JurnalPost.com – Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) menjadi wadah bagi para mahasiswa menyalurkan berbagai macam kegiatan positif pada masyarakat. PMM sendiri bertujuan untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Salah satunya yang dilakukan oleh kelompok 40 gelombang 6 yang dilakukan selama satu bulan, dimulai dari tanggal 18 Juli 2024 sampai dengan 19 Agustus 2024 dengan tema “Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Melalui Digitalisasi Untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Di Desa Mangliawan Kabupaten Malang,” yang beranggotakan M. Iqbal Maududi (Kordinator), M. Syifaur Rahman (Bendahara), Shidiq Ghazalba (Publikasi Dekorasi dan Dokumentasi), Wenathan Revival Kurniawan (Hubungan Masyarakat) dan Travis Jeremiah Kurniawan (Sekrestaris) yang berasal dari prodi yang berbeda beda yaitu Teknik Mesin, Ekonomi Pembangunan, dan Farmasi Universitas Muhammadiyah Malang. Kegiatan PMM ini dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapangan yaitu Yaris Adhial Fajrim, S.H., M.H.

Kegiatan tersebut berupa edukasi teknologi dalam dunia Perdagangan sebagai upaya memasuki era globalisasi 4.0 pada pelaku UMKM di Desa mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk menciptakan pelaku UMKM yang memahami penggunaan teknologi secara baik dan benar dan mampu berkontribusi secara aktif bagi kemajuan UMKM di desa ini. Dengan melakukan sosialisasi edukasi dan praktik penggunaan digital payment dan keamanan berinternet bersama pelaku UMKM di Desa Mangliawan.
Kegiatan pertama, yaitu pemberian materi pengenalan digital payment dan praktik penggunaan qris dan keamanan berinternet dalam melakukan transaksi secara digital. Qris memiliki tiga fitur, yakni transfer, Tarik, dan setor tunai. Hal ini digunakan untuk mempersiapkan pelaku UMKM agar dapat menggunakan perangkat digital dengan lebih percaya diri saat menghadapi era digitalisasi yang terus berkembang setiap harinya. Lalu kegiatan kedua, yaitu sosialisasi mengenai digital marketing melalui platform online. Pada kegiatan ini kami mengenalkan apa itu tiktok seller center yang bertujuan untuk menjual produk di tiktok shop dan fitur apa saja yang terdapat di dalamnya seperti showcase, showcase sendiri adalah fitur untuk pelanggan agar dapat berbelanja langsung dari akun penjual atau kreator dengan menampilkan ikon keranjang kuning di halaman profil akun TikTok. Fitur ini memungkinkan pelanggan menelusuri produk dan berbelanja produk dari katalog brand atau kreator. Kegiatan ketiga, yaitu sosialisasi mengenai pentingnya desain packaging yang menarik untuk meningkatkan daya Tarik dan menambah nilai jual serta praktik bagaimana cara menggunakan aplikasi editing seperti canva, pixellab, dan capcut dengan baik, sebagai sarana membuat desain yang sederhana dan mudah dipelajari. Dengan desain packaging yang menarik kami harap para pelaku UMKM dapat meningkatkan daya Tarik visual dan meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap produk yang ada di desa mangliawan.
Itulah kegiatan PMM yang dilakukan oleh kelompok 40 gelombang 6. Dimulai dari kegiatan memberikan materi dan praktik bersama pelaku UMKM di Desa Mangliawan. Diharapkan kegiatan yang telah kami dilakukan ini dapat memberikan banyak manfaat dan kemudahan bagi pelaku UMKM di Desa Mangliawan. Lebih dari sekadar membantu peningkatan digital untuk para pelaku UMKM demi terwujudnya UMKM yang bertanggung jawab, kreatif, dan inovatif. Dengan demikian, kegiatan PMM ini bukan hanya berdampak pada UMKM di Desa, tetapi juga berpotensi membentuk arah masa depan yang lebih cerah bagi semua yang terlibat pada kegiatan PMM ini.




