Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Dancing with The Nature: Menghidupkan Bambu dengan Teknologi Kinetik

Dancing with The Nature: Menghidupkan Bambu dengan Teknologi Kinetik

Foto profil Nadia
Editor: Nadia
13 Agustus 2025, 09.48 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
13 Agt 2025, 09.48 WITA · 2 menit baca
2 menit baca
Dancing
SURABAYA, JurnalPost.com – Bamboo Nation Project kembali digelar tahun ini, menghadirkan program utama bertema bambu kinetik untuk kedua kalinya setelah edisi sebelumnya diadakan di Bali. Kali ini, kegiatan berlangsung di Surabaya dengan melibatkan kolaborasi Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) Bandung, Universitas Kristen Petra, Universitas Ciputra, dan Xi’an Jiaotong-Liverpool University (XJTLU) dari Suzhou, China. Salah satu agenda utama adalah workshop “Dancing with The Nature”, di mana mahasiswa diajak merancang dan membangun instalasi bambu yang dapat bergerak dengan pendekatan biomimikri. Desain yang dihasilkan terinspirasi dari bentuk dan gerak alam, mulai dari liukan sirip ikan pari, mekarnya bunga, hingga kepakan sayap burung.

Memadukan Bambu, Arduino, dan Sensor

Workshop ini menghadirkan tantangan yang unik bagi mahasiswa arsitektur: menguasai perangkat Arduino dan berbagai sensor – mulai dari sensor cahaya, sensor gerak, hingga sensor air – yang umumnya lebih akrab di bidang mekatronika. Meski awalnya terasa asing, para peserta berhasil mengaplikasikannya sehingga instalasi bambu dapat merespons lingkungannya secara dinamis. “Awalnya agak sulit ketika menuliskan barisan coding dan merangkai komponen arduino, namun setelah berhasil dan membuat instalasinya bergerak, senang dan bangga banget rasanya,” ungkap salah satu peserta. Proses ini difasilitasi oleh Alvin Fernandez Komar, S.T., M.T., ahli arsitektur kinetik khususnya mekanisme, bersama Galuh Kresnadian Tedjawinata, S.Ars., M.Ars. yang membimbing penggunaan Arduino, Anastasia Maurina, Ph.D.dalam pengembangan dan riset, Ir. Amirani Ritva Santoso, M.T. sebagai moderator, dan Helmy Hermawan Tjahjanto, Ph.D. dari bidang teknik sipil. Seluruhnya merupakan dosen UNPAR Bandung.

Kreativitas yang Bergerak

Dalam waktu yang singkat, mahasiswa tidak hanya berhasil membangun instalasi secara fisik, tetapi juga menghidupkannya dengan gerakan yang terukur. Setiap karya menjadi bukti bahwa teknologi dapat memperluas batas kreativitas arsitektur, mengubah material tradisional seperti bambu menjadi elemen yang interaktif dan ekspresif.

Langkah Awal Menuju Inovasi

Materi bambu kinetik ini ke depannya akan terus dikembangkan di Universitas Katolik Parahyangan, dengan harapan menjadi inovasi baru yang memperkaya ragam desain dan praktik arsitektur di Indonesia. Pengembangannya akan dilakukan lebih luas lagi, mencakup kolaborasi lintas disiplin dan lintas kampus, sehingga eksplorasi integrasi material lokal dan teknologi modern dapat semakin berkembang dan memberi dampak nyata bagi dunia arsitektur

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/dancing-with-the-nature-menghidupkan-bambu-dengan-teknologi-kinetik/84658/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 08 November 2026, 01.48 WITA

  • #Berita Mahasiswa
  • #Universitas Ciputra

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mahasiswa UNAIR Kembangkan Merchandise untuk Delapan Museum di Surabaya, Dorong Inovasi Promosi Wisata Sejarah

Tim Fakultas Vokasi UM Dampingi Penataan Desain Interior untuk Memperkuat Identitas Institusi

HUT ke-58, Semen Tonasa Gandeng BULOG Sediakan 580 Paket Sembako Murah di Pangkep

Dosen UMI Edukasi Ibu Hamil tentang Sleep Hygiene dan Mindfulness untuk Cegah Risiko Hipertensi Kehamilan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Dosen IPB "Pulang Kampung" ke Desa Sinarsari, Bawa Perempuan Pelaku UMKM Naik Kelas Lewat Digitalisasi

Dosen UMI Perkuat Peran Bidan dalam Mencegah Stres Kehamilan melalui Edukasi Psikososial di Makassar

Di Solo, Klakson Motor Lebih Sering Dipakai untuk Menyapa Teman daripada Menghindari Tabrakan

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,47 Persen, Mengapa Masyarakat Masih Merasakan Tekanan Ekonomi?

Pilihan Editor

  1. 1 Di Solo, Klakson Motor Lebih Sering Dipakai untuk Menyapa Teman daripada Menghindari Tabrakan
  2. 2

    Mengenal Styphelia javanica, Semak Xerofit yang Mampu Bertahan di Tengah Kekeringan Savana Bromo

  3. 3

    Beli Elektronik di Bojonegoro Kini Lebih Praktis, Nasabah BRI Tak Perlu Bawa Uang Tunai Berkat QRIS

  4. 4

    Mengapa Transparansi Dana Penting bagi Organisasi Mahasiswa?

  5. 5

    Mempersiapkan Santri Menghadapi Dunia Kerja Digital, Pesantren Perlu Perkuat Keterampilan Teknologi

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.