Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Politik
  3. Faktor-faktor Penyebab Golput Saat Pilkada Serentak

Faktor-faktor Penyebab Golput Saat Pilkada Serentak

Foto profil Annisa
Editor: Annisa
13 Januari 2016, 11.45 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
3 menit baca
Faktor-faktor Penyebab Golput Saat Pilkada Serentak

JURNALPOST.COM - Beberapa waktu lalu baru saja diadakan pilkada serentak. Pilkada ini tentu saja bertujuan untuk memilih kepala daerah baik gubernur, bupati ataupun walikota. Pilkada ini diadakan serentak di beberapa provinsi yang ada di Indonesia. Pilkada serentak ini ternyata yang pertama kali dilakukan di Indonesia.

Diharapkan dengan adanya pilkada serentak ini masyarakat lebih tertarik memberikan suaranya untuk memilih pemimpin di daerah mereka masing-masing. Namun sayangnya hal ini belum sesuai dengan harapan. Masih banyak orang yang tidak memberikan suaranya dengan berbagai macam alasan. Apa sajakah alasan tersebut? Lebih baik Anda menyimak informasi berikut.

IKLAN

Faktor yang menyebabkan masyarakat memutuskan untuk tidak memilih atau menjadi golongan putih, antara lain:

Indonesian Community Dialogue and Unity
Baca Juga

Politik yang Merangkul, Bukan Memecah Belah Masyarakat

IKLAN
• Kurangnya penyuluhan tentang pilkada kepada masyarakat. Bahkan ada beberapa masyarakat yang tidak mengetahui informasi mengenai pilkada serentak ini. • Masyarakat sudah bosan dengan janji-janji pemimpin yang hanya manis diawal saja. Tetapi setelah terpilih melupakan mereka dan lebih mementingkan kepentingan pribadi atau golongan. • Masyarakat sering menganggap tidak ada perubahan meskipun pemimpinnya sudah diganti. • Banyaknya pejabat yang melakukan tindak pidana korupsi membuat tingkat kepercayaan mereka menurun.

Selain faktor-faktor diatas masih ada lagi faktor lain yang disinyalir sebagai pemicu masyarakat untuk menjadi golongan putih. Misalnya saja letak geografis tempat pemilihan suara yang tidak terjangkau, tata cara memilih yang belum diketahui bahkan sudah tidak pedulinya masyarakat terhadap pesta demokrasi ini.

Untuk mengatasi dan mengurangi jumlah golput, instansi terkait terus melakukan penyuluhan bahkan sampai jauh-jauh hari. Penyuluhan ini sering kali ditambahi dengan adegan atau penampilan yang menarik sehingga masyarakat mau untuk memperhatikan. Sebenarnya penyuluhan saja tidaklah cukup.

Terpenting adalah bagaimana calon pemimpin tersebut mampu membuktikan kinerjanya setelah terpilih nantinya. Karena sebenarnya masyarakat cenderung tidak peduli tentang siapa pemimpinnya. Mereka hanya peduli bagaimana kinerja yang dimiliki oleh pemimpinnya tersebut. Untuk menarik masyarakat, calon pemimpin sebaiknya tidak perlu berkampanye dan mengumbar janji yang hebat. Lebih baik jika calon pemimpin tersebut turun ke masyarakat dan mendengar permasalahan yang dialami masyarakat.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/faktor-faktor-penyebab-golput-saat-pilkada-serentak/598/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 19.00 WITA

  • #Pilkada
  • #golput
  • #pemilu

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Erick Komala Terima Penghargaan atas Dedikasi Memperkuat Toleransi dan Kebebasan Beribadah di Jawa Timur

Kongres X GPM Tetapkan Alit Kelakan sebagai Ketua Umum Periode 2026–2030

Kongres X GPM di TMII, Hasto Kristiyanto Tekankan Ideologi dan Kaderisasi

Pengawasan Pemilu Berbasis Gender: Mengapa Harus Ada Perempuan dalam Struktur Pengawas Pemilu?

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Laba Naik, Arus Kas Turun: Ada Apa dengan Kinerja Keuangan Public Bank Berhad dan Maybank?

UMKM Bojonegoro Manfaatkan BRImo dan QRIS BRI untuk Permudah Transaksi, Berhasil Kumpulkan Tabungan Puluhan Juta

Beli Mainan Anak di Bojonegoro Kini Bisa Bayar Pakai QRIS BRI

Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik

Pilihan Editor

  1. 1 Sudah 15 Tahun Jadi Nasabah BRI, Keluarga Leni Setia di Bojonegoro Miliki 10 Rekening untuk Berbagai Kebutuhan
  2. 2

    Self-Sabotage: Ketika Kita Justru Menghalangi Diri Sendiri

  3. 3

    Makan Bergizi Gratis: Jangan Sampai Niat Menyehatkan Anak Justru Membahayakan Mereka

  4. 4

    UMKM Bojonegoro Manfaatkan BRImo dan QRIS BRI untuk Permudah Transaksi, Berhasil Kumpulkan Tabungan Puluhan Juta

  5. 5

    Penelitian di Cilacap Ungkap 93,94 Persen Pasien Gangguan Jiwa Patuh Minum Obat, Dukungan Keluarga Jadi Perhatian

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.