SLEMAN, JurnalPost.com – Mahasiswa KKN M Kelompok 30232 Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melaksanakan kegiatan optimalisasi mesin chopper di Dusun Cageran, Tamanmartani, Kalasan, Sleman, pada Jumat, 18 September 2026.
Kegiatan tersebut menyasar masyarakat yang bekerja sebagai petani dan peternak dengan tujuan meningkatkan pemanfaatan teknologi tepat guna dalam menunjang aktivitas pertanian dan peternakan.
Optimalisasi mesin chopper menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur.
Tingkatkan Kinerja Mesin Pencacah Pakan
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa bersama masyarakat melakukan sejumlah penyempurnaan terhadap mesin chopper yang digunakan untuk mencacah pakan ternak.
Optimalisasi dilakukan pada beberapa bagian, antara lain kecepatan proses pencacahan, mata pisau, serta efisiensi kerja mesin. Penyesuaian tersebut dilakukan agar mesin mampu bekerja lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Keberadaan mesin chopper diharapkan dapat membantu petani dan peternak mengurangi ketergantungan terhadap proses pencacahan pakan secara manual.
Dengan mesin yang bekerja lebih optimal, proses pengolahan pakan dapat dilakukan dalam waktu lebih singkat sehingga tenaga dan waktu yang digunakan masyarakat juga menjadi lebih efisien.
Libatkan Petani dan Peternak
Kegiatan optimalisasi mesin chopper melibatkan seorang petani, seorang peternak, serta lima mahasiswa KKN M UNY Kelompok 30232.
Lima mahasiswa tersebut yakni Fatchurrahman Heza Alfarabi, Syurahbil Muhbit, Istianah Latifatuz Zahra, Alfi Nur Azumah, dan Nisrina Aisyah.
Keterlibatan masyarakat secara langsung tidak hanya dilakukan dalam proses optimalisasi mesin, tetapi juga memberikan kesempatan kepada petani dan peternak untuk memahami penggunaan dan pengoperasian mesin chopper.
Dengan demikian, teknologi yang diperkenalkan diharapkan dapat terus dimanfaatkan oleh masyarakat setelah program KKN selesai.
Kegiatan ini juga memiliki keterkaitan dengan SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Pemanfaatan teknologi tepat guna dinilai dapat membantu meningkatkan produktivitas kegiatan pertanian dan peternakan di tingkat masyarakat.
Diharapkan Memberikan Manfaat Berkelanjutan
Kepala Padukuhan Cageran, Okky Linggarjati, mengatakan optimalisasi mesin chopper memberikan manfaat terutama dalam mempercepat pengolahan pakan ternak.
“Optimalisasi mesin chopper ini sangat membantu masyarakat, khususnya petani dan peternak di Dusun Cageran, dalam mempercepat proses pencacahan pakan ternak dan meningkatkan efisiensi kerja,” ujar Okky.
Ia berharap pemanfaatan teknologi tepat guna tidak berhenti pada kegiatan tersebut, tetapi dapat terus dikembangkan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Kami berharap pemanfaatan teknologi tepat guna seperti ini dapat terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat,” lanjutnya.
Ke depan, mesin chopper di Dusun Cageran diharapkan dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan sesuai kebutuhan petani serta peternak setempat.
Program tersebut sekaligus menjadi salah satu bentuk implementasi SDGs yang dilakukan mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta melalui penerapan inovasi teknologi tepat guna di lingkungan masyarakat.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda