YOGYAKARTA, JurnalPost.com - 16 Juni 2025, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Assessment Center (PLN UPAC), yang merupakan bagian dari PLN Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat), menjalin kolaborasi strategis dengan Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam bidang pengembangan asesmen berbasis neuroscience. Kolaborasi ini menjadi langkah awal integratif antara dunia industri dan akademisi dalam mengembangkan metode pengukuran kompetensi yang lebih akurat, ilmiah, dan sesuai dengan perkembangan teknologi terbaru.
Kolaborasi ini mencakup kegiatan riset bersama dalam bidang neuropsikologi, dimulai dengan eksplorasi dan pengembangan tools asesmen yang didasari oleh prinsip-prinsip neuroscience, termasuk pendekatan pemetaan kognitif berbasis fungsi otak. Tujuannya adalah untuk menghasilkan instrumen pengukuran perilaku dan potensi individu yang lebih komprehensif dan objektif, serta dapat diaplikasikan secara praktis dalam lingkungan kerja.
Senior Manager PLN UPAC, Tri Hutomo Pamungkas, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk komitmen PLN untuk terus berinovasi dalam mengembangkan sistem asesmen kompetensi berbasis keilmuan dan teknologi terkini. Selain itu, beliau juga menyampaikan bahwa dunia kerja masa depan membutuhkan pendekatan baru dalam pengukuran potensi. Dengan menjalin kemitraan bersama UGM, kami diharapkan dapat memperkaya praktik asesmen yang digunakan di lingkungan PLN dengan validitas ilmiah yang kuat.
Dekan Fakultas Psikologi UGM, Rahmat Hidayat, S.Psi., M.Sc., Ph.D. menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan bahwa dunia akademik memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan kontribusi nyata terhadap perkembangan industri. Beliau menyatakan bahwa kolaborasi antara PLN UPAC dengan UGM dapat membuka ruang integrasi antara riset dan praktik, serta menjadi platform penting dalam mengembangkan asesmen yang tidak hanya efektif secara psikometris, tetapi juga relevan secara fungsional di dunia kerja.
Selain pengembangan alat asesmen, diskusi juga diperluas pada isu keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dari perspektif psikologi. Dalam sesi ini, PLN UPAC berdiskusi bersama Dr. Sumaryono, M.Si., Psikolog. mengenai pentingnya pendekatan neuropsikologis dalam mendukung keselamatan kerja. Topik yang dibahas meliputi pemetaan risiko psikologis di tempat kerja, strategi pencegahan kelelahan mental, serta peran desain asesmen perilaku dalam mengidentifikasi potensi bahaya kerja sejak dini.

Melalui kolaborasi ini, kedua institusi menegaskan perhatian yang tinggi terhadap pentingnya integrasi ilmu pengetahuan, praktik organisasi, dan kemajuan teknologi dalam menjawab tantangan di masa depan. PLN UPAC dan Fakultas Psikologi UGM sepakat untuk menjadikan kerja sama ini sebagai inisiatif berkelanjutan dalam memperkaya literasi asesmen, memperluas cakupan penelitian terapan, serta menciptakan manfaat jangka panjang baik bagi dunia pendidikan maupun sektor industri.
General Manager PT PLN (Persero) Pusdiklat, Y. Endah Cahyaningrum, menyambut baik kolaborasi ini dan menyampaikan bahwa sinergi antara dunia industri dan akademisi menjadi fondasi penting dalam membangun sistem pengelolaan SDM masa depan yang adaptif, ilmiah, dan berkelanjutan. “Kami percaya, integrasi antara neuroscience dan psikologi terapan dalam pengembangan asesmen akan menjadi terobosan penting dalam menghadirkan metode evaluasi SDM yang lebih presisi dan humanis. Ini adalah langkah PLN untuk terus membangun ekosistem pengembangan kompetensi yang berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi,” ujar Endah.
Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa kolaborasi ini selaras dengan transformasi PLN yang menempatkan pemberdayaan manusia sebagai inti kemajuan organisasi. “Dengan kolaborasi seperti ini, PLN tidak hanya menyiapkan SDM unggul untuk internal organisasi, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas praktik manajemen SDM di Indonesia secara umum,” tutupnya.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda