Penulis, Ketut Okan Satya Tritama, Citra Maulida, Taufik El Rahman
Lombok Tengah, JurnalPost.com – Mahasiswa dari KKN PMD Universitas Mataram sedang menjalankan program studi lapangan dan pengabdian masyarakat di Desa Aik Bukaq, Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah. Program yang berlangsung selama dua bulan ini berhasil mengembangkan produk unggulan berupa kerupuk ikan dari olahan ikan air tawar lokal.
Program ini bertujuan untuk membantu perekonomian masyarakat setempat dengan melibatkan mahasiswa dalam berbagai kegiatan, salah satunya adalah pengembangan, pengolahan, serta pemasaran produk kerupuk ikan yang memanfaatkan ikan air tawar yang melimpah di Desa Aik Bukaq.
“Kerupuk ikan ini merupakan inovasi dari kami untuk membantu masyarakat Aik Bukaq dalam memanfaatkan sumber daya alam yang ada secara optimal. Pada tahun 2022, alih fungsi lahan dari pertanian ke perairan meningkat, sehingga kami memilih pengolahan ikan nila sebagai program kerja utama. Harapan kami, produk ini bisa menjadi sumber penghasilan tambahan bagi masyarakat, tidak hanya dengan menjual produk mentah tetapi juga dengan memanfaatkan ikan yang melimpah ini,” ujar Dedi Kusuma Dwiguna, Ketua Kelompok KKN PMD Universitas Mataram di Aik Bukaq.
Proses pembuatan kerupuk ikan ini melibatkan beberapa tahapan, mulai dari pembersihan ikan, pengolahan daging ikan menjadi adonan, hingga proses pengeringan dan penggorengan. Kerupuk ikan ini memiliki cita rasa ikan yang khas dan tekstur yang renyah, sehingga diharapkan dapat menjadi produk unggulan dari Desa Aik Bukaq.
Kepala Desa Aik Bukaq, Bapak Hamdan, menyampaikan apresiasinya terhadap program yang dijalankan oleh mahasiswa Universitas Mataram ini. “Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa yang telah membantu kami. Produk kerupuk ikan ini sangat potensial dan kami akan berupaya untuk terus bekerja sama dengan mahasiswa serta mempertemukan Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Aik Bukaq untuk melanjutkan produksi dari hasil olahan ikan nila ini,” ungkapnya.
Selain pengolahan produk kerupuk ikan, mahasiswa juga mengadakan pelatihan pemasaran digital bagi masyarakat setempat. Pelatihan ini bertujuan agar masyarakat dapat memanfaatkan teknologi digital untuk memasarkan produk olahan ini serta meningkatkan daya tarik pariwisata di Desa Aik Bukaq ke pasar yang lebih luas.
Harapannya, dengan adanya inovasi dan pengabdian dari mahasiswa ini, Desa Aik Bukaq dapat lebih dikenal dengan produk olahan ikan nila serta dapat mempromosikan lokasi wisata yang ada di Aik Bukaq seperti pemandian Aik Bukaq dan wisata penginapan Tereng Kuning, sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.





