaku usaha.
Program tersebut merupakan bagian dari implementasi Mata Kuliah Financial Management yang diampu oleh Yuyun Karystin Meilisa Suade, S.M., M.M. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori manajemen keuangan di ruang kelas, tetapi juga terjun langsung membantu pelaku UMKM menghadapi persoalan pencatatan keuangan di lapangan.
Cafe Yuhui dipilih sebagai mitra karena dinilai merepresentasikan kondisi umum UMKM kuliner yang masih menggunakan pencatatan keuangan manual. Sistem pencatatan konvensional kerap menyulitkan pelaku usaha dalam memantau arus kas, menghitung keuntungan bersih, hingga menyusun laporan keuangan secara akurat.
Selama pelaksanaan program, mahasiswa melakukan pendampingan secara bertahap. Pada minggu pertama, tim melakukan observasi awal dan asesmen kebutuhan untuk mengetahui sistem pencatatan keuangan yang selama ini diterapkan oleh Cafe Yuhui.
Memasuki minggu kedua, kegiatan dilanjutkan dengan workshop edukasi pencatatan keuangan digital. Dalam sesi ini, mahasiswa memperkenalkan aplikasi pencatatan keuangan yang mudah digunakan oleh pelaku UMKM. Materi yang diberikan meliputi pencatatan pemasukan dan pengeluaran harian, penyusunan laporan keuangan sederhana, serta analisis keuntungan usaha secara berkala.
Pada minggu ketiga, mahasiswa melakukan mentoring langsung kepada pemilik dan pengelola Cafe Yuhui. Pendampingan ini bertujuan memastikan sistem pencatatan digital yang telah diperkenalkan dapat diterapkan secara mandiri dan berkelanjutan.
Adapun mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini yakni Hadistiyah Yahya, Inayah Naswa, Lulu Kalisa, Risky Rahmadani, Cantika Aulia Rahmadani, Andi Zaskia Saskya Arianti, Rachel Jenne Hudly, Johrdy Rizal Sandakh, Aldrich Setiawan, dan Rifaldy Yonatan.
Dosen pengampu Mata Kuliah Financial Management, Yuyun Karystin Meilisa Suade, S.M., M.M., menekankan bahwa kegiatan ini dirancang agar mahasiswa mampu menghubungkan ilmu akademik dengan kebutuhan nyata dunia usaha, khususnya bagi pelaku UMKM yang masih dalam tahap pengembangan.
Program ini mendapat respons positif dari pihak Cafe Yuhui. Pemilik usaha menilai pendampingan tersebut membantu meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan keuangan yang tertib, transparan, dan mudah dipantau.
Dengan adanya sistem pencatatan digital, pelaku usaha kini dinilai lebih mudah memantau kondisi keuangan bisnis secara real-time serta mengambil keputusan usaha berdasarkan data yang lebih terstruktur.
Koordinator kelompok, Inayah Naswa, mengatakan kegiatan tersebut menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam memahami kebutuhan pelaku UMKM secara langsung.
“Melalui program ini kami belajar bahwa ilmu manajemen keuangan tidak hanya relevan di ruang kelas, tetapi juga sangat dibutuhkan oleh para pelaku usaha di sekitar kita. Kami berharap apa yang kami bagikan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi Cafe Yuhui,” ujarnya.
Ke depan, mahasiswa berharap program serupa dapat terus dikembangkan dan menjangkau lebih banyak UMKM di Sulawesi Selatan. Transformasi digital keuangan dinilai menjadi langkah penting untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperkuat daya saing UMKM lokal di era ekonomi digital.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda