JurnalPost.com – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menggelar kegiatan pendampingan bagi guru dalam mengembangkan instrumen pembelajaran berdiferensiasi berbasis media pop-up digital. Kegiatan tersebut berlangsung di SMP Negeri 20 Jakarta pada Rabu, 20 Mei 2026.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dipimpin oleh Dr. Nurzengky Ibrahim, M.M. bersama tim dosen yang terdiri atas Prof. Dr. Desy Safitri, M.Si. dan Dr. Sujarwo, M.Pd. Tim UNJ juga melibatkan lima mahasiswa dari Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum.
Para guru SMP Negeri 20 Jakarta turut hadir sebagai peserta sekaligus mitra dalam kegiatan pendampingan tersebut. Melalui kegiatan ini, guru dibekali pengetahuan dan keterampilan dalam membuat serta memanfaatkan media pop-up digital untuk mendukung pembelajaran yang lebih adaptif dan sesuai dengan kebutuhan setiap siswa.
Media pop-up digital memiliki peran penting sebagai sarana penyampaian umpan balik formatif dalam proses pembelajaran. Penggunaan media tersebut dapat membantu siswa mengetahui kesalahan maupun keberhasilan belajar secara langsung, sehingga mereka memiliki kesempatan untuk memperbaiki strategi belajarnya secara mandiri.
Bagi guru, pop-up digital dapat digunakan untuk memfasilitasi pembelajaran yang lebih responsif terhadap kemampuan dan karakteristik siswa. Umpan balik yang disampaikan dapat disesuaikan dengan tingkat pemahaman, kebutuhan, serta respons masing-masing peserta didik.
Selain menjadi sarana penyampaian informasi, pop-up digital juga dapat berfungsi sebagai penguat atau reinforcement dalam pembelajaran. Media tersebut diharapkan mampu meningkatkan rasa percaya diri siswa, memperkuat pemahaman konseptual, serta mengembangkan keterampilan metakognitif dan kemampuan mengatur proses belajar secara mandiri atau self-regulated learning.
Dengan demikian, pemanfaatan media pop-up digital tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap pembelajaran, tetapi juga menjadi instrumen pedagogis yang dapat meningkatkan kualitas interaksi antara guru dan siswa, efektivitas pemberian umpan balik, serta capaian pembelajaran secara keseluruhan.
Kegiatan pendampingan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi yang dilakukan oleh dosen UNJ dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Program tersebut bertujuan memberikan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan praktis kepada para guru mengenai proses pembuatan media pop-up digital.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui sejumlah metode, antara lain penyampaian materi, sesi tanya jawab, diskusi interaktif, demonstrasi, simulasi pembuatan media, serta pengisian kuesioner evaluasi.
Melalui pendampingan ini, para guru diharapkan mampu mengembangkan media pembelajaran yang lebih inovatif, menarik, dan relevan dengan penerapan pembelajaran berdiferensiasi. Penguasaan teknologi pembelajaran juga diharapkan dapat membantu guru menciptakan pengalaman belajar yang lebih efektif dan berpusat pada kebutuhan siswa.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda