• Homepage
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
  • Topics
    • Berita
    • Internasional
    • Bisnis
    • Kolom Opini
    • Citizen
    • Education
    • Essay
    • Featured
    • Hukum
    • Artikel
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Projects
    • Riset
    • Sains
JurnalPost
  • Topics
    • Berita
    • Internasional
    • Bisnis
    • Kolom Opini
    • Citizen
    • Education
    • Essay
    • Featured
    • Hukum
    • Artikel
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Projects
    • Riset
    • Sains
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Beranda Artikel

Fenomena “Iyup” yang viral di TikTok: Gerakan Menutup Bibir Pengguna Behel

PenulisNadya Ulya Dani
12 November 2025
in Artikel, Kolom Opini
A A
0
Iyup

JurnalPost.com – Pernah melihat gerakan menutup bibir yang terlihat seperti mengucapkan kata “iyup” yang dilakukan oleh pengguna behel? Fenomena ini sempat ramai diperbincangkan di media sosial TikTok. Salah satunya di akun pengguna @budakagensi yang membagikan pengalamannya memakai behel untuk pertama kalinya lalu memperagakan gerakan bibirnya saat menutup mulut. Selain itu, banyak juga pengguna lain yang ikut serta membagikan pengalaman serupa sebagai pengguna behel. Meski terlihat lucu, di balik gerakan ‘’iyup” ini ada alasannya lho!

“Iyup” adalah istilah yang dipopulerkan oleh para pengguna media sosial untuk menggambarkan gerakan bibir yang dilakukan oleh pengguna kawat gigi (behel) saat hendak menutup mulut. Gerakan bibir tersebut seperti sedang mengucapkan kata “Iyup”. Hal ini biasanya terjadi saat pengguna behel berbicara lalu bibirnya menempel pada gusi, kemudian bibir perlahan terdorong ke depan hingga menyentuh bibir bagian bawah. Penyebabnya sederhana, yaitu karena braket (bagian dari behel yang terhubung dengan kawat) yang mempunyai ketebalan tertentu terpasang di bagian depan gigi dan membuat bibir sedikit terdorong ke luar. Akibatnya, gerakan menutup mulut jadi membutuhkan usaha ekstra karena bibir akan berusaha menghindari braket untuk bisa menutup mulut. Gerakan ini seringkali dialami oleh pengguna behel baru karena bibirnya masih beradaptasi dengan benda asing yang baru dipasang di gigi.

Tidak hanya itu, struktur gigi yang flaring atau condong ke depan juga bisa memperkuat efek “Iyup”. Kondisi ini umum ditemukan pada pasien behel dengan kasus overbite, yaitu posisi gigi depan atas yang lebih maju dari gigi bawah. Ternyata, ini termasuk kasus yang umum terjadi di Indonesia. Maka tak heran jika efek iyup dialami oleh banyak sekali pengguna behel di tanah air. Jika kamu juga mengalami kasus ini, jangan heran jika setelah pasang kawat gigi bibir agak kesulitan saat ingin menutup mulut. Namun, kamu tidak perlu khawatir karena ini tidak akan terjadi lama. Seiring waktu, gigi akan semakin bergeser ke posisi yang telah ditentukan sehingga jarak bibir pun akan menyesuaikan. Setelah beberapa bulan, gerakan menutup bibir akan terlihat normal dan gerakan “iyup” pun tidak akan dilakukan lagi.

Gerakan bibir yang terlihat unik saat menutup bibir ini pernah menjadi pengalaman canggung bagi para pengguna behel baru, seperti yang dialami Cia (19), bukan nama sebenarnya, saat baru memakai behel untuk yang pertama kalinya pada tahun 2023. “Waktu itu, teman-teman ada yang suka memperagakan cara aku menutup mulut. Aku sempat malu gitu ngebayangin kalo ternyata cara aku menutup mulut terlihat kayak gitu setelah pasang behel.” katanya. Namun, setelah mengetahui adanya tren ini, ia sadar bahwa yang dialaminya merupakan hal yang normal dan dirasakan oleh banyak pengguna behel lainnya. Akhirnya, ia menjadi tidak canggung soal pengalamannya itu karena publik semakin tahu bahwa itu adalah hal biasa bagi para pengguna behel.

