• Homepage
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
  • Topics
    • Berita
    • Internasional
    • Bisnis
    • Kolom Opini
    • Citizen
    • Education
    • Essay
    • Featured
    • Hukum
    • Artikel
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Projects
    • Riset
    • Sains
JurnalPost
  • Topics
    • Berita
    • Internasional
    • Bisnis
    • Kolom Opini
    • Citizen
    • Education
    • Essay
    • Featured
    • Hukum
    • Artikel
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Projects
    • Riset
    • Sains
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Beranda Citizen

Pembuatan Perangkap Serangga (Yellow Bowl Trap) Oleh Mahasiswa KKN PMM UNEJ Desa Rowosari: Kelompok Tani Mekar Sari

NadiaPenulisNadia
23 Agustus 2024
in Citizen
Waktu Membaca:2 menit membaca
A A
0
349
BAGIKAN
2.1k
DILIHAT
Share on FacebookWhatsappShare on TwitterPrint PDF

Jember, JurnalPost.com – Tim mahasiswa KKN PMM dari Universitas Jember menciptakan inovasi dalam upaya perlindungan komoditas cabai dari serangan hama serangga. Inovasi tersebut berupa perangkap serangga yang dikenal sebagai Yellow Bowl Trap, diharapkan dapat menjadi solusi efektif untuk mengurangi kerugian yang dialami petani cabai akibat serangan hama.

Perangkap Yellow Bowl Trap dirancang dengan memanfaatkan warna kuning yang dikenal dapat menarik berbagai jenis serangga hama, terutama tanaman cabai. Warna kuning pada perangkap tersebut sangat efektif dalam memancing serangga hama seperti kutu kebul, lalat buah, dan thrips, yang merupakan ancaman utama bagi tanaman cabai. Dengan menarik serangga-serangga ke dalam perangkap, petani dapat mengurangi populasi hama secara signifikan di lahan pertanian mereka, sehingga membantu melindungi tanaman cabai dari kerusakan yang dapat mengurangi hasil panen.

Menurut Ketua Tim KKN, (R. Helmy Ramadianto), perangkap serangga Yellow Bowl Trap bekerja dengan cara menarik serangga hama menggunakan warna kuning yang mencolok, kemudian serangga tersebut akan jatuh ke dalam mangkuk yang berisi larutan sabun atau air deterjen. Cairan tersebut berfungsi untuk membuat serangga tidak bisa terbang kembali sehingga mengurangi populasi hama secara signifikan di lahan pertanian.

Cara pembuatan perangkap Yellow Bowl Trap cukup sederhana, dapat dilakukan dengan bahan-bahan yang mudah didapat. Pertama, menyiapkan wadah berbentuk mangkuk berwarna kuning terang. Warna kuning dipilih karena terbukti efektif dalam menarik perhatian berbagai jenis serangga hama, khususnya yang sering menyerang tanaman cabai. Mangkuk diletakkan di atas kayu lapis (tripleks) ukuran 20 × 20 cm dengan penyangga bambu panjang 1 m menggunakan perekat lem atau paku. perangkap Yellow Bowl dilengkapi dengan penutup plastik dengan penyangga stick bambu bertujuan agar terhindar dari air hujan.

Selanjutnya, mengisi mangkuk dengan campuran air dan deterjen serta alkohol perbandingan 1:1. Larutan berfungsi sebagai perangkap cair yang akan membuat serangga tidak bisa terbang kembali setelah mendarat. Peletakkan perangkap Yellow Bowl Trap diletakkan pada demplot berukuran 10 m × 10 m secara diagonal di sekitar area tanaman cabai. Pola pemasangan diagonal bertujuan distribusi perangkap menjadi lebih merata di seluruh area tanaman, sehingga dapat mencakup berbagai titik masuk dan pergerakan serangga hama. Penting untuk memastikan bahwa posisi wadah stabil dan tidak mudah tumpah, sehingga perangkap dapat berfungsi dengan baik.

