
JurnalPost.com – Ditengah meningkatnya kepedulian akan pentingnya mengolah, mengenal dan mengedukasi sampah sejak dini, Mahasiswa PMM Universitas Muhammadiyah Malang kelompok 108 gelombang 1 mengambil kesempatan untuk berpartisipasi dalam melindungi bumi dengan menjalankan program ini kepada siswa siswi SDN Karanganyar 03 di kabupaten Jember.
Mahasiswa PMM kelompok 108 berharap dengan adanya edukasi dan penyuluhan akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan ini bermanfaat untuk mencegah terjadinya penyakit akibat lingkungan kotor dan meningkatkan rasa peduli terhadap lingkungan sekitar. Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil Penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).
Mahasiswa PMM ini dibimbing langsung oleh dosen Mohamad Irkham Mamungkas, ST., MT. dan Muhammad Rizky sebagai ketua koordinator serta 4 anggota lainnya yaitu Nova rahmadanita.S., Nadya eka shelomita, Nadia notaviana nur.W. dan Ryan bayu putranto.

Program ini dipilih oleh Mahasiswa PMM karena masalah yang sering diakibatkan oleh sampah seperti banjir, timbul berbagai penyakit, bau tidak sedap, dan kerusakan lingkungan menjadi alasan program ini dilakukan. Sasaran yang dipilih juga siswa siswi SD karena untuk membuat mereka membiasakan pola hidup sehat dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan.
Program yang direncanakan mulai dari membiasakan para siswa membuang sampah pada tempatnya, hal ini dilakukan untuk membentuk habit atau kebiasaaan sejak dini untuk peduli terhadap kebersihan sampah. Selanjutnya mengenalkan berbagai jenis sampah pada siswa untuk kemudian dapat membantu dalam membuang sampah sesuai dengan jenisnya. Tahap terakhir yaitu mengolah sampah plastik menjadi bahan yang berguna, seperti sedotan yang diubah menjadi figuran dinding kelas. Dukungan dari pihak sekolah menjadikan program edukasi sampah ini berjalan dengan baik, serta para siswa siswi yang antusias dalam melakukan dan mendengarkan edukasi yang diberikan.
Program edukasi sampah yang diberikan oleh mahasiswa mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang ini memberikan dampak kepada lingkungan sekolah dan sekitarnya untuk kembali menumbuhkan rasa peduli terhadap kebersihan sampah, sehingga pendidikan dan kesadaran akan sampah terus meningkat. Kedepannya masalah penanganan sampah akan semakin baik dan kebersihan diri juga akan meningkat.




