Pangkep, JurnalPost.com – Seorang lansia di Kabupaten Pangkep diduga menjadi korban perampokan di rumahnya. Korban diketahui bernama Hajjah Dia, berusia sekitar 80 tahun, warga Padang Lampe yang tinggal di wilayah Alesipitto.
Kepala Desa Padang Lampe, Andi Parenrengi, saat diwawancarai melalui sambungan telepon WhatsApp, mengatakan peristiwa tersebut diperkirakan terjadi pada malam hari, sekitar pukul 22.00 WITA ke atas.
“Kejadiannya tadi malam, jam 10 ke atas,” kata Andi Pangeran Reng, Minggu (5/7/2026).
Menurutnya, korban tinggal sendiri di rumah panggung miliknya. Saat kejadian, warga sekitar disebut banyak yang menghadiri acara pengantin tidak jauh dari rumah korban. Kondisi itu diduga dimanfaatkan oleh pelaku untuk masuk ke rumah korban.
“Kebetulan ada acara pengantin tidak jauh dari rumahnya, ada musiknya. Tetangganya banyak ke sana semua. Korban ini orang tua dan tinggal sendiri,” ujarnya.
Andi menjelaskan, dugaan sementara pelaku menyasar korban karena mengetahui korban kerap memakai perhiasan emas. Meski demikian, berdasarkan informasi sementara, barang berharga milik korban disebut belum ada yang hilang.
“Alhamdulillah untuk sementara belum ada yang hilang. Emasnya sudah diamankan,” jelasnya.
Peristiwa tersebut baru diketahui pada pagi hari setelah salat Subuh. Saat itu, tetangga korban yang biasa memanggil korban pada pagi hari mendapati kondisi korban sudah terluka.
“Diketahuinya habis salat Subuh oleh tetangganya. Biasanya kalau pagi tetangganya panggil orang tua itu,” ungkapnya.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di bagian kepala dan wajah. Selain itu, terdapat memar di bagian tubuh, termasuk pundak. Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Pangkajene untuk mendapatkan perawatan medis.
“Lukanya paling parah di bagian kepala dan muka. Di tubuhnya ada memar, hitam di pundaknya,” kata Andi.
Ia juga menyebut, berdasarkan keterangan awal korban, pelaku diduga menggunakan benda tajam. Namun, hal tersebut masih belum dapat dipastikan.
“Menurut korban, ada benda tajam seperti parang. Dekat matanya ada luka, seperti kena parang,” ujarnya.
Hingga saat ini, pelaku masih belum diketahui secara pasti. Pihak terkait masih berupaya mencari informasi mengenai identitas pelaku.
“Belum ada kepastian siapa orangnya. Sementara masih dicari,” tutupnya.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda