Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

  2. Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

  3. Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

  4. Qatar Hubungi Turki, Yordania, Mesir dan Lebanon, Perkuat Diplomasi untuk Redam Ketegangan Timur Tengah

  5. Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Hadiri Peresmian Rumah BIP, Dirut Semen Tonasa: Bata Interlock Presisi SIG Bisa Pangkas Waktu Bangun Rumah

Hadiri Peresmian Rumah BIP, Dirut Semen Tonasa: Bata Interlock Presisi SIG Bisa Pangkas Waktu Bangun Rumah

Foto profil Hasbi
Penulis: Hasbi
04 Oktober 2026, 00.59 WITA Editor: Annisa
5 menit baca
Hadiri Peresmian Rumah BIP, Dirut Semen Tonasa: Bata Interlock Presisi SIG Bisa Pangkas Waktu Bangun Rumah

Maros, JurnalPost.com — Penggunaan Bata Interlock Presisi (BIP) mulai diperkenalkan dalam pembangunan perumahan di Sulawesi Selatan. Teknologi konstruksi tersebut diklaim dapat mempercepat proses pembangunan rumah hingga hanya sekitar satu bulan, jauh lebih singkat dibandingkan metode konvensional yang bisa memakan waktu empat hingga lima bulan.

Direktur Utama PT Semen Tonasa, Anis, menyampaikan hal itu saat menghadiri peresmian rumah yang menggunakan Bata Interlock Presisi di kawasan Perumahan Sunrise City, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (3/10/2026).

IKLAN

Menurut Anis, penggunaan istilah Bata Interlock Presisi merujuk pada tingkat ketepatan bentuk dan ukuran material yang menjadi salah satu karakter utama produk tersebut.

Leaders Cafe
Baca Juga

Leaders Cafe Semen Tonasa Dorong Inovasi Bernilai Bisnis

“Alhamdulillah, hari ini peresmian rumah BIP yang menggunakan Bata Interlock Presisi. Kenapa Bata Interlock Presisi diberikan nama oleh SIG, karena mungkin ini bukan satu-satunya produk bata interlock yang ada di Indonesia, tetapi mungkin satu-satunya bata interlock yang sangat presisi,” ujar Anis.

Rumah yang diresmikan di Sunrise City disebut menjadi salah satu proyek perumahan awal di Sulawesi Selatan yang menggunakan teknologi bata interlock tersebut.

Waktu Pembangunan Diklaim Lebih Singkat

Salah satu keunggulan yang ditawarkan BIP adalah efisiensi waktu pengerjaan. Anis membandingkannya dengan pembangunan rumah menggunakan metode konvensional yang menurutnya dapat membutuhkan waktu sekitar empat hingga lima bulan.

Dengan material interlock dan tenaga konstruksi yang telah mendapatkan pelatihan, proses pengerjaan diklaim dapat dipangkas menjadi sekitar satu bulan.

Fun Walk dalam rangka HUT ke 58 PT Semen Tonasa
Baca Juga

Ratusan UMKM Ikut Kecipratan Rezeki, Fun Walk HUT ke-58 Semen Tonasa Dibanjiri Puluhan Ribu Warga

“Kalau seperti yang kelihatan di belakang kita ini, rumah-rumah tipe subsidi mungkin dalam membangun satu rumah membutuhkan waktu empat sampai lima bulan. Tetapi insyaallah dengan menggunakan Bata Interlock Presisi dan para pekerja bangunan yang sudah dilatih dengan baik, satu rumah ini bisa diselesaikan paling lama hanya satu bulan,” katanya.

Meski demikian, kecepatan pembangunan tentunya tetap dapat dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari luas dan desain rumah, jumlah pekerja, kesiapan material hingga kondisi lapangan.

Selain soal waktu, penggunaan metode tersebut juga diharapkan dapat menekan sebagian biaya konstruksi, terutama yang berkaitan dengan durasi penggunaan tenaga kerja.

Menurut Anis, biaya tukang menjadi salah satu komponen yang cukup besar dalam proses pembangunan rumah.

MTqq
Baca Juga

Semen Tonasa Dukung MTQ Korpri Tingkat Nasional, Siapkan Auditorium sebagai Venue

“Bayangkan, cost terbesar di dalam pembangunan rumah salah satunya adalah cost tukang. Jadi kalau kita bisa memangkas lebih dari 50 persen dari cost tukang, insyaallah program pemerintah untuk bagaimana masyarakat bisa menjangkau rumah dan memiliki rumah, kita juga ikut membantu,” jelasnya.

Semen Tonasa Pasok Material untuk Indonesia Timur

Anis mengatakan pengembangan Bata Interlock Presisi menjadi bagian dari upaya SIG menghadirkan alternatif teknologi dan material konstruksi untuk sektor perumahan.

Semen Tonasa, yang merupakan bagian dari SIG, mengambil peran dalam penyediaan material semen, khususnya untuk kawasan Indonesia Timur. Produksi bata interlock dilakukan bersama unit usaha dan mitra di bidang beton.

IKLAN

“Kami dari Semen Tonasa yang merupakan bagian dari Semen Indonesia yang melayani Indonesia Timur. Bersama-sama unit usaha beton yang memproduksi ini, kami bagian memproduksi semennya di Sulawesi Selatan,” kata Anis.

Ia berharap teknologi tersebut nantinya dapat digunakan pada lebih banyak proyek konstruksi di Sulawesi Selatan dan wilayah Indonesia Timur.

Peresmian tersebut turut dihadiri Direktur Utama PT Nusantara Land Development Tri Wijaya, perwakilan pengembang dan pelaku usaha properti, PT Varia Usaha Beton, jajaran PT Semen Tonasa, serta pemerintah desa setempat.

Pengembang Bidik Konsep Rumah Modern

Direktur Utama PT Nusantara Land Development, Tri Wijaya, mengatakan penerapan Bata Interlock Presisi di Sunrise City dipadukan dengan konsep desain hunian modern.

Menurut dia, sejumlah desain rumah dikembangkan dengan inspirasi arsitektur hunian di kawasan Eropa.

“Model-modelnya mirip dengan rumah-rumah di Milano, rumah-rumah di Eropa yang sangat eksklusif. Ini yang kami coba hadirkan di sini. Sebuah kehormatan bagi kami karena menjadi rumah pertama di Sulawesi yang menghadirkan rumah dengan bahan bata interlock presisi SIG,” ujarnya.

Tri mengatakan Kabupaten Maros dipilih karena lokasinya berdekatan dengan Makassar dan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Wilayah tersebut juga dinilai berkembang sebagai salah satu kawasan penyangga Kota Makassar.

“Saya memilih di Maros karena ini salah satu perumahan kami yang paling dekat dari Makassar. Lokasinya juga dekat dari Bandara Sultan Hasanuddin dan Maros menjadi kota penopang Makassar,” katanya.

Menurut dia, pengembang ingin menghadirkan alternatif material konstruksi dengan kualitas yang tetap terjaga namun memiliki biaya pembangunan yang lebih efisien.

“Kami menghadirkan bahan yang berbeda dengan kualitas yang bagus tetapi dengan harga yang lebih murah,” ujarnya.

Berpeluang Diterapkan pada Rumah Subsidi

Penggunaan Bata Interlock Presisi juga mulai dipertimbangkan untuk pembangunan rumah subsidi.

Namun, Tri mengatakan rencana tersebut masih berada dalam tahap perancangan dan belum diterapkan dalam skala luas.

“Ke depan kami akan coba memikirkan dan membuat satu kompleks perumahan kami di lokasi lain yang bisa menerapkan ini untuk rumah subsidi. Sementara kami rancang, semoga ke depannya bisa seperti itu,” katanya.

Jika penerapan teknologi tersebut mampu memberikan efisiensi waktu dan biaya secara konsisten, bata interlock berpotensi menjadi salah satu alternatif metode pembangunan perumahan, terutama di tengah kebutuhan hunian yang terus meningkat.

Efektivitasnya dalam proyek skala besar nantinya akan sangat bergantung pada kesiapan tenaga kerja, pasokan material, standardisasi konstruksi, serta perhitungan biaya dibandingkan metode pembangunan konvensional.

ENGLISH VERSION Artikel tersedia dalam Bahasa Inggris
Read in English →

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/hadiri-peresmian-rumah-bip-dirut-semen-tonasa-bata-interlock-presisi-sig-bisa-pangkas-waktu-bangun-rumah/97991/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 20.18 WITA

  • #Bata Interlock Presisi
  • #Konstruksi
  • #SIG
  • #Semen Tonasa
  • #Sulawesi Selatan
  • #maros
  • #perumahan

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

Capek Kok Dibanggakan? Membaca Hustle Culture dalam Kacamata Sartre dan Han

Pembangunan Ekonomi dan Ancaman Kerusakan Lingkungan, Sejauh Mana Hukum Indonesia Melindungi Alam?

Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

Pilihan Editor

  1. 1 Membuka Kesempatan Kerja di Tengah Tantangan Ekonomi, Menatap Masa Depan Ketenagakerjaan Indonesia
  2. 2

    Teknologi Sudah Tersedia, UPN Veteran Jatim Dorong Penguatan Literasi dan Keterbukaan Informasi Publik di Bondowoso

  3. 3

    Keamanan Pangan pada Jajanan Kaki Lima: Tantangan Higiene dan Sanitasi dalam Pengolahan Makanan

  4. 4

    Inovasi Teh Kulit Jeruk: Pemanfaatan Limbah Pangan Fungsional untuk Mendukung Ketahanan Pangan Nasional

  5. 5

    Inovasi Kemasan Aktif dan Cerdas Berbasis Biopolimer Umbi-Umbian untuk Memperpanjang Umur Simpan dan Mengurangi Kerugian Pangan Pascapanen

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.