Kelompok Tani Dusun Barat Sawah, Desa Rowosari menyambut baik inovasi tersebut. Ketua kelompok Tani Mekarsari (H. Muzakki), menyatakan bahwa “Adanya pengenalan perangkap serangga dari Adik-adik KKN, menjadi ilmu baru bagi kami untuk mengendalikan hama secara lebih murah dan ramah lingkungan. Biasanya banyak hama pada lahan cabai seperti kutu kebul, lalat buah dan thrips. Semoga dengan pemasangan perangkap hasilnya dapat membantu dalam menjaga hasil panen cabai kami,” tambahnya.

Program KKN tersebut diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat luas dalam menciptakan inovasi-inovasi sederhana namun bermanfaat besar bagi peningkatan kesejahteraan petani. Tim KKN PMM UNEJ berharap agar Yellow Bowl Trap dapat terus digunakan dan dikembangkan di berbagai daerah lain yang mengalami permasalahan serupa. Dengan penyebaran inovasi tersebut, diharapkan petani dapat lebih mandiri dalam mengatasi tantangan hama, mengurangi ketergantungan pada bahan kimia berbahaya, dan meningkatkan hasil panen mereka secara berkelanjutan.

Penulis: Azizul Nur Irza Ihtizar dan Yunus Hidayat

Bagikan140MengirimTweet87BagikanPrint PDF
Sebelumnya

Eco-Play: Padukan Kreativitas dan Peduli Lingkungan Ala Mahasiswa KKN UPNVJT

Berikutnya

Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang Meningkatkan Produk Susu Sapi Segar

Baca Juga

Gelar Pelatihan Motviasi Berprestasi dan Penggunaan AI dalam Karya Ilmiah, Guru Besar FSRD ITB: Jangan Sampai Kita Kehilangan Pikiran Sendiri Karena AI

Gelar Pelatihan Motviasi Berprestasi dan Penggunaan AI dalam Karya Ilmiah, Guru Besar FSRD ITB: Jangan Sampai Kita Kehilangan Pikiran Sendiri Karena AI

PenulisRedaksi
6 Agustus 2025
0

JurnalPost.com - Kelompok Keilmuan Literasi Budaya Visual Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Bandung (KKLBV FSRD ITB) mengadakan dua...

Magang di PT. Bimasakti Mult Sinergi Meningkatkan Pemahaman tentang Industri Fintech dan Pembayaran Digital

Magang di PT. Bimasakti Mult Sinergi Meningkatkan Pemahaman tentang Industri Fintech dan Pembayaran Digital

PenulisRedaksi
5 Juli 2025
0

JurnalPost.com - Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) merupakan salah satu perguruan tinggi yang berada di Yogyakarta, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa memiliki program...

Program Bimbingan Konseling di SMP: Solusi Atasi Kenakalan Remaja?

Program Bimbingan Konseling di SMP: Solusi Atasi Kenakalan Remaja?

PenulisRedaksi
28 Juni 2025
0

Penulis: Faisal Rafi Agustian Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya JurnalPost.com - Kenakalan remaja di kalangan siswa SMP menjadi masalah yang...

Down Syndrome

Lebih Dekat dengan teman Down Syndrome di BK3S Potads Surabaya

PenulisRedaksi
12 Juni 2025
0

Surabaya, JurnalPost.com – Salah satu Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya mengikuti Program Magang MBKM Proyek Kemanusiaan Di...

SMPN 41 Surabaya Gandeng Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Dalam Program Creative Writing

SMPN 41 Surabaya Gandeng Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Dalam Program Creative Writing

PenulisRedaksi
10 Juni 2025
0

Surabaya, JurnalPost.com - Perkembangan teknologi yang begitu cepat mendorong perubahan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk cara seseorang mengekspresikan diri. Di...

  • Homepage
WhatsApp us: +6285298877111

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Topics
    • Berita
    • Internasional
    • Bisnis
    • Kolom Opini
    • Citizen
    • Education
    • Essay
    • Featured
    • Hukum
    • Artikel
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Projects
    • Riset
    • Sains

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.