Barru, JurnalPost.com- Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari menunjukkan keseriusannya dalam mendorong pencegahan narkoba, pornografi, kenakalan remaja, dan perkawinan anak di daerahnya. Hal itu terlihat saat ia tetap mengikuti seluruh rangkaian Sosialisasi Peran Forkopimda dalam Penanganan Narkoba, Pornografi, Kenakalan Remaja, dan Pencegahan Perkawinan Anak Menuju Generasi Emas Kabupaten Barru hingga selesai.
Kegiatan tersebut digelar di Lantai 6 Mal Pelayanan Publik (MPP) Kantor Bupati Barru, Jumat (3/7/2026). Setelah membuka kegiatan secara resmi, Andi Ina tidak langsung meninggalkan lokasi meski memiliki agenda kedinasan yang padat.
Bupati tampak menyimak langsung materi yang disampaikan para narasumber. Kehadiran hingga akhir kegiatan itu disebut sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Barru dalam menghadapi berbagai persoalan sosial yang dapat mengancam masa depan generasi muda.
Sosialisasi tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari unsur Forkopimda dan aparat penegak hukum. Hakim Pengadilan Negeri Barru, Hesty Ayuningtyas, memaparkan materi terkait aspek persidangan, kepastian hukum, serta efek jera bagi pelaku tindak pidana narkoba.
Kepala Kejaksaan Negeri Barru, Erik Yudistira, turut menyampaikan penjelasan mengenai proses penuntutan perkara narkoba. Ia juga memaparkan program rehabilitasi berbasis hukum sebagai bagian dari upaya penanganan penyalahgunaan narkotika.
Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Barru, Muhammad Alifandi Aska, menguraikan dukungan DPRD dalam penyusunan regulasi daerah dan penganggaran Program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika atau P4GN.
Materi kemudian dilanjutkan oleh Kasat Narkoba Polres Barru, IPTU Faisal. Ia mengingatkan peserta mengenai bahaya laten narkoba serta berbagai modus peredarannya yang terus berkembang.
KBO Satresnarkoba Polres Barru, IPDA Nirwan Bakri, juga memaparkan pemetaan wilayah rawan, strategi penegakan hukum, serta upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika di Kabupaten Barru.
Dalam penutupan kegiatan, Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari menyampaikan apresiasi kepada seluruh narasumber yang telah memberikan edukasi kepada peserta. Ia menyebut kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas).
Menurut Andi Ina, kegiatan tersebut lahir dari gagasan bersama Forkopimda sebagai bentuk kepedulian terhadap persoalan sosial yang dihadapi generasi muda saat ini.
“Kegiatan hari ini lahir dari kebersamaan Forkopimda bersama pemerintah. Kami merasakan bahwa persoalan narkoba, kenakalan remaja, hingga perkawinan anak bukan hanya menjadi tugas pemerintah semata, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh unsur Forkopimda dan masyarakat untuk mewujudkan Barru yang bersih dari narkoba,” tegas Andi Ina.
Ia juga mengingatkan bahwa ancaman narkoba tidak boleh dianggap sepele. Meski Barru tidak dikenal sebagai daerah dengan tingkat peredaran narkoba yang tinggi, kewaspadaan masyarakat tetap harus diperkuat.
Menurutnya, jaringan pengedar narkoba terus mencari celah untuk merusak generasi muda. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diminta tidak lengah dalam melakukan pencegahan.
Andi Ina turut mengajak seluruh kepala sekolah memanfaatkan dukungan Forkopimda untuk memberikan edukasi langsung di lingkungan sekolah. Ia berharap aparat penegak hukum dan instansi terkait dapat dilibatkan dalam sosialisasi kepada para pelajar.
Langkah tersebut dinilai penting agar pelajar memahami bahaya narkoba, pornografi, kenakalan remaja, dan perkawinan anak sejak dini.
Selain itu, Bupati Barru menginstruksikan agar kegiatan serupa digelar secara rutin setiap tiga bulan. Ia juga meminta agar orang tua siswa dan berbagai institusi lainnya ikut dilibatkan dalam kegiatan pencegahan tersebut.
“Kegiatan seperti ini akan kita laksanakan setiap triwulan. Nanti kita juga akan melibatkan orang tua siswa dan institusi lainnya agar memberikan dampak positif bagi anak-anak kita dan kemajuan Kabupaten Barru,” ujarnya.
Di akhir kegiatan, Bupati Barru bersama unsur Forkopimda, jajaran Pemerintah Kabupaten Barru, perwakilan lembaga pendidikan, kepala sekolah, serta siswa-siswi se-Kabupaten Barru membacakan Deklarasi Bersama Pencegahan Peredaran Narkoba, Kenakalan Remaja, dan Perkawinan Anak Menuju Generasi Emas Kabupaten Barru.
Deklarasi tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Barru. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama oleh Bupati Barru, unsur Forkopimda, perwakilan kepala sekolah, dan siswa.
Penandatanganan itu menjadi simbol tekad bersama untuk menjaga generasi muda Barru agar tumbuh sehat, berkarakter, bebas dari narkoba, serta siap menyongsong Indonesia Emas 2045.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda