SLEMAN, JurnalPost.com — Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) 2026 di SMA Kolombo Sleman menggelar kegiatan kolaborasi lintas program studi yang memadukan pembelajaran kimia, kreativitas, dan penguatan regulasi emosi, Selasa (8/9/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia dan Bimbingan dan Konseling (BK) UNY dengan peserta siswa kelas XII F1 dan XII F2. Aktivitas utama berupa pembuatan ecoprint pada media totebag menggunakan teknik pounding.
Kolaborasi diinisiasi Ine Shabrina Rahmadani, mahasiswa Pendidikan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNY, bersama tim PK dari Program Studi Bimbingan dan Konseling. Kegiatan berada di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan, Dr. Eko Budiyanto, S.Pd., M.Si.
Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya diajak menghasilkan karya seni, tetapi juga mempelajari proses kimia yang berkaitan dengan pewarna alami sekaligus mengenali cara mengekspresikan emosi melalui aktivitas kreatif.
Dalam praktiknya, siswa diperkenalkan pada teknik ecoprint metode pounding. Bunga dan daun disusun di atas permukaan totebag, kemudian dipukul atau ditumbuk agar bentuk serta pigmen alami dari tumbuhan berpindah ke kain.
Proses pembuatan dilakukan melalui sejumlah tahapan, mulai dari pengenalan kegiatan, mordanting, penyusunan daun dan bunga, proses pounding, hingga fiksasi menggunakan tawas. Setelah seluruh tahapan selesai, siswa memperoleh totebag dengan motif alami yang berbeda-beda.
Mahasiswa Bimbingan dan Konseling kemudian mengaitkan aktivitas tersebut dengan regulasi emosi. Proses memukul tumbuhan saat pounding diarahkan menjadi salah satu bentuk penyaluran energi dan emosi melalui kegiatan yang lebih positif dan terkontrol.
Pendekatan ini membuat pembelajaran kimia tidak hanya berfokus pada materi akademik. Siswa juga mendapat ruang untuk terlibat langsung dalam kegiatan kreatif sekaligus memahami pentingnya mengelola emosi.
Kolaborasi tersebut turut dikaitkan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 3 tentang kehidupan sehat dan sejahtera serta SDG 4 mengenai pendidikan berkualitas.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa PK UNY mencoba menunjukkan bahwa pembelajaran di sekolah dapat dikembangkan melalui pendekatan lintas disiplin. Materi akademik dapat dipadukan dengan aktivitas kreatif yang mendukung keterlibatan, kesehatan emosional, dan pengembangan kreativitas siswa.
Hasil ecoprint yang dibuat siswa menjadi bagian dari pengalaman belajar tersebut. Selain menghasilkan karya yang dapat digunakan kembali, siswa memperoleh pengalaman mengenai pemanfaatan bahan alami dan proses pembentukan warna pada kain.
Kegiatan serupa diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai alternatif pembelajaran yang lebih partisipatif. Aktivitas kreatif dapat menjadi ruang untuk menghubungkan materi pelajaran dengan kebutuhan perkembangan siswa, baik dari sisi akademik maupun emosional.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda