SLEMAN, JurnalPost.com — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mengembangkan media promosi digital melalui pembuatan video dokumenter bertajuk Profil Padukuhan Cageran. Karya tersebut dibuat untuk memperkenalkan potensi pertanian, peternakan, perikanan, pariwisata, serta kehidupan sosial masyarakat di Padukuhan Cageran, Kalurahan Tamanmartani, Kapanewon Kalasan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Program yang dilaksanakan pada Agustus hingga September 2026 ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa dalam membantu masyarakat mendokumentasikan sekaligus mempromosikan potensi wilayahnya. Video dokumenter tersebut kini telah dipublikasikan melalui Instagram sehingga dapat diakses oleh masyarakat luas.
Kegiatan ini dikoordinasikan oleh Syurahbil Muhbit sebagai pelaksana utama, bersama Roy Wira Aryono Jelipele, Istianah Latifatuz Zahra, Nisrina Aisyah, dan Fatchurrahman Heza Al Farabi. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Kiromim Baroroh, S.Pd., M.Pd.

Mengangkat Potensi Ekonomi dan Wisata Lokal
Padukuhan Cageran memiliki beragam potensi yang berkembang melalui aktivitas masyarakat. Di sektor peternakan, terdapat kelompok Anggrek Mukti, sedangkan kegiatan pertanian turut dijalankan oleh Kelompok Wanita Tani (KWT). Wilayah ini juga memiliki potensi perikanan dan sejumlah kegiatan ekonomi berbasis masyarakat.
Selain sektor pertanian dan peternakan, Cageran memiliki daya tarik wisata dan budaya, seperti wisata batik tulis yang dikelola Kelompok Batik Anggrek Sekar, Pendopo Jemparingan, serta Cageran Edupark. Meski memiliki berbagai potensi tersebut, dokumentasi visual yang memperkenalkan kekayaan wilayah Cageran masih terbatas. Kondisi inilah yang mendorong mahasiswa KKN UNY menghadirkan video profil sebagai sarana informasi, dokumentasi, sekaligus promosi digital. Melalui video tersebut, mahasiswa berupaya menampilkan gambaran Padukuhan Cageran secara menyeluruh, mulai dari kondisi geografis, kegiatan ekonomi masyarakat, hingga aktivitas sosial dan budaya yang menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari warga.
Proses Produksi Melibatkan Masyarakat
Pembuatan video dokumenter dilakukan melalui empat tahapan, yakni praproduksi, produksi, pascaproduksi, serta validasi dan publikasi. Pada tahap awal, mahasiswa melakukan observasi langsung untuk mengenali karakteristik wilayah. Mereka juga mewawancarai Kepala Dukuh, perangkat padukuhan, serta sejumlah warga guna mengumpulkan informasi mengenai sejarah, potensi, dan berbagai aktivitas masyarakat Cageran.
Setelah proses pengumpulan data, tim melanjutkan pengambilan gambar menggunakan handphone dan drone. Penggunaan drone memungkinkan mahasiswa merekam kondisi permukiman dan lingkungan Cageran, sedangkan pengambilan gambar di darat difokuskan pada aktivitas masyarakat dan berbagai potensi unggulan wilayah.Hasil dokumentasi tersebut turut ditayangkan dalam acara perpisahan KKN bersama masyarakat setempat.
Mendapat Apresiasi dari Pemerintah Padukuhan
Pelaksanaan program ini melibatkan pemerintah padukuhan sejak tahap perencanaan hingga penyelesaian video. Dukungan yang diberikan mencakup perizinan, dan penyediaan informasi
Sebelum dipublikasikan, video diserahkan kepada Kepala Dukuh Cageran, Okky Linggarjati, untuk mendapatkan masukan dan validasi. Setelah dinyatakan layak, video kemudian diunggah melalui akun Instagram KKN @martaniikarsa dan akun resmi Padukuhan Cageran @padukuhan.cageran.
Okky Linggarjati menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa UNY yang telah membantu masyarakat memperkenalkan potensi wilayah melalui media digital.
“Kehadiran video dokumenter ini diharapkan tidak hanya menjadi kenang-kenangan kegiatan KKN dengan masyarakat , tetapi juga sebagai arsip visual untuk memperkenalkan Padukuhan Cageran kepada khalayak yang lebih luas” ujar okky
Dukung Pencapaian Tiga Tujuan SDGs
Program pembuatan video dokumenter Profil Padukuhan Cageran juga memiliki keterkaitan dengan tiga tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), yakni SDG 8, SDG 11, dan SDG 17.
Melalui pengenalan berbagai potensi usaha dan kegiatan ekonomi masyarakat, program ini mendukung arah pencapaian SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Publikasi video dapat menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan eksposur usaha lokal, meskipun dampak ekonominya masih memerlukan pengukuran lebih lanjut.
Sementara itu, dokumentasi kondisi wilayah, budaya, serta kehidupan masyarakat berkaitan dengan SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, khususnya dalam upaya menjaga identitas dan mendokumentasikan potensi lokal.
Adapun kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah padukuhan, dan masyarakat mencerminkan semangat SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Ke depan, hasil dokumentasi tersebut berpeluang dikembangkan menjadi konten video tematik yang lebih spesifik, seperti pengenalan kelompok peternakan, proses pembuatan batik tulis, hingga kegiatan wisata edukasi di Cageran. Evaluasi terhadap jumlah penayangan, jangkauan audiens, dan interaksi masyarakat juga dapat dilakukan untuk mengetahui efektivitas video sebagai media promosi digital.
Melalui program ini, mahasiswa KKN UNY tidak hanya menghasilkan sebuah karya audiovisual, tetapi juga memberikan kontribusi berupa media dokumentasi yang dapat dimanfaatkan masyarakat Padukuhan Cageran secara berkelanjutan. Video Profil Padukuhan Cageran dapat disaksikan melalui akun Instagram @martaniikarsa dan @padukuhan.cageran. Pada link berikut https://www.instagram.com/reel/Ddo7oZgyV_H/?rpxt=MTl4dWt6cGdoajQ5ZA==
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda