Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Kolom Opini
  3. Lindungi Hak Milik Bersama, Lawan Kapital di Raja Ampat

Lindungi Hak Milik Bersama, Lawan Kapital di Raja Ampat

Foto profil Fatimah
Editor: Fatimah
27 Juli 2025, 22.41 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Lindungi Hak Milik Bersama, Lawan Kapital di Raja Ampat

Oleh: Sanistya Cipta Pratama

IKLAN

JurnalPost.com - Aktivis lingkungan dari organisasi sosial Commune de Liberté (Pustaka Bestari) bersama perwakilan masyarakat menggelar aksi demonstrasi damai di Terminal Bandungan, Jawa Tengah, sebagai bentuk penolakan terhadap rencana dan aktivitas pertambangan di kawasan Raja Ampat, Papua Barat Daya. Aksi ini menjadi simbol solidaritas ekologis dan bentuk kepedulian lintas daerah terhadap ancaman kerusakan lingkungan yang semakin nyata.

Raja Ampat
Baca Juga

Ekonomi Raja Ampat Harus Tumbuh Tanpa Menghancurkan Alam

Dalam aksi ini, massa membawa spanduk bertuliskan “Tolak Tambang Lindungi Lingkungan!”, “No Extractivism No Capitalism!”, serta “Mari Jaga Lingkungan Agar Lestari!”. Aksi yang berlangsung damai ini juga diisi dengan pembacaan puisi, musik akustik bertema lingkungan, serta orasi dari aktivis dan masyarakat setempat.

Aksi ini dilatarbelakangi oleh kekhawatiran masyarakat terhadap dampak kerusakan lingkungan yang ditimbulkan oleh aktivitas pertambangan nikel di kawasan Raja Ampat. Sebagai salah satu kawasan konservasi laut terpenting di dunia dan bagian dari geopark global UNESCO, Raja Ampat memiliki keragaman hayati laut yang luar biasa dan menjadi tulang punggung bagi ekonomi lokal berbasis pariwisata dan budaya.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, aktivitas pertambangan mulai masuk ke pulau-pulau kecil di kawasan tersebut, seperti Pulau Gag dan sekitarnya. Kehadiran perusahaan tambang nikel memicu protes keras dari masyarakat setempat yang khawatir terhadap hilangnya hutan tropis, sedimentasi laut, pencemaran lingkungan, hingga rusaknya ekosistem terumbu karang.

Raja Ampat
Baca Juga

Setelah Izin Dicabut, Akankah Raja Ampat Benar-Benar Terselamatkan?

Aksi yang digelar secara tertib dan damai ini juga diwarnai dengan pembacaan puisi dan pertunjukan teatrikal yang menggambarkan kehancuran alam akibat tambang. Peserta aksi membagikan selebaran informasi kepada pengguna jalan dan wisatawan yang sedang berada di kawasan Bandungan. Dalam selebaran tersebut, disampaikan data dan kajian dampak lingkungan dari pertambangan yang telah terjadi di berbagai daerah di Indonesia.

IKLAN

“Jika tambang terus beroperasi, maka warisan alam Raja Ampat yang selama ini dijaga oleh masyarakat adat akan lenyap. Tidak hanya rusak alamnya, tapi juga terancam keberlangsungan budaya dan ruang hidup kami,” ungkap Moria dalam aksi di Bandungan.

“Kami hadir di sini bukan karena kami tinggal di Papua, tetapi karena kami hidup di bumi yang sama. Kerusakan di Raja Ampat adalah kerusakan bagi kita semua. Maka suara kami menembus batas geografis,” ujar Suko, koordinator Commune de Liberté.

Dalam orasinya, Suko menegaskan bahwa pembangunan tidak boleh mengorbankan lingkungan dan hak masyarakat adat. Ia juga menyerukan kepada pemerintah pusat dan daerah untuk segera mencabut izin-izin pertambangan yang beroperasi di wilayah sensitif ekologis.

Keindahan dan Panorama Taman Laut di Indonesia
Baca Juga

Keindahan dan Panorama Taman Laut di Indonesia

Sebagai bagian dari aksi, peserta juga membacakan dan menyerahkan petisi penolakan tambang di Raja Ampat kepada perwakilan masyarakat sipil dan jurnalis yang hadir. Petisi tersebut berisi lima tuntutan utama: pencabutan izin tambang, perlindungan kawasan konservasi, pelibatan masyarakat adat dalam pengambilan keputusan, moratorium tambang di wilayah pesisir, dan pengembangan ekonomi alternatif yang berkelanjutan.

Aksi penolakan tambang di Bandungan menjadi simbol bahwa isu lingkungan adalah isu bersama. Ketika kawasan seindah dan sepenting Raja Ampat terancam oleh tambang, maka suara penolakan tidak hanya harus datang dari Papua, tetapi juga dari setiap sudut Indonesia.

“Menolak tambang bukan berarti menolak pembangunan. Kami ingin pembangunan yang adil, yang tidak merusak bumi, dan tidak menghapus jejak leluhur kami,” pungkas Moria, dengan mata berkaca-kaca.

Dengan semangat damai dan solidaritas, aksi ini ditutup dengan doa bersama dan nyanyian “Tanah Papua” yang menggema di tengah udara sejuk Bandungan, mengingatkan semua bahwa perjuangan menjaga lingkungan adalah perjuangan menjaga kehidupan.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/lindungi-hak-milik-bersama-lawan-kapital-di-raja-ampat/84034/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 22.11 WITA

  • #Raja Ampat

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan

Jangan Terus Menyalahkan Guru atas Rusaknya Karakter Anak, Ada Paradoks Mutu Pendidikan yang Sering Diabaikan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

DP3AKB Sidoarjo Gelar FGD Evaluasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029, Perkuat Koordinasi Antar-OPD

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

Pilihan Editor

  1. 1 Pentingnya Menjaga Keamanan Data Pribadi di Era Digital, Kenali Risiko dan Cara Melindunginya
  2. 2

    Dari Daun Kelor Menjadi Snackbar Bergizi, FK UPN “Veteran” Jakarta Ajak Masyarakat Kelurahan Pangkalan Jati Baru Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

  3. 3

    Dukung SDG 4 dan SDG 12, Laboratorium FTS UPN Veteran Jawa Timur Kini Terapkan SOP Pengelolaan Limbah B3

  4. 4

    Peran Pesantren dalam Melestarikan Lingkungan melalui Pembiasaan Memilah Sampah

  5. 5

    Aset Publik Bukan Milik Pribadi: Memahami Aturan Hukum Pengelolaan Barang Milik Negara dan Daerah

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.