• Homepage
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
  • Topics
    • Berita
    • Internasional
    • Bisnis
    • Kolom Opini
    • Citizen
    • Education
    • Essay
    • Featured
    • Hukum
    • Artikel
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Projects
    • Riset
    • Sains
JurnalPost
  • Topics
    • Berita
    • Internasional
    • Bisnis
    • Kolom Opini
    • Citizen
    • Education
    • Essay
    • Featured
    • Hukum
    • Artikel
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Projects
    • Riset
    • Sains
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Beranda Artikel

Maskulinitas Vs Feminitas

PenulisRedaksi
9 November 2024
in Artikel
A A
0

JurnalPost.com – Gender merupakan hal yang sensitif sekaligus menarik untuk dibahas dikalangan Masyarakat. Tuhan menciptakan 2 gender di dunia ini yaitu laki-laki dan Perempuan. Namun dengan seiring berjalannya waktu, persepsi mengenai gender berkembang menjadi lebih luas. Salah satunya seperti maskulinitas dan feminitas. Gender dan jenis kelamin adalah hal yang berbeda. Jenis kelamin merupakan hal biologis yang melekat pada tubuh manusia seperti penis dan payudara. Sedangkan gender, merupakan konstruksi social yang menunjukkan identitas seseorang sebagai seorang laki-laki atau Perempuan.

Studi mengenai Perempuan atau feminitas, telah dikembangkan sejak abad ke-18, sedangkan studi mengenai maskulinitas, dikembangkan sejak abad ke-19. Pada abad itu, maskulinitas digambarkan sebagai seorang laki-laki yang berperilaku seperti seorang Wanita. Namun seiring berjalannya waktu, hal itu malah disebut dengan feminine.

Pada jaman dahulu, sesuai dengan kodratnya, manusia diharuskan untuk berperilaku seperti kondisi gendernya. Dalam pandangan sosiologis, feminitas digambarkan sebagai Perempuan yang lembut, ramah, dan tunduk pada laki-laki. Bahkan di pulau Jawa, ada persepsi yang mengatakan bahwa kodrat Perempuan adalah 3M yaitu Macak (berdandan), Masak (mengurus pekerjaan rumah), dan Manak (melahirkan). Sedangkan maskulinitas digambarkan sebagai laki-laki yang kuat, Tangguh, dan bertanggung jawab. Karena persepsi ini dibuat oleh Masyarakat, maka akan berubah seiring dengan perkembangan jaman.

Persepsi ini bisa menjadi boomerang bagi Masyarakat. Ada yang merasa mendapat perlakuan tidak adil dan tidak sesuai kemampuan. Jika seorang Perempuan tidak pandai memasak, ia akan dinilai buruk oleh Masyarakat karna stereotype yang ada. Begitu juga dengan laki-laki, jika ia tidak kuat dalam mengangkat beban misalnya, makai a juga akan dipandang buruk oleh sekitarnya. Dalam konsep maskulinitas, terdapat hal yang berbahaya yaitu toxic masculinity. Yaitu merupakan persepsi yang melebih-lebihkan kodrat seorang laki-laki yang akhirnya menormalisasi Tindakan kekerasan bahkan merendahkan Perempuan.

Penulis merupakan seorang mahasiswa Ilmu Komunikasi yang Bernama Gabriella Agustina dengan NIM 1152000108 yang mengikuti mata kuliah Komunikasi dan Gender yang diampu oleh Dr. Merry Fridha Tripalupi., M. Si.

Bagikan135MengirimTweet84BagikanPrint PDF

Baca Juga

Roblox

Roblox: Prospek Dunia Virtual atau Ancaman Bagi Generasi Muda?

PenulisDini Febrianti
11 Desember 2025
0

JurnalPost.com - Belakangan ini Roblox menjadi salah satu platform digital yang sangat digemari di lintas usia. Data di Playstore menunjukkan...

Optimasi Dedak dan Bekatul sebagai Pangan Fungsional untuk Penanggulangan Stunting dan Gizi Buruk

Nira Banten dan Rumput Laut: Dua Harta Alam yang Siap Menjadi Masa Depan Minuman Sehat Indonesia

PenulisYosefine Elisabeth Dyah Nirma
16 November 2025
0

JurnalPost.com - Ketika berbicara mengenai Banten banyak orang langsung membayangkan pantai-pantai indah dan udara pesisir yang hangat. Namun, tak hanya...

Evaluasi Nilai Gizi pada Tepung Terigu: Kenapa Penting? Yuk Simak!

Evaluasi Nilai Gizi pada Tepung Terigu: Kenapa Penting? Yuk Simak!

PenulisKayla Diniyyatul Aghnia
16 November 2025
0

JurnalPost.com - Siapa yang tidak suka makanan berbahan tepung terigu? Mulai dari roti, kue, gorengan, hingga mi—semuanya akrab di kehidupan...

Buah

Jangan Salah Urutan! Ini Alasan Buah Harus Dimakan Sebelum Nasi atau Lauk

PenulisAsma Ainun Nisa
12 November 2025
0

JurnalPost.com - Masih banyak orang yang beranggapan bahwa buah hanya dikonsumsi sebagai hidangan penutup setelah makan makanan berat saja. Padahal...

Iyup

Fenomena “Iyup” yang viral di TikTok: Gerakan Menutup Bibir Pengguna Behel

PenulisNadya Ulya Dani
12 November 2025
0

JurnalPost.com - Pernah melihat gerakan menutup bibir yang terlihat seperti mengucapkan kata “iyup” yang dilakukan oleh pengguna behel? Fenomena ini...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Homepage
WhatsApp us: +6285298877111

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Topics
    • Berita
    • Internasional
    • Bisnis
    • Kolom Opini
    • Citizen
    • Education
    • Essay
    • Featured
    • Hukum
    • Artikel
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Projects
    • Riset
    • Sains

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.