Gowa, JurnalPost.com – Mahasiswa Gen 5 Universitas Ciputra (UC) Makassar turun langsung mendampingi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam meningkatkan pengelolaan keuangan usaha melalui pemanfaatan teknologi digital. Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan di UMKM Roti Sobek Rara yang berlokasi di Jalan Sultan Hasanuddin No. 110, Pandang-Pandang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Dalam program tersebut, mahasiswa membantu pemilik usaha menyusun sistem pencatatan keuangan yang lebih terstruktur menggunakan Microsoft Excel dan Google Spreadsheet. Pendampingan mencakup pembuatan format pencatatan pemasukan dan pengeluaran, pencatatan penjualan harian, pengelolaan data transaksi, hingga penyusunan laporan keuangan sederhana yang mudah dipahami dan diterapkan dalam operasional usaha sehari-hari.
Menurut tim mahasiswa, pencatatan keuangan yang rapi menjadi salah satu fondasi penting dalam pengembangan UMKM. Dengan data keuangan yang terdokumentasi dengan baik, pelaku usaha dapat memantau arus kas, menghitung keuntungan secara lebih akurat, serta mengambil keputusan bisnis berdasarkan data yang valid.
Melalui penggunaan spreadsheet, proses pencatatan keuangan diharapkan menjadi lebih praktis dan efisien. Selain membantu meminimalkan risiko kesalahan pencatatan, sistem digital juga memudahkan pelaku usaha dalam melakukan evaluasi dan perencanaan bisnis ke depan.
Pendampingan ini mendapat respons positif dari pelaku UMKM Roti Sobek Rara yang selama ini masih menggunakan sistem pencatatan sederhana. Kehadiran mahasiswa dinilai memberikan wawasan baru terkait pentingnya pengelolaan keuangan yang tertata untuk mendukung pertumbuhan usaha.
Tak hanya memberikan manfaat bagi mitra UMKM, kegiatan tersebut juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu manajemen, akuntansi, dan kewirausahaan yang diperoleh di bangku kuliah. Melalui interaksi langsung dengan pelaku usaha, mahasiswa memperoleh pengalaman nyata mengenai tantangan dan kebutuhan UMKM di lapangan.
Mahasiswa UC Makassar berharap program pendampingan semacam ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak pelaku usaha. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan UMKM dinilai mampu menjadi salah satu upaya mendorong peningkatan kualitas pengelolaan usaha sekaligus memperkuat perekonomian lokal di Sulawesi Selatan.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda