Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Inovasi POC dari Limbah Rumah Tangga: Mahasiswa UTM Giatkan Praktik Pertanian Berkelanjutan

Inovasi POC dari Limbah Rumah Tangga: Mahasiswa UTM Giatkan Praktik Pertanian Berkelanjutan

Foto profil Annisa
Editor: Annisa
27 November 2025, 08.24 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
Inovasi POC

JurnalPost.com Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan - Mahasiswa Psikologi Universitas Trunojoyo Madura menggencarkan upaya pengurangan sampah organik dan peningkatan produktivitas tanaman hortikultura melalui program Intervensi Komunitas. Mahasiswa bersama warga mengolah limbah rumah tangga menjadi pupuk organik cair (POC) dan mengaplikasikannya untuk pertama kalinya di greenhouse wilayah setempat. Kegiatan pengaplikasian pupuk organik cair (POC) berlangsung pada Sabtu, 22 November 2025 sebagai bagian dari mata kuliah Intervensi Komunitas yang berfokus pada pemberdayaan dan edukasi lingkungan.

Dalam pelaksanaan teknis di lapangan mahasiswa psikologi bekerja sama dengan perangkat desa, ibu PKK, serta narasumber dari mahasiswa Program Studi Agroekoteknologi untuk mendemonstrasikan pengaplikasian pupuk organik cair (POC) pada tanaman cabai dan tomat. Demonstrasi meliputi penjelasan cara pengaplikasian pupuk, penyaringan pupuk dari residu fermentasi, pencampuran dengan air bersih sesuai takaran, dan penyiraman pupuk yang dilakukan oleh mahasiswa secara bergantian. Kegiatan berlangsung antusias, ibu PKK terlihat aktif bertanya dan turut serta dalam proses penyaringan pupuk. Suasana greenhouse pun ramai oleh demonstrasi dan praktik langsung yang dipandu oleh mahasiswa dan narasumber.

IKLAN

Setelah demonstrasi dan praktik bersama selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi penyerahan pupuk yang berhasil difermentasi, tanaman tomat sebagai kenang-kenangan untuk desa, serta bahan utama pembuatan pupuk organik cair (POC) untuk mendukung desa dalam pengolahan pupuk secara mandiri. Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada kepala desa, kemudian dilanjutkan dengan serah terima tanggung jawab kepada perwakilan ibu PKK. Dalam kesempatan tersebut, kepala desa menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa khususnya dalam mendorong masyarakat untuk menerapkan praktik pertanian yang lebih berkelanjutan.

Psikologi UTM Edukasi
Baca Juga

Mahasiswa Psikologi UTM Edukasi Siswa SLB Samudra Lavender soal Self Love dan Hidup Sehat

IKLAN

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari agenda sebelumnya, yaitu “Pelatihan Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga sebagai Pupuk Organik Cair dalam Upaya Mendukung Budidaya Tanaman Hortikultura pada Kelompok Ibu PKK” yang dilaksanakan pada Selasa, 11 November 2025 di Balai Desa Lama. Dalam pelatihan tersebut, peserta diajarkan cara memilah limbah yang tepat untuk pupuk organik cair (POC), yaitu menggunakan limbah kotor seperti kulit telur, sisa sayur, tulang, atau ampas makanan yang sudah rusak, bukan limbah bersih yang lebih cocok untuk eco enzyme. Narasumber menjelaskan bahwa pupuk organik cair (POC) penting bagi desa karena ekonomis, ramah lingkungan, dan dapat meningkatkan produktivitas tanaman tanpa harus membeli pupuk kimia yang justru dapat mencemari tanah.

Pelatihan tersebut berfokus pada peningkatan keterampilan warga dalam mengolah limbah rumah tangga. Materi pelatihan mencakup langkah-langkah praktis pembuatan pupuk organik cair (POC): menyiapkan wadah dengan tutup rapat seperti galon bekas, memotong limbah, kemudian mencampurkannya dengan larutan gula merah, air, cairan EM-4, dan garam lalu memfermentasi selama 2-4 minggu hingga cairan berubah gelap dan siap digunakan. Peserta juga dibekali pengetahuan tentang proses fermentasi yang memerlukan kesabaran, membuka tutup wadah setiap hari di minggu pertama untuk mengeluarkan gas, dan mengurangi frekuensinya saat memasuki minggu ketiga. Setelah matang, pupuk organik cair (POC) disaring, diencerkan dengan air (1:10 untuk penyiraman atau 1:15 untuk semprotan), dan dalam 2-3 minggu tanaman akan terlihat lebih hijau dan sehat. Harapannya sampah organik yang dihasilkan warga dapat dimanfaatkan secara optimal dan mendorong penerapan pengelolaan lingkungan yang lebih ramah.

Adapun mahasiswa yang terlibat dan berkontribusi dalam rangkaian kegiatan ini meliputi: Andre Syaiful Rahman sebagai ketua pelaksana, Adrian Maulana, Rahma Farida Sovirilla, Mauliddinda Aprilia PW, Rodiyeh Wulandari, dan Vanny Rosadalina Rachman. Seluruh mahasiswa terlibat dalam proses perencanaan, pelatihan, pendampingan masyarakat, hingga pelaksanaan pengaplikasian pupuk organik cair (POC) di lapangan. Kegiatan ini turut didampingi oleh Muhammad Rayhan Putra Guztandy yang sekaligus berperan sebagai narasumber, beliau merupakan mahasiswa Program Studi Agroekoteknologi yang berpengalaman terkait pengolahan limbah di Turun Tangan Surabaya, Green Generation Surabaya, dan penelitian OPSI 2024.

Dengan adanya pelatihan dan praktik pengaplikasian pupuk organik cair (POC) ini, tim mahasiswa berharap masyarakat dapat semakin mandiri dalam mengelola pertanian di lingkungannya. “Kami ingin program ini berkelanjutan. Ibu-ibu PKK sudah kami bekali bahan- bahan utama pembuatan POC lengkap seperti gula merah, garam, cairan EM-4 dan panduan tertulis agar mereka bisa terus memproduksi secara mandiri,” ujar Andre Syaiful Rahman, ketua pelaksana. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi langkah awal yang memperkuat kerja sama antara UTM dan pemerintah desa dalam pengembangan program berbasis lingkungan. Melalui upaya bersama ini, masyarakat diharapkan mampu terus mengembangkan praktik agrikultur yang lebih sehat, produktif, dan bermanfaat bagi kualitas hidup sehari-hari.

Aisyah Salsabila Alfandi
Baca Juga

Modernisasi Bioproses Pangan: Inovasi Teknologi untuk Mewujudkan Ketahanan Pangan Berkelanjutan

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/inovasi-poc-dari-limbah-rumah-tangga-mahasiswa-utm-giatkan-praktik-pertanian-berkelanjutan/88455/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 17.01 WITA

  • #Berita Mahasiswa
  • #Mahasiswa UTM
  • #Pertanian berkelanjutan
  • #Universitas Trunojoyo Madura

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus

Sudah 15 Tahun Jadi Nasabah BRI, Keluarga Leni Setia di Bojonegoro Miliki 10 Rekening untuk Berbagai Kebutuhan

Benturan Kertas dan Layar: Saat Protokol Notaris Terjebak di Pusaran Legal Deadlock Digital

Laba Naik, Arus Kas Turun: Ada Apa dengan Kinerja Keuangan Public Bank Berhad dan Maybank?

Pilihan Editor

  1. 1 Teknologi Sudah Tersedia, UPN Veteran Jatim Dorong Penguatan Literasi dan Keterbukaan Informasi Publik di Bondowoso
  2. 2

    DP3AKB Sidoarjo Gelar FGD Evaluasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029, Perkuat Koordinasi Antar-OPD

  3. 3

    Warga Sampetan Belajar Kelola Lampu Jalan Tenaga Surya Berbasis IoT Bersama Dosen Polines

  4. 4

    Penelitian di Cilacap Ungkap 93,94 Persen Pasien Gangguan Jiwa Patuh Minum Obat, Dukungan Keluarga Jadi Perhatian

  5. 5

    Beli Mainan Anak di Bojonegoro Kini Bisa Bayar Pakai QRIS BRI

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.