Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Bukit Premium Pasuruan dan Tantangan Pengelolaan Wisata Alam Berkelanjutan

Bukit Premium Pasuruan dan Tantangan Pengelolaan Wisata Alam Berkelanjutan

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
21 Mei 2026, 13.43 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
3 menit baca
Bukit Premium

Penulis: Grace Sissela Marpaung Pariwisata, UPN “Veteran” Jawa Timur

JurnalPost.com - Meningkatnya minat masyarakat terhadap wisata alam dan aktivitas luar ruang, kawasan perbukitan di Kabupaten Pasuruan mulai menjadi perhatian wisatawan, khususnya generasi muda yang mencari pengalaman rekreasi berbasis alam. Hamparan savana, jalur trekking yang relatif ramah bagi pendaki pemula, serta panorama pegunungan yang terbuka menjadikan kawasan ini memiliki daya tarik tersendiri sebagai ruang rekreasi alternatif.

IKLAN

Aktivitas berwisata tidak lagi hanya berorientasi pada hiburan semata, tetapi juga pengalaman, kesehatan mental, kedekatan dengan alam. Keunggulan utama Bukit Premium terletak pada karakter lanskapnya. Kontur perbukitan yang terbuka memberikan pengalaman visual yang kuat bagi wisatawan. Jalur trekking yang menantang namun tetap dapat diakses pendaki pemula membuat kawasan ini berpotensi menjangkau pasar wisata yang lebih luas. Keberadaan spot panorama alami menjadi daya tarik penting di era media sosial, ketika pengalaman visual turut menentukan popularitas destinasi wisata.

Ruang Terbuka Hijau
Baca Juga

Komersialisasi Ruang Terbuka Hijau dan Perubahan Pengalaman Publik di Kiara Artha Park Bandung

IKLAN

Namun, di balik potensi tersebut, pengembangan wisata alam juga menghadirkan tantangan besar. Salah satu persoalan utama dalam pengelolaan wisata perbukitan adalah menjaga keseimbangan antara peningkatan kunjungan wisatawan dan kelestarian lingkungan. Aktivitas trekking yang tidak dikelola dengan baik dapat memicu erosi jalur, kerusakan vegetasi, hingga penumpukan sampah di kawasan wisata.

Oleh karena itu, konsep pariