Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Mahasiswa ITB terjerat Pinjaman Online demi Bayar Uang Kuliah

Mahasiswa ITB terjerat Pinjaman Online demi Bayar Uang Kuliah

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
18 Februari 2024, 13.11 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Pinjaman Online

Kontroversi Pinjaman Online Semakin berkembangnya teknologi, pinjaman online merupakan hal yang sering menjadi opsi masyarakat untuk membantu kekurangan finansialnya. Pinjaman online memiliki kemudahan akses, sehingga banyak masyarakat banyak menyalahgunakan kemudahan ini. Pinjaman online dapat berdampak positif dan negatif bagi masyarakat. Tetapi, lebih banyak dampak negatifnya bagi pengguna yang kurang cermat. Saat ini kasus pinjaman online semakin merajalela, banyak perguruan Tinggi yang sudah terkena kasus dari pinjaman online ini, seperti kejadian yang sedang marak akhir-akhir ini.

Institut Teknologi Bandung sekarang tengah hangat akan kasus penunggakan pembayaran Uang Kuliah Tunggal yang harus dilunaskan oleh beberapa mahasiswa ITB. Hal ini dipermasalahkan oleh ITB karena hutang tunggakan mahasiswa yang sudah memuncak. Mahasiswa yang kesulitan dalam keuangan, disarankan untuk melakukan skema pembayaran melalui Pinjaman Online. ITB menyarankan untuk menggunakan Danacita sebagai solusi untuk mempermudah mahasiswa dalam pembayaran UKT. Danacita ini dapat dimanfaatkan sebagai bantuan pendanaan kuliah di ITB. Hal ini dianggap negatif oleh mahasiswa, karena sangat tidak wajar jika Perguruan Tinggi Negeri merekomendasikan pinjaman online untuk membayar / melunasi tunggakan UKT.

IKLAN

Mahasiswa tidak setuju akan solusi yang diberikan untuk melakukan pembayaran UKT. Mahasiswa melakukan aksi penolakan dengan cara demo langsung atasan kampus. Rektor ITB mengatakan bahwa Danacita bisa dimanfaatkan oleh mahasiswa yang terkendala ekonomi untuk menggunakan platform pinjaman online tersebut. Banyak mahasiswa mengeluh akan tingginya golongan UKT. Seharusnya biaya kuliah mahasiswa dari Perguruan Tinggi Negeri tidak semahal Perguruan Tinggi Swasta.

masyarakat lintas generasi
Baca Juga

IPB University Kembangkan Persemaian Aren di Citorek Barat, Dorong Konservasi dan Ekonomi Masyarakat

Menurut saya, Pinjaman Online bisa memperberat keuangan mahasiswa. Diawal-awal diberikan kesenangan dengan adanya kemudahan untuk mendapatkan uang dengan nominal yang cukup besar dengan diberikan tenggat waktu yang cukup banyak untuk membayar tunggakan di Pinjaman Online tersebut. Tetapi, berbahaya ketika telah terlena dengan adanya pinjol. Belum lagi dengan adanya bunga yang tambah memberatkan mahasiswa untuk melunasi uang tersebut. Bukannya memperingan malah memperbanyak beban mahasiswa. Mahasiswa banyak mengatakan bahwa tujuannya masuk ke dalam Perguruan Tinggi Negeri adalah untuk memperkecil biaya pengeluaran untuk Pendidikan. Tetapi, pada masa sekarang malah terjadi kebalikannya. UKT dinaikkan dan penyicilan tunggakan dipersulit, sehingga terjadilah pinjaman online itu.

IKLAN

Pinjaman online tidak hanya merugikan mahasiswa secara finansial saja, tetapi juga akan mengalami gangguan terhadap fokus akademis. Diakibatkan hutang yang tesebar dimana-mana, mahasiswa akan terganggu kuliahnya akbiat ingin mencari cara untuk melunasi hutangnya dari pinjaman online tersebut.

Solusi Permasalahan Dengan adanya kasus pinjaman online ini, dibutuhkan solusi yang dapat meringankan penggunanya. Kampus tidak dapat menyarankan mahasiswa untuk meminjam pada platform pinjaman online, karena itu akan merumitkan dan menambah bebannya. Solusi yang dapat diberikan ITB kepada mahasiswa adalah dengan memperpanjang waktu pembayaran pencicilan UKT. Dengan adanya perpanjangan tersebut mahasiswa bisa memperkirakan, berapa lama lagi waktu ia menyicil tunggakan UKT tersebut. Bagi mahasiswa yang telah melewati tenggat, maka harus menerima konsekuensi yang diberikan oleh perguruan tinggi setempat.

Dengan adanya penurunan penggolongan UKT, mahasiwa dapat terbantu dalam hal finansial. Bertambahnya beasiswa yang diberikan juga bisa meringankan beban pembayaran UKT. Beasiswa seperti KIP-K harap diberikan kepada orang yang benar-benar membutuhkan. Banyak mahasiswa yang menyalahgunakan beasiswa ini untuk mendapatkan tambahan uang jajannya. Diharapkan untuk perguruan tinggi lebih teliti dalam menyeleksi orang yang berhak mendapatkan beasiswa tersebut.

IPB University Edukasi Ibu Balita
Baca Juga

Menenun Harapan Bebas Stunting dari Saung AEWO Mulyaharja, IPB University Edukasi Ibu Balita tentang Gizi dan PHBS

Untuk selanjutnya, dapat diberikan wawasan mengenai solusi akan masalah keuangan. Mahasiswa dapat lebih aware terhadap pembayaran UKT agar tidak terjadi lagi penunggakan. Mahasiswa dapat diberi edukasi terkait beasiswa yang sedang dibuka. Untuk segera mendaftarkan beasiswa tersebut dan mendapatkan benefitnya, selain itu Perguruan Tinggi Negeri dapat memberikan tutorial untuk mahasiswa yang tidak mengerti akan cara pelamaran beasiswa tersebut.

Oleh: Kania Chairunnisa Dwi Artha, Mahasiswi Komunikasi Digital dan Media Sekolah Vokasi IPB University

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/mahasiswa-itb-terjerat-pinjaman-online-demi-bayar-uang-kuliah/65096/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 18.55 WITA

  • #IPB University
  • #Pinjaman Online

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Warung Padang di Bojonegoro Kini Terima QRIS BRI, Pembeli Lebih Praktis

Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

Putusan MA 19 P/HUM/2026, Sekjen MDP-WATCH Desak Menkes Evaluasi dan Rombak Keanggotaan MDP

Guru yang Terus Mengajar, Siapa yang Menjaga Semangatnya? Menelaah Motivasi Kerja di Institusi Pendidikan

Pilihan Editor

  1. 1 Perpres Ojol: Benarkah Pengemudi Sudah Mendapat Perlindungan yang Adil?
  2. 2

    Main Ponsel Saat Lampu Merah, Apakah Termasuk Pelanggaran Lalu Lintas? Ini Tinjauan Hukumnya

  3. 3

    Pentingnya Menjaga Keamanan Data Pribadi di Era Digital, Kenali Risiko dan Cara Melindunginya

  4. 4

    Warung Padang di Bojonegoro Kini Terima QRIS BRI, Pembeli Lebih Praktis

  5. 5

    Mengenal Potensi Desa Menang dalam Mendukung Program Kabupaten/Kota Sehat di Jawa Timur

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.