Surabaya, JurnalPost.com – Perkembangan teknologi yang begitu cepat mendorong perubahan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk cara seseorang mengekspresikan diri. Di era digital, keterampilan menulis tak lagi terbatas pada ranah akademik, melainkan berkembang menjadi sarana komunikasi dan ekspresi diri yang kuat. Penulisan kreatif atau creative writing kini semakin diminati karena memungkinkan penulis menyampaikan ide, emosi, dan sudut pandang secara imajinatif. Meski kerap dianggap sebagai bakat bawaan, keterampilan ini sejatinya bisa diasah oleh siapa saja melalui pendekatan yang tepat dan latihan yang konsisten tanpa memandang latar belakang.
Sebagai upaya yang nyata, SMPN 41 Surabaya menggandeng mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya dalam mengasah keterampilan menulis sekaligus meningkatkan soft skill siswa, kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam pengabdian ke masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.
Program ini menyasar siswa kelas 9 SMPN 41 Surabaya yang tengah menanti proses kelulusan setelah menyelesaikan seluruh kegiatan akademik. Waktu jeda dimanfaatkan secara produktif melalui kegiatan Life Skill menulis kreatif, di mana mahasiswa membimbing siswa mengeksplorasi ide dan menyalurkan ekspresi dalam bentuk karya tulis. Kegiatan berlangsung santai dan interaktif, sehingga siswa tak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mempraktikkannya secara langsung. Salah satu sesi menarik dalam kegiatan ini adalah pembuatan karya puisi yang dimaksudkan sebagai tempat menyalurkan ide siswa secara bebas. Kolaborasi ini bertujuan membentuk pola pikir kreatif serta menumbuhkan rasa percaya diri siswa dalam mengungkapkan gagasan melalui tulisan.
Salah satu mahasiswa yang berada dalam kegiatan ini adalah Sinta Dwi Aris Tantia, mahasiswa semester enam Ilmu Komunikasi UNTAG Surabaya. Dalam keterangan nya, Sinta mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi momen berharga tidak hanya bagi siswa, tetapi juga bagi mahasiswa yang terlibat.
“Saya ingin membebaskan imajinasi siswa dan mendorong mereka untuk tidak takut mengekspresikan pikiran serta perasaan mereka melalui tulisan. Dan tanpa diduga ternyata hasilnya luar biasa. Banyak dari mereka yang mampu menghasilkan tulisan dengan tema yang sangat kreatif,” ujar Sinta.
Ia memandu sesi Creative Writing dalam kelas tersebut, yang berfokus pada latihan menulis puisi. Kegiatan ini dimulai dari pemberian materi dasar menulis kreatif hingga praktik langsung membuat karya.
Antusiasme siswa tampak terlihat sepanjang sesi. Beberapa siswa aktif bertanya dan menunjukkan minat besar dalam menulis bahkan secara sukarela membacakan puisinya di depan kelas, begitu membanggakan karena menunjukkan peningkatan kepercayaan diri mereka. Kegiatan Life Skill ini tidak hanya menjadi ruang bagi siswa untuk belajar menulis, tetapi juga menjadi pembelajaran bagi mahasiswa, di mana mereka dapat menerapkan ilmu yang telah diperoleh di bangku perkuliahan secara langsung melalui interaksi dan pendampingan terhadap siswa dalam proses pembelajaran.
Terlaksananya program ini tidak terlepas dari kontribusi berbagai pihak yang turut mendukung kelancaran kegiatan. Sinta, salah satu mahasiswa yang terlibat dalam program ini, menyampaikan bahwa keberhasilan kegiatan tersebut didukung oleh pihak SMPN 41 Surabaya yang memberikan kepercayaan kepada mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.
“Kegiatan Creative Writing ini sangat berguna untuk mengembangkan imajinasi dan kemampuan berpikir siswa. Kami sangat mendukung program ini, karena melalui menulis, siswa bisa belajar mengekspresikan diri dengan cara yang kreatif,” ujar Huda, salah satu guru pendamping dalam kegiatan Life skill.
Bukan hanya itu Moh. Dey Prayogo, S.I.Kom., M.I.Kom., selaku dosen pembimbing juga memberikan arahan dan dukungan selama proses pelaksanaan program kampus mengajar MBKM.
“Program ini bisa membantu mahasiswa, khususnya dari Ilmu Komunikasi, untuk lebih memahami ilmunya dan membagikannya, seperti ke sekolah-sekolah,” ungkapnya.
Program ini diharapkan mampu meningkatkan minat menulis di kalangan pelajar serta menjadi salah satu keterampilan penting yang dapat mereka kuasai untuk menghadapi tantangan masa depan, dan melalui Program Life Skill Creative Writing ini juga, para siswa mampu mengeksplorasi ide dan imajinasi mereka secara lebih luas, serta mampu menumbuhkan keberanian untuk mengekspresikan diri melalui karya tulisan. Sinta juga berharap program ini dapat membawa dampak positif dalam jangka panjang.
Penulis : Sinta Dwi Aris Tantia