Banyaknya orang yang membagikan pengalaman “Iyup” ini di media sosial menjadikan para pengguna behel seakan-akan membentuk komunitas baru. Di sana, mereka justru memamerkan cara mereka menutup mulut setelah menggunakan behel. Adapun orang yang menjadikannya sebagai konten hiburan. Tak hanya itu, klinik-klinik gigi penyedia layanan pemasangan behel juga turut memanfaatkan momen ini sebagai ide konten promosi. Dalam konten itu, mereka menawarkan paket pemasangan kawat gigi sekaligus turut menjelaskan bahwa itu merupakan proses yang normal jika dialami selama memakai behel. Secara tidak langsung, tren ini meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mendapatkan perawatan perataan gigi.

Tren “Iyup” malah menjadi ajang untuk menormalisasikan pengalaman memakai behel dengan humor sehingga pengguna baru behel tidak merasa sendirian jika mengalami hal serupa. Fenomena ini menunjukkan sisi positif dari media sosial yakni membantu orang lain dengan pengalaman medis tertentu menjadi lebih percaya diri. Pada akhirnya, fenomena “iyup” bukanlah hal yang memalukan, melainkan bagian dari proses menuju senyum yang lebih indah. Jadi, kalau kamu melihat gerakan “iyup” dari teman yang memakai behel, jangan langsung ditertawakan. Bisa jadi itu tanda bibirnya sedang beradaptasi menuju senyum yang lebih rapi!

Bagikan140MengirimTweet88BagikanPrint PDF

Baca Juga

Roblox

Roblox: Prospek Dunia Virtual atau Ancaman Bagi Generasi Muda?

PenulisDini Febrianti
11 Desember 2025
0

JurnalPost.com - Belakangan ini Roblox menjadi salah satu platform digital yang sangat digemari di lintas usia. Data di Playstore menunjukkan...

Optimasi Dedak dan Bekatul sebagai Pangan Fungsional untuk Penanggulangan Stunting dan Gizi Buruk

Nira Banten dan Rumput Laut: Dua Harta Alam yang Siap Menjadi Masa Depan Minuman Sehat Indonesia

PenulisYosefine Elisabeth Dyah Nirma
16 November 2025
0

JurnalPost.com - Ketika berbicara mengenai Banten banyak orang langsung membayangkan pantai-pantai indah dan udara pesisir yang hangat. Namun, tak hanya...

Evaluasi Nilai Gizi pada Tepung Terigu: Kenapa Penting? Yuk Simak!

Evaluasi Nilai Gizi pada Tepung Terigu: Kenapa Penting? Yuk Simak!

PenulisKayla Diniyyatul Aghnia
16 November 2025
0

JurnalPost.com - Siapa yang tidak suka makanan berbahan tepung terigu? Mulai dari roti, kue, gorengan, hingga mi—semuanya akrab di kehidupan...

PEREDARAN KASUS NARKOTIKA DI INDONESIA MENINGKAT PESAT DARI TAHUN 2021 SAMPAI 2025

PEREDARAN KASUS NARKOTIKA DI INDONESIA MENINGKAT PESAT DARI TAHUN 2021 SAMPAI 2025

PenulisDesti Sawitri
13 November 2025
0

JurnalPost.com- Jadi dalam beberapa tahun terakhir, indonesia kembali dihadapkan pada ancaman karena meningkat pesat kasus peredaran di tahun 2021 penyalahgunaan...

Buah

Jangan Salah Urutan! Ini Alasan Buah Harus Dimakan Sebelum Nasi atau Lauk

PenulisAsma Ainun Nisa
12 November 2025
0

JurnalPost.com - Masih banyak orang yang beranggapan bahwa buah hanya dikonsumsi sebagai hidangan penutup setelah makan makanan berat saja. Padahal...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Homepage
WhatsApp us: +6285298877111

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Topics
    • Berita
    • Internasional
    • Bisnis
    • Kolom Opini
    • Citizen
    • Education
    • Essay
    • Featured
    • Hukum
    • Artikel
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Projects
    • Riset
    • Sains

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.