JURNALPOST - Masih dalam masa yang sulit, mahasiswa KKN Reguler DR 75 UIN Walisongo melakukan pendampingan belajar terhadap anak-anak warga disekitar rumah, mulai dari jenjang TK (Taman Kanak- kanan) hingga SD (Sekolah Dasar).
Pendampingan belajar saat ini menjadi hal yang sangat dibutuhkan dalam proses belajar- mengajar anak-anak sekolah, kegiatan belajar- mengajar saat ini hampir semua jenjang pendidikan dilaksankan dari rumah atau bersistem daring.
Melihat permasalahan tersebut mahasiswa KKN dari rumah UIN Walisongo Semarang mengadakan kegiatan pendampingan belajar bersama yang dilakukan di dusun Nanggalan desa Babadan, Kec. Paron, Kab. Ngawi bertempat di kediaman mahasiswa KKN setiap hari Jum’at dan Sabtu pukul 19.00 – selesai, Jum’at (13/11).
Mahasiswa KKN Reguler DR-75 UIN Walisongo Semarang Riska Lailatul mengatakan, kegiatan pendampingan belajar- mengajar ini merupakan salah satu program kerja kuliah nyata individu di bidang pendidikan.
“Kegiatan pendampingan belajar- mengajar dilakukan agar anak-anak dapat memahami materi pelajaran dengan baik, selain itu pendampingan belajar ini sangat dibutuhkan anak sekolah karena akan memudahkan anak dalam memahami mata pelajaran”, katanya.
Sumiyati (35), menilai bahwa kegiatan belajar secara online/ daring ini membuat anak-anak kurang maksimal dalam memahami materi pelajaran yang diberikan oleh Guru dan membuat para orang tua kewalahan dalam mengurus rumah. Oleh karena itu ia merasa perlu memberikan bimbingan belajar terhadap anaknya supaya dapat membantu anak dalam memahami materi pelajaran.
“Jujur saya ikut senang, dengan adanya bimbingan belajar yang dilakukan mahasiswa kkn ini membuat anak saya jadi lebih paham pelajaran sekolah dibanding orangtua nya sendiri yang memberikan bimbingan”, ungkapnya.
Dengan adanya bimbingan belajar ini diharapkan anak- anak tetap mempunyai semangat dalam menuntut ilmu dan dapat memahami materi pelajaran.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda