Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

  2. Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

  3. Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

  4. Qatar Hubungi Turki, Yordania, Mesir dan Lebanon, Perkuat Diplomasi untuk Redam Ketegangan Timur Tengah

  5. Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

  1. Beranda
  2. Daerah
  3. Dinkes Ogan Ilir Hadirkan BETAJI dan SIGODAS SDK untuk Perkuat SDM dan Tata Kelola

Dinkes Ogan Ilir Hadirkan BETAJI dan SIGODAS SDK untuk Perkuat SDM dan Tata Kelola

Foto profil Annisa
Editor: Annisa
29 Agustus 2026, 10.39 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
Dinkes Ogan Ilir
Pelaksanaan kegiatan pembelajaran daring yang diikuti jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir dan tenaga kesehatan dari sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan melalui Zoom Meeting sebagai bagian dari inovasi BETAJI (Belajar Tambah Aji).

OGAN ILIR, JurnalPost — Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir terus mendorong transformasi pelayanan dan tata kelola pemerintahan melalui pengembangan inovasi di lingkungan organisasi. Salah satunya dilakukan Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) dengan menghadirkan dua inovasi, yakni BETAJI atau Belajar Tambah Aji dan SIGODAS SDK atau Sistem Google Drive Bidang Sumber Daya Kesehatan.

Meski dikembangkan untuk menjawab persoalan yang berbeda, kedua inovasi tersebut memiliki tujuan yang sama, yakni meningkatkan kapasitas sumber daya manusia serta membangun sistem kerja yang lebih efektif, efisien, kolaboratif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

IKLAN

BETAJI Dorong Budaya Belajar Tenaga Kesehatan

BETAJI dikembangkan sebagai upaya meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan secara berkelanjutan. Program ini berangkat dari sejumlah tantangan dalam pelaksanaan pengembangan kompetensi, seperti keterbatasan kuota pelatihan, biaya, lokasi, hingga jadwal kegiatan yang terkadang berbenturan dengan tugas pelayanan.

Dinkes Ogan Ilir
Baca Juga

Dinkes Ogan Ilir Perkuat Mutu Pelayanan Kesehatan melalui Lima Inovasi Sistem Rujukan Terintegrasi

Di sisi lain, lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir memiliki banyak tenaga kesehatan dengan pengalaman, keahlian, dan praktik baik yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber pembelajaran bagi pegawai lainnya.

Potensi tersebut kemudian dikembangkan melalui BETAJI sebagai model pembelajaran yang mengoptimalkan sumber daya internal organisasi.

Melalui program ini, tenaga kesehatan tidak hanya berperan sebagai peserta pembelajaran, tetapi juga dapat menjadi narasumber untuk membagikan pengetahuan, keterampilan, pengalaman, maupun praktik baik kepada rekan kerja lainnya.

Kegiatan pembelajaran dapat dilakukan melalui pertemuan daring, diskusi kasus kesehatan, hingga kegiatan berbagi pengetahuan atau knowledge sharing yang disesuaikan dengan kebutuhan tenaga kesehatan di lapangan.

Dinkes Ogan Ilir
Baca Juga

Dinkes Ogan Ilir Perkuat Pelayanan Kesehatan melalui Inovasi CEKGRAMAS, OBRAL BJ MAS, dan SIPHASTI MBG

Pemanfaatan teknologi membuat proses pembelajaran menjadi lebih fleksibel dan dapat menjangkau tenaga kesehatan di berbagai wilayah, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan akses terhadap pelatihan konvensional.

Dalam penerapannya, kegiatan BETAJI diarahkan berlangsung secara rutin dan terjadwal sehingga pengembangan kompetensi tidak hanya bergantung pada pelatihan eksternal.

Program tersebut juga diarahkan untuk membangun budaya belajar dan berbagi pengetahuan di lingkungan kerja. Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi turut terlibat dalam proses transfer pengetahuan di dalam organisasi.

Penerapan BETAJI turut mendorong terbentuknya kegiatan pembelajaran daring yang lebih terstruktur, meningkatnya keterlibatan ASN sebagai narasumber internal, serta tersedianya materi pembelajaran yang berasal dari pengalaman dan praktik kerja di lapangan.

Ogan Ilir Benahi Pengelolaan
Baca Juga

Solusi Sederhana Berdampak Besar, Cara Kabupaten Ogan Ilir Benahi Pengelolaan Sarana Kesehatan

Dengan pola tersebut, proses peningkatan kapasitas pegawai diharapkan dapat berjalan lebih berkelanjutan dan relevan dengan kebutuhan pelayanan kesehatan.

SIGODAS SDK Digitalisasi Pengelolaan Dokumen

Selain pengembangan kompetensi sumber daya manusia, Bidang SDK Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir juga melakukan pembenahan dalam pengelolaan administrasi melalui inovasi SIGODAS SDK.

SIGODAS SDK dikembangkan untuk mengatasi pengelolaan dokumen yang sebelumnya masih dilakukan secara konvensional dan belum sepenuhnya terintegrasi.

Berbagai dokumen, seperti pengajuan renovasi puskesmas, data sarana dan prasarana, laporan kegiatan, serta dokumen pendukung lainnya sebelumnya tersimpan di sejumlah media berbeda.

IKLAN

Kondisi tersebut berpotensi membuat proses pencarian, penelusuran, dan distribusi dokumen membutuhkan waktu lebih lama. Penyimpanan yang tersebar juga meningkatkan risiko dokumen sulit ditemukan, rusak, atau tidak tersedia saat dibutuhkan.

Melalui SIGODAS SDK, dokumen Bidang Sumber Daya Kesehatan mulai dikelola secara digital menggunakan Google Drive sebagai media penyimpanan terpusat.

Dokumen disusun menggunakan struktur folder dan klasifikasi yang lebih sistematis sehingga pegawai dapat menyimpan, mencari, mengakses, serta mendistribusikan dokumen dengan lebih mudah sesuai kewenangan dan kebutuhan masing-masing.

Implementasi SIGODAS SDK dilakukan secara bertahap, mulai dari penjaringan gagasan, penyusunan sistem, uji coba, hingga penerapan yang lebih luas.

Monitoring dan evaluasi juga dilakukan untuk mengetahui tingkat efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas penggunaan sistem. Hasil evaluasi tersebut kemudian menjadi dasar untuk melakukan penyempurnaan pengelolaan dokumen secara berkelanjutan.

Penerapan SIGODAS SDK telah mendorong perubahan pada pola pengarsipan di Bidang SDK. Dokumen yang sebelumnya tersebar mulai terdigitalisasi dan ditempatkan dalam penyimpanan terpusat dengan struktur yang lebih terstandar.

Akses terhadap dokumen pun dapat dilakukan dengan lebih cepat dan secara real-time oleh pihak yang memiliki kewenangan, sehingga membantu memperkuat koordinasi dan kolaborasi antarpegawai.

Digitalisasi tersebut juga mendukung pengurangan penggunaan dokumen berbasis kertas serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan arsip dan data.

SIGODAS SDK sekaligus menjadi salah satu bentuk dukungan Bidang SDK terhadap penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir.

Dua Inovasi untuk Mendukung Transformasi Dinkes Ogan Ilir

Kehadiran BETAJI dan SIGODAS SDK menunjukkan bahwa inovasi dalam sektor kesehatan tidak hanya berkaitan dengan pelayanan langsung kepada masyarakat.

Pengembangan kualitas sumber daya manusia serta pembenahan tata kelola internal juga menjadi unsur penting dalam membangun organisasi pelayanan kesehatan yang profesional, efektif, dan berkelanjutan.

BETAJI berfokus pada peningkatan kompetensi serta pembentukan budaya belajar tenaga kesehatan, sedangkan SIGODAS SDK diarahkan pada digitalisasi administrasi dan pengelolaan dokumen.

Kedua inovasi tersebut saling melengkapi dalam mendukung peningkatan efektivitas kerja Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir.

Melalui inovasi yang sederhana dan tepat guna, Bidang SDK berupaya menciptakan lingkungan kerja yang semakin adaptif, kolaboratif, serta memanfaatkan teknologi dalam proses administrasi dan pengembangan sumber daya manusia.

Pengembangan BETAJI dan SIGODAS SDK diharapkan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga memberikan manfaat bagi organisasi sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kabupaten Ogan Ilir.



Sumber artikel: https://jurnalpost.com/dinkes-ogan-ilir-hadirkan-betaji-dan-sigodas-sdk/97490/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 21.16 WITA

  • #BETAJI
  • #Dinkes Ogan Ilir
  • #Inovasi Pelayanan
  • #Ogan Ilir
  • #SIGODAS SDK
  • #SPBE
  • #Sumber Daya Kesehatan
  • #Tenaga Kesehatan

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Ratusan Warga Meriahkan Bulan Bakti Karang Taruna di Barru, UMKM Lokal Ikut Dilibatkan

Hadiri Pelantikan Pengurus PPP Barru, Bupati Andi Ina Tekankan Sinergi Politik untuk Kesejahteraan Masyarakat

Kekeringan Melanda Blora, PPSDM Migas Salurkan Bantuan Air Bersih ke Empat Wilayah Sekitar Cepu

Kepala Daerah Adu Keahlian Masak Nasi Goreng di HUT ke-357 Sulsel, Bupati Barru Turut Hadir

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

Dari Daun Kelor Menjadi Snackbar Bergizi, FK UPN “Veteran” Jakarta Ajak Masyarakat Kelurahan Pangkalan Jati Baru Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

Digitalisasi Bank Syariah Permudah Transaksi, Keamanan Data Nasabah Jadi Tantangan Utama

Beli Mainan Anak di Bojonegoro Kini Bisa Bayar Pakai QRIS BRI

Pilihan Editor

  1. 1 Putusan MA 19 P/HUM/2026, Sekjen MDP-WATCH Desak Menkes Evaluasi dan Rombak Keanggotaan MDP
  2. 2

    Jangan Terus Menyalahkan Guru atas Rusaknya Karakter Anak, Ada Paradoks Mutu Pendidikan yang Sering Diabaikan

  3. 3

    Membuka Kesempatan Kerja di Tengah Tantangan Ekonomi, Menatap Masa Depan Ketenagakerjaan Indonesia

  4. 4

    Mengenal Potensi Desa Menang dalam Mendukung Program Kabupaten/Kota Sehat di Jawa Timur

  5. 5

    Teknologi Sudah Tersedia, UPN Veteran Jatim Dorong Penguatan Literasi dan Keterbukaan Informasi Publik di Bondowoso

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.