Oleh: Kinanti Resmi Hayati, S.Hum., M.A., Navisatul Izzah S.Pd., M.TESOL, Afita Dewi Prastiwi S.Pd., M.Pd., Aldi Pramoedya N., dan Aryasyifa Syah Putra
JurnalPost.com - Sebagai bagian dari kontribusi aktif insan akademik terhadap pengembangan mutu pendidikan anak usia dini di Indonesia, tim dosen dari Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang kali ini difokuskan pada pelatihan pengajaran Bahasa Inggris dengan pendekatan interaktif melalui media edutoy. Kegiatan ini berlangsung pada hari Sabtu, 2 Agustus 2025 di TK Muslimat NU 270 Asy Syafi’iyyah, Gresik, dan diikuti oleh seluruh jajaran pendidik di institusi tersebut.
Dengan mengusung tema “Pelatihan Pembelajaran Bahasa Inggris Melalui Media Edutoy untuk Guru Pendidikan Anak Usia Dini”, kegiatan ini bertujuan memberikan wawasan baru sekaligus keterampilan praktis kepada para guru dalam mengintegrasikan media edukatif berbasis permainan (edutoy) ke dalam proses pembelajaran Bahasa Inggris di kelas. Metode edutoy dinilai mampu menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan, partisipatif, serta relevan dengan karakteristik peserta didik usia dini yang cenderung aktif dan eksploratif.
Acara dibuka tepat pukul 08.00 WIB oleh MC yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Pelaksana kegiatan, Ibu Kinanti R. Hayati, M.A. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga pendidikan tinggi dan sekolah dasar, terutama dalam merancang strategi pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ibu Surotin Agustina, S.Pd.I selaku Kepala Sekolah TK Muslimat NU 270 Asy Syafi’iyyah, yang menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kehadiran para dosen dari UPN “Veteran” Jawa Timur serta menyampaikan harapannya agar kerja sama ini dapat terus berlanjut dalam bentuk kegiatan pengembangan profesional lainnya.
Setelah sesi sambutan, dilakukan prosesi penyerahan plakat sebagai simbolisasi sinergi dan komitmen bersama dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dasar. Momen ini juga diabadikan dalam sesi dokumentasi yang melibatkan seluruh peserta dan tim pelaksana.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan tiga materi utama yang disampaikan oleh para dosen sebagai narasumber. Materi pertama membahas konsep dasar penggunaan edutoy dan urgensinya dalam pengajaran Bahasa Inggris pada anak usia dini. Dalam sesi ini dijelaskan bahwa penggunaan alat permainan edukatif dapat memperkuat asosiasi kosakata asing dengan pengalaman belajar yang konkret dan menyenangkan. Materi kedua memaparkan teknik dan strategi penerapan edutoy dalam kegiatan belajar mengajar, termasuk simulasi aktivitas yang dapat langsung diaplikasikan di dalam kelas.
Para guru sangat antusias dalam menyimak materi ini, terbukti dari aktifnya dewan guru yang ingin mendalami permainan ini dengan bertanya saat diajukan saat sesi tanya jawab berlangsung. Materi ketiga membahas implikasi psikopedagogis dari penggunaan media edutoy terhadap perkembangan kognitif, sosial, dan bahasa anak. Pemateri menekankan bahwa keberhasilan proses pembelajaran Bahasa Inggris pada anak usia dini sangat ditentukan oleh pendekatan yang komunikatif dan multisensori.
Usai sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung di mana para guru diajak untuk mencoba menerapkan edutoy dalam simulasi pengajaran. Para peserta terlihat aktif, antusias, dan kreatif dalam merancang berbagai bentuk aktivitas pembelajaran yang melibatkan interaksi langsung dengan media edutoy. Momen ini tidak hanya mempererat interaksi antara peserta dan narasumber, namun juga menjadi ajang berbagi pengalaman antar sesama guru.
Melalui pelatihan ini, para guru diharapkan tidak hanya memperoleh wawasan baru, namun juga mampu mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam proses pembelajaran. Besar harapan bahwa pendekatan berbasis edutoy ini dapat menjadi alternatif solusi dalam menjawab tantangan pembelajaran Bahasa Inggris pada anak usia dini yang selama ini kerap dianggap sulit. Kepala Sekolah TK Muslimat NU 270 Asy Syafi’iyyah menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada tim dosen UPN “Veteran” Jawa Timur atas dedikasi dan transfer ilmu yang telah diberikan. Beliau berharap bahwa kerja sama ini dapat berlanjut melalui kegiatan serupa yang berorientasi pada peningkatan kapasitas pendidik di masa yang akan datang.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda