Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Internasional
  3. Influencer AS IShowSpeed Ungkap China yang Sebenarnya Lewat Livestream

Influencer AS IShowSpeed Ungkap China yang Sebenarnya Lewat Livestream

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
05 April 2025, 13.18 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
6 menit baca
kota Chongqing
Foto dari udara yang diabadikan dengan drone pada 28 Februari 2025 ini menunjukkan pemandangan malam hari kawasan pusat kota Chongqing di China barat daya. (Xinhua/Wang Quanchao)

BEIJING, JurnalPost.com - "Inilah China! Inilah China yang sebenarnya!" pemengaruh (influencer) populer asal Amerika Serikat (AS), IShowSpeed atau yang biasa dikenal sebagai Speed, terkagum-kagum saat melakukan siaran langsung daring (livestream) di kawasan The Bund, Shanghai, dengan latar cakrawala kota yang menampilkan menara ikonis Oriental Pearl Tower dan gedung-gedung pencakar langit modern tepat di depannya.

Dari sana, pencipta konten (content creator) berusia 20 tahun yang memiliki nama asli Darren Jason Watkins Jr. dan dikenal dengan penampilannya yang penuh semangat dan menghibur ini telah menarik lebih dari 38 juta subscriber di platform media sosial YouTube, memulai tur pertamanya di China sejak akhir bulan lalu.

IKLAN

Meski menghadapi kendala bahasa dan jadwal yang padat, IShowSpeed tetap memanjakan para penggemarnya di seluruh dunia dengan livestream tanpa gangguan saat bepergian di jalanan dan gang-gang di China, merasakan sejarah dan budaya China, menikmati beragam masakan dan jajanan khas China, serta berinteraksi dengan para penggemarnya yang antusias dan masyarakat setempat dari berbagai kalangan.

FOTO Sampul
Baca Juga

Raih ACRA Award di Thailand, Kepala BSSN Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Hadapi Ancaman Siber

Berbeda dengan gambaran suram dan bahkan kelam seperti yang sering diberitakan oleh beberapa media Barat, tayangan IShowSpeed yang tidak diedit dan tanpa naskah ini menunjukkan China yang ceria, beragam, ramah, dan makmur.

Di kota metropolitan Shanghai, China timur, Speed ikut dalam berbagai kegiatan taman yang meriah bersama penduduk setempat, menikmati penampilan barongsai dan kung fu tradisional, serta menyaksikan secara langsung perkembangan pesat industri mobil listrik di China.

Di Beijing, ibu kota China, Speed mengunjungi Tembok Besar dan Museum Istana, serta melakukan aksi back-flip khasnya, yang mengundang sorak-sorai dari kerumunan orang yang menyambutnya di dua tempat ikonik China tersebut.

Secara khusus, dia juga merasakan pengalaman menaiki kereta peluru berkecepatan tinggi di China. Selama perjalanan, Speed memuji sinyal 5G dan akses internet yang ada di segala penjuru, karena dia dapat melakukan livestream dengan lancar meski saat berada di dalam terowongan jalur kereta.

BPKH dan Bank Muamala
Baca Juga

BPKH dan Bank Muamalat Ajak Diaspora Indonesia di Malaysia Persiapkan Haji Sejak Dini

Jutaan penggemar berbondong-bondong mengunjungi kanal YouTube dia dan menonton livestream tersebut dari China. "Saya mengagumi teknologi dan internet China, serta para penggemar China juga sangat menghargai Speed," ujar salah satu komentar di YouTube, yang memperoleh lebih dari 900 likes.

Di Provinsi Henan, China tengah, Speed mengunjungi Kuil Shaolin untuk mewujudkan mimpinya sebagai seorang pendekar kung fu. Di sana, seorang mentor kung fu, Master Liang, menyambutnya dengan hangat, mengajari Speed seni bela diri, dan juga berbagi filosofi hidup yang terinspirasi oleh bertahun-tahun menjalani latihan yang penuh perjuangan -- "Ini adalah rasa sakit, tetapi ini adalah kehidupan. Ini adalah rasa sakit, tetapi inilah Shaolin. Ini adalah rasa sakit, tetapi inilah Kung Fu. Ini adalah rasa sakit, tetapi ini adalah diri Anda." -- yang menyentuh hati banyak penonton.

Di Chengdu, ibu kota Provinsi Sichuan, China barat daya, Speed meresapi berbagai elemen budaya unik yang disuguhkan oleh kota ini, termasuk Opera Sichuan, hotpot khas Sichuan, akupunktur tradisional, dan berbagai pertunjukan di kedai teh.

"China memiliki budaya yang sangat indah! Saya ingin sekali berkunjung ke sana!" ungkap seorang warganet dari AS di kolom komentar.

pakar Indonesia
Baca Juga

Pakar Indonesia Tertarik Kembangkan Moksibusi Sensitif Panas Usai Forum Pengobatan Tradisional SCO 2026

IKLAN

Saat dia melakukan livestream di Chongqing, yang juga terletak di China barat daya, Speed menampilkan pemandangan panorama megakota (megacity) yang terkenal dengan suasana futuristiknya. Dia juga menyaksikan pemandangan ajaib kereta ringan yang menembus sebuah gedung di stasiun ikonik Chongqing, melihat arsitektur yang menakjubkan di kota pegunungan ini, dan mengabadikan kehidupan malamnya yang spektakuler.

Dengan latar belakang kanvas siberpunk (cyberpunk) Chongqing yang menampilkan gedung-gedung pencakar langit dan jembatan yang diterangi dengan indah saat malam hari, Speed mengatakan, "Saya belum pernah mengunjungi sebuah negara yang memiliki hal-hal seperti ini. Chongqing sangat indah."

"China merupakan tempat wisata yang kurang mendapat sorotan. Saya tidak tahu mengapa orang-orang mengabaikan China," ujarnya, dengan pernyataan ini digaungkan oleh banyak audiensnya yang hidup dalam gelembung propaganda anti-China dari Barat.

"Apakah China sekarang sudah sangat maju? Ini mematahkan pemahaman saya tentang China yang sudah 30 tahun. Saya telah tertipu oleh media arus utama (mainstream) selama bertahun-tahun, dan saya ingin pergi ke China untuk melihatnya," tulis sebuah komentar.

"Setelah menyaksikan video ini, saya menyadari betapa bodohnya pandangan saya sebelumnya tentang China. Saya telah memutuskan untuk merencanakan perjalanan saya tahun ini ke China. Saya merasa bahwa jika saya tidak pergi ke China, saya akan menyesal seumur hidup saya," sebut komentar lainnya.

Sejauh ini, lima episode livestream IShowSpeed di China, yaitu Shanghai, Beijing, Henan, Chengdu, dan Chongqing, telah mendapatkan total 35,16 juta penayangan di YouTube, dengan banyak klip video yang menjadi viral di kalangan warganet China maupun global.

Hanya beberapa bulan setelah pertukaran yang membuka jalan antara "pengungsi TikTok" dari Barat dan warganet China di platform media sosial RedNote, tur livestream yang dilakukan oleh IShowSpeed ini menjadi contoh inspiratif lainnya tentang persahabatan antarbangsa antara China dan dunia.

Salah satu komentar di YouTube, yang memperoleh lebih dari 2.700 likes, bertuliskan -- "AS menghabiskan miliaran dolar AS terhadap propaganda anti-China, hanya untuk dibalikkan oleh RedNote dan livestream IShowSpeed."

Tur livestream IShowSpeed juga merupakan contoh penting dari ledakan perjalanan inbound di China setelah kebijakan diberlakukannya kebijakan bebas visa di negara tersebut, yang memicu gelombang kedatangan wisatawan dan pebisnis asing ke China, menjadikan "China Travel" sebagai tren di berbagai platform media sosial.

Pada awal pekan ini, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) China juga menanggapi pertukaran semacam itu. "Livestream tanpa putus yang dilakukan para influencer asing ini menampilkan China apa adanya dalam pandangan panorama yang tidak diedit atau diberi filter apa pun."

"Hal ini sekali lagi memicu antusiasme yang semakin besar terhadap China. Hal ini menunjukkan bahwa pertukaran budaya dan antarbangsa antara China dan negara-negara lain mendapat dukungan yang mendalam dari masyarakat, dan ikatan semacam itu tidak dapat dan tidak akan pernah terputus," ujar juru bicara Kemenlu China. (Xinhua)

Oleh penulis Xinhua Cao Pengyuan, Ren Ke, dan Wang Hao

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/influencer-as-ishowspeed-ungkap-china-yang-sebenarnya-lewat-livestream/79764/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 18.59 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Pengangguran Pemuda Berpendidikan Tinggi di Sri Lanka Capai 43 Persen, Tertinggi di Asia

Trump Pertimbangkan Serangan Besar ke Iran, Akan Bertemu Pemimpin Enam Negara Teluk

Kepala Desa Indonesia Pelajari Tata Kelola Pedesaan dan Pertanian Digital di Tiongkok

Laporan Pengawas AS Ungkap Dampak Perang Iran: Stok Senjata Menipis, Pangkalan Rusak

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

UMKM Bojonegoro Manfaatkan BRImo dan QRIS BRI untuk Permudah Transaksi, Berhasil Kumpulkan Tabungan Puluhan Juta

Pentingnya Menjaga Keamanan Data Pribadi di Era Digital, Kenali Risiko dan Cara Melindunginya

Putusan MA 19 P/HUM/2026, Sekjen MDP-WATCH Desak Menkes Evaluasi dan Rombak Keanggotaan MDP

Guru yang Terus Mengajar, Siapa yang Menjaga Semangatnya? Menelaah Motivasi Kerja di Institusi Pendidikan

Pilihan Editor

  1. 1 Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang
  2. 2

    UMKM Bojonegoro Manfaatkan BRImo dan QRIS BRI untuk Permudah Transaksi, Berhasil Kumpulkan Tabungan Puluhan Juta

  3. 3

    Keamanan Pangan pada Jajanan Kaki Lima: Tantangan Higiene dan Sanitasi dalam Pengolahan Makanan

  4. 4

    Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

  5. 5

    Inovasi Teh Kulit Jeruk: Pemanfaatan Limbah Pangan Fungsional untuk Mendukung Ketahanan Pangan Nasional

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.