• Homepage
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
  • Topics
    • Berita
    • Internasional
    • Bisnis
    • Kolom Opini
    • Citizen
    • Education
    • Essay
    • Featured
    • Hukum
    • Artikel
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Projects
    • Riset
    • Sains
JurnalPost
  • Topics
    • Berita
    • Internasional
    • Bisnis
    • Kolom Opini
    • Citizen
    • Education
    • Essay
    • Featured
    • Hukum
    • Artikel
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Projects
    • Riset
    • Sains
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Beranda Artikel

Beta Karoten dan Perubahan Warna Kulit: Apa yang Terjadi Saat Konsumsi Wortel Terlalu Banyak?

Penulisfatimah Resky
25 November 2024
in Artikel
A A
0
Beta Karoten
Sumber : Shutterstock

JurnalPost.com – Pernah nggak sih kalian denger kalau kebanyakan makan wortel bisa bikin kulit jadi kekuningan? Eh, tapi tunggu dulu, itu beneran karena penyakit kuning atau cuma efek dari makan wortel doang? Jangan-jangan ini cuma mitos? Nah, kalau kalian penasaran, jawabannya adalah… FAKTA! Yuk, kita bahas kenapa hal ini bisa terjadi dan apa dampaknya buat tubuh kita!

Mengapa Wortel Bisa Membuat Kulit Kuning?

Rahasia di balik warna orange pada wortel terletak pada kandungan pigmen yang disebut beta-karoten. Beta-karoten adalah senyawa alami yang juga memberikan warna cerah pada banyak buah dan sayuran lainnya, seperti labu dan mangga. Menurut Wahyuni et al. (2023), menjelaskan bahwa kata “karoten” berasal dari bahasa Latin yang berarti wortel (carrot), yaitu pigmen warna kuning dan orange pada buah dan sayuran. Ketika kita mengonsumsi makanan yang kaya akan beta-karoten, tubuh kita akan menyerap pigmen ini. Sebagian beta-karoten akan diubah menjadi vitamin A, yang sangat penting untuk kesehatan mata dan kulit. Namun, jika kita mengonsumsi terlalu banyak beta-karoten, tubuh tidak dapat memproses semuanya, sehingga kelebihan beta-karoten akan tersimpan di dalam jaringan lemak termasuk kulit. Akibatnya, kulit kita akan terlihat sedikit kekuningan atau orange.

Proses Perubahan Warna Kulit

Ketika kita mengonsumsi makanan yang kaya akan beta-karoten, seperti jus wortel, tubuh kita akan menyerap pigmen ini. Sebagian beta-karoten akan diubah menjadi vitamin A, namun sisanya dapat terakumulasi di jaringan lemak, termasuk kulit. Akibatnya, kulit kita dapat terlihat sedikit kekuningan atau orange. Kondisi ini dikenal sebagai karotenemia.

Karotenemia: Bukan Penyakit Kuning

Banyak orang seringkali bingung antara karotenemia dengan penyakit kuning. Padahal, keduanya memiliki penyebab yang berbeda. Jangan khawatir, karotenemia bukanlah penyakit yang serius dan tidak berbahaya bagi kesehatan. Perubahan warna kulit ini bersifat sementara dan akan kembali normal setelah kita mengurangi konsumsi makanan yang kaya akan beta-karoten. Penyakit kuning biasanya disebabkan oleh masalah pada hati atau kantung empedu, yang menyebabkan bilirubin (pigmen empedu) menumpuk dalam darah. Sementara itu, karotenemia murni disebabkan oleh konsumsi beta-karoten yang berlebihan (Nurlinawati, 2023).

Manfaat dan Risiko Konsumsi Wortel Berlebihan

Tahu nggak sih, pigmen β-karoten yang banyak ditemukan di buah dan sayur ternyata nggak cuma bikin warna cantik, tapi juga punya segudang manfaat luar biasa untuk tubuh kita? Sebagai antioksidan alami, β-karoten punya kemampuan super dalam melindungi sistem imun dari kerusakan akibat radikal bebas (ROS). Nggak hanya itu, β-karoten juga jadi sekutu penting bagi tubuh dalam mencegah dan melawan kanker! Wortel adalah sumber beta-karoten yang sangat baik, yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Namun, seperti halnya semua makanan, konsumsi wortel secara berlebihan juga dapat menimbulkan efek samping seperti karotenemia. Oleh karena itu, penting untuk mengonsumsi makanan secara seimbang dan bervariasi.

Referensi :
Nurlinawati, N. 2023. Bab 12 Gizi dan Penyakit Kulit. Gizi dan Penyakit Kronis, 150. Serang : Sada Kurnia Pustaka.
Wahyuni, F., Siddiq, M. N. A. A., Lestari, D., Efriwati., Mardiyah, U., Nurlaela, E., Sari, K., Syahidah, D., Kaluku, K., Dari, D. W., Pebrianti, S. A., Harsanto, B. W., dan Rahmawati. 2023. Pengantar Pangan Fungsional. Padang: Getpress Indonesia.

oleh Aidah

Bagikan139MengirimTweet87BagikanPrint PDF

Baca Juga

Roblox

Roblox: Prospek Dunia Virtual atau Ancaman Bagi Generasi Muda?

PenulisDini Febrianti
11 Desember 2025
0

JurnalPost.com - Belakangan ini Roblox menjadi salah satu platform digital yang sangat digemari di lintas usia. Data di Playstore menunjukkan...

Optimasi Dedak dan Bekatul sebagai Pangan Fungsional untuk Penanggulangan Stunting dan Gizi Buruk

Nira Banten dan Rumput Laut: Dua Harta Alam yang Siap Menjadi Masa Depan Minuman Sehat Indonesia

PenulisYosefine Elisabeth Dyah Nirma
16 November 2025
0

JurnalPost.com - Ketika berbicara mengenai Banten banyak orang langsung membayangkan pantai-pantai indah dan udara pesisir yang hangat. Namun, tak hanya...

Evaluasi Nilai Gizi pada Tepung Terigu: Kenapa Penting? Yuk Simak!

Evaluasi Nilai Gizi pada Tepung Terigu: Kenapa Penting? Yuk Simak!

PenulisKayla Diniyyatul Aghnia
16 November 2025
0

JurnalPost.com - Siapa yang tidak suka makanan berbahan tepung terigu? Mulai dari roti, kue, gorengan, hingga mi—semuanya akrab di kehidupan...

Buah

Jangan Salah Urutan! Ini Alasan Buah Harus Dimakan Sebelum Nasi atau Lauk

PenulisAsma Ainun Nisa
12 November 2025
0

JurnalPost.com - Masih banyak orang yang beranggapan bahwa buah hanya dikonsumsi sebagai hidangan penutup setelah makan makanan berat saja. Padahal...

Iyup

Fenomena “Iyup” yang viral di TikTok: Gerakan Menutup Bibir Pengguna Behel

PenulisNadya Ulya Dani
12 November 2025
0

JurnalPost.com - Pernah melihat gerakan menutup bibir yang terlihat seperti mengucapkan kata “iyup” yang dilakukan oleh pengguna behel? Fenomena ini...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Homepage
WhatsApp us: +6285298877111

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Topics
    • Berita
    • Internasional
    • Bisnis
    • Kolom Opini
    • Citizen
    • Education
    • Essay
    • Featured
    • Hukum
    • Artikel
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Projects
    • Riset
    • Sains

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.