Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

  2. Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

  3. Dari Daun Kelor Menjadi Snackbar Bergizi, FK UPN “Veteran” Jakarta Ajak Masyarakat Kelurahan Pangkalan Jati Baru Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

  4. Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

  5. Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Irfani Zhang: Ketika Seni Menjadi Jalan untuk Berkarya dan Menginspirasi

Irfani Zhang: Ketika Seni Menjadi Jalan untuk Berkarya dan Menginspirasi

Foto profil Annisa
Editor: Annisa
13 September 2026, 17.51 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
6 menit baca
Irfani Zhang
Irfani Zhang dalam salah satu kegiatan, tampak memegang seekor ikan buntal. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

JurnalPost.com — Perkembangan dunia kreatif membuka semakin banyak ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan dan menghasilkan karya. Tidak sedikit anak muda yang memilih untuk tidak sekadar menjadi penonton, tetapi ikut mengambil peran dalam berbagai proses kreatif.

Salah satunya adalah Irfani Zhang, sosok muda yang menekuni seni peran sekaligus terlibat dalam beragam kegiatan kreatif, mulai dari teater, film, kepenulisan, penyutradaraan, hingga menjadi pembawa acara.

IKLAN

Perjalanannya menunjukkan bahwa usia muda bukan alasan untuk menunggu kesempatan datang. Dunia kreatif justru dapat menjadi ruang untuk belajar, mencoba hal baru, membangun pengalaman, dan menemukan kemampuan diri.

98 Tahun Sumpah Pemuda dan Potret Bela Negara Para Pemuda
Baca Juga

98 Tahun Sumpah Pemuda dan Potret Bela Negara Para Pemuda

Dari Panggung Teater hingga Layar Film

Irfani dikenal memiliki ketertarikan pada dunia teater, khususnya dalam memainkan karakter-karakter komedi dalam berbagai pertunjukan. Data yang tercatat di TMDB (The Movie Database) juga mengidentifikasinya sebagai aktor Indonesia dengan keterkaitan pada dunia drama dan teater.

Ketertarikannya terhadap seni peran kemudian membawanya masuk ke dunia film. Namanya tercatat terlibat dalam sejumlah produksi, antara lain Orang Gila Juga Manusia pada 2022, Priok Nasi pada 2024, serta Dibalik Luka Lama pada 2025.

Bagi seorang seniman muda, keterlibatan dalam berbagai produksi bukan sekadar menambah daftar karya. Setiap proses produksi memberikan kesempatan untuk memahami karakter, beradaptasi dengan tim, menghadapi tantangan, serta terus mengasah kemampuan.

Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kematangan seorang pelaku seni.

LOOPY
Baca Juga

LOOPY: Kampanye Kesehatan Mental Ajak Masyarakat Putus Siklus Tekanan Digital

“Setiap karya menjadi ruang untuk belajar, memahami karakter, bekerja bersama orang lain, serta terus mengembangkan kemampuan.”

Tidak Membatasi Diri sebagai Aktor

Perjalanan Irfani tidak berhenti pada dunia akting. Ia juga mencoba mengambil peran di balik layar melalui kegiatan menulis dan menyutradarai karya audiovisual.

Dalam film pendek Retakan Kaca Dirumahku, Irfani tercatat sebagai sutradara. Film tersebut diproduksi oleh Rentake Basekam pada 2024.

Pengalaman menjadi sutradara memberikan perspektif berbeda dibandingkan ketika seseorang hanya berada di depan kamera. Seorang sutradara harus memahami cerita secara menyeluruh, mengarahkan pemain, menentukan pendekatan visual, serta bekerja sama dengan berbagai bagian dalam tim produksi.

Bridging Tradition and Tomorrow
Baca Juga

Ketika Tradisi Dianggap Kuno dan Alot: Siapa yang Sebenarnya Harus Berubah?

Keterlibatan di berbagai posisi tersebut memperlihatkan bahwa seni tidak hanya berkaitan dengan kemampuan tampil. Sebuah karya lahir melalui proses panjang yang membutuhkan gagasan, kerja sama, keberanian mengambil keputusan, hingga rasa tanggung jawab.

“Dunia seni bukan hanya tentang tampil di depan kamera atau berada di atas panggung. Di balik sebuah karya terdapat proses, kerja sama, ide, dan tanggung jawab.”

Seni sebagai Ruang Ekspresi Anak Muda

Kiprah Irfani juga berkembang dalam bidang penyiaran dan komunikasi. Ia pernah terlibat sebagai pembawa acara dalam sejumlah kegiatan, termasuk talk show.

Selain itu, Irfani juga memiliki podcast berjudul Pengen Curhat yang hadir di Spotify serta terlibat dalam podcast Duduk Besembang di TVRI Kepulauan Riau.

Ketika Seni

Pengalaman tersebut menunjukkan eratnya hubungan antara seni dan kemampuan berkomunikasi. Seorang pelaku kreatif tidak hanya membutuhkan kemampuan tampil, tetapi juga keterampilan menyampaikan gagasan, membangun percakapan, dan berinteraksi dengan audiens.

Bagi generasi muda, keberanian mencoba berbagai ruang kreatif dapat menjadi salah satu cara untuk menemukan potensi yang sebelumnya belum disadari.

