
Penulis: Istari, Mahasiswa KKN TIM II UNDIP DESA SERANG
JurnalPost.com – Pada tanggal 30 Juli 2024, mahasiswa KKN Universitas Diponegoro melaksanakan kegiatan Pengenalan Variasi Menu Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di balai desa Serang, Kabupaten Pemalang. Kegiatan ini ditujukan kepada kader posyandu dan kepala dusun untuk meningkatkan pengetahuan tentang pengolahan PMT yang bergizi, serta memperkenalkan variasi menu berbasis pangan lokal. Kegiatan ini diharapkan dapat menurunkan angka stunting dan meningkatkan kesehatan balita di desa Serang.
Kabupaten Pemalang, Kecamatan Petarukan, Desa Serang – (30/07/2024) Mahasiswa KKN dari Universitas Diponegoro telah melaksanakan kegiatan Pengenalan Variasi Menu Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada balita di balai desa Serang. Kegiatan ini ditujukan kepada kader posyandu balita dan kepala dusun, dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai prinsip-prinsip pengolahan PMT yang bergizi, guna mendukung pertumbuhan dan perkembangan balita. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan variasi menu PMT balita yang disesuaikan dengan bahan pangan lokal.
Kegiatan dimulai dengan sesi edukasi mengenai jenis-jenis PMT, bahan-bahan PMT lokal yang disarankan, dan cara pengolahan PMT yang tepat berdasarkan arahan dari Kementerian Kesehatan. PMT yang disarankan meliputi makanan berbasis protein hewani, protein nabati, dan buah-buahan.
Mahasiswa KKN Undip juga menjelaskan pentingnya memberikan makanan bergizi dan variasi dalam menu balita sehari-hari, serta memberikan tips mengolah dan menyajikan makanan yang menarik. Selain itu juga dipaparkan kandungan gizi dari setiap bahan-bahan pangan lokal yang disarankan, seperti daging ayam, telur, kacang hijau, dan buah-buahan.
Para kader posyandu dan kepala dusun desa Serang menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mendapatkan informasi mengenai PMT. Mereka mengajukan beberapa pertanyaan terkait cara memenuhi gizi pada balita yang memiliki pola makan buruk. Mahasiswa KKN Undip memberikan contoh praktis dalam penerapan pola makan yang sehat.
Selain pemaparan materi mengenai PMT, mahasiswa KKN Undip juga menampilkan poster online berisi variasi menu PMT berbasis lokal. Sampel PMT berupa bolu pisang kukus dan puding santan diberikan kepada kader posyandu dan kepala dusun.
Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat membantu menurunkan angka stunting dan meningkatkan kesehatan balita di desa Serang. Kedepannya, kegiatan ini dapat ditambah dengan demonstrasi pengolahan variasi menu PMT untuk melatih kemampuan pengolahan makanan. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang lebih luas di masyarakat, khususnya meningkatkan kualitas hidup balita.