Berkarya dari Lingkungan Sendiri

Salah satu bagian menarik dari perjalanan Irfani adalah keterlibatannya dalam pengembangan karya seni di lingkungan pendidikan.

IKLAN

Dalam pemberitaan mengenai film pendek Nurlela, Irfani disebut terlibat sebagai aktor sekaligus penulis naskah. Ia juga menyampaikan pandangan mengenai potensi film mahasiswa sebagai ruang ekspresi kreatif sekaligus media untuk memperkenalkan lingkungan kampus kepada masyarakat.

“Film mahasiswa dapat menjadi ruang ekspresi kreatif sekaligus sarana memperkenalkan kampus kepada masyarakat,” pandang Irfani.

Pandangan tersebut memperlihatkan bahwa karya seni tidak harus selalu dimulai dari industri berskala besar.

Kampus, komunitas, organisasi, hingga lingkungan pertemanan dapat menjadi tempat lahirnya berbagai gagasan kreatif. Ruang sederhana dapat berkembang menjadi tempat belajar apabila dimanfaatkan secara konsisten.

Karena itu, generasi muda tidak harus menunggu datangnya panggung besar untuk memulai.

Memanfaatkan ruang dan kesempatan yang tersedia dapat menjadi langkah awal untuk membangun pengalaman sebelum melangkah menuju kesempatan yang lebih luas.

“Jangan menunggu memiliki panggung yang besar untuk mulai berkarya. Gunakan ruang yang tersedia dan kembangkan kemampuan sedikit demi sedikit.”

Inspirasi untuk Terus Mencoba

Perjalanan Irfani Zhang memperlihatkan pentingnya keberanian mencoba berbagai hal di dunia kreatif.

Industri seni penuh dengan ketidakpastian. Tidak setiap karya langsung mendapatkan perhatian. Tidak pula setiap kesempatan selalu menghasilkan pencapaian besar.

Namun, setiap proses dapat memberikan pengalaman baru.

Dengan mencoba berbagai peran, mulai dari berakting, menulis, menyutradarai, menjadi pembawa acara hingga membuat konten kreatif, seseorang memiliki kesempatan untuk terus memperluas kemampuan dan memahami bidang yang paling sesuai dengan dirinya.

Dalam perjalanan berkarya, konsistensi menjadi salah satu unsur penting. Bukan hanya mengenai seberapa cepat seseorang dikenal, tetapi juga bagaimana ia terus belajar, memperbaiki diri, dan menghasilkan karya.

“Yang paling penting bukan seberapa cepat seseorang dikenal, melainkan seberapa konsisten ia belajar dan menghasilkan karya.”

Menjadikan Karya sebagai Jejak Perjalanan

Pada akhirnya, perjalanan seorang seniman tidak hanya dapat diukur melalui popularitas.

Karya yang dihasilkan menjadi jejak yang merekam proses belajar, pengalaman, kegagalan, keberanian, dan perkembangan seseorang dari waktu ke waktu.

Irfani Zhang menjadi salah satu contoh anak muda yang memanfaatkan dunia seni sebagai ruang untuk berekspresi sekaligus mengembangkan kemampuan. Mulai dari panggung teater, produksi film, penulisan, penyutradaraan hingga dunia komunikasi, setiap bidang memberikan pengalaman berbeda dalam perjalanan kreatifnya.

Perjalanan tersebut juga membawa sebuah pesan sederhana bagi generasi muda: mimpi membutuhkan keberanian untuk dimulai.

“Tidak perlu menunggu menjadi hebat untuk mulai berkarya. Mulailah dari apa yang bisa dilakukan hari ini, terus belajar, dan biarkan karya menjadi bagian dari perjalanan menuju masa depan.”

Sebab pada akhirnya, karya bukan hanya tentang hasil yang dilihat orang lain, tetapi juga tentang proses yang membentuk seseorang menuju masa depannya.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/irfani-zhang-ketika-seni-menjadi-jalan-untuk-berkarya-dan-menginspirasi/97672/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 19.16 WITA

  • #Dunia Kreatif
  • #Film Pendek
  • #Irfani Zhang
  • #Seni
  • #Seni Peran
  • #Sutradara
  • #Teater
  • #generasi muda

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus

Makan Bergizi Gratis: Jangan Sampai Niat Menyehatkan Anak Justru Membahayakan Mereka

PMK 37 Tahun 2025 Bukan Pajak Baru, Ini yang Perlu Dipahami Pedagang Online

Teknologi Sudah Tersedia, UPN Veteran Jatim Dorong Penguatan Literasi dan Keterbukaan Informasi Publik di Bondowoso

Pilihan Editor

  1. 1 DP3AKB Sidoarjo Gelar FGD Evaluasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029, Perkuat Koordinasi Antar-OPD
  2. 2

    Biaya yang Tak Masuk Inflasi

  3. 3

    Jangan Terus Menyalahkan Guru atas Rusaknya Karakter Anak, Ada Paradoks Mutu Pendidikan yang Sering Diabaikan

  4. 4

    Rp144,82 Miliar Raib dalam Hitungan Jam: Ada Apa di Balik Pembobolan Bank Jambi?

  5. 5

    Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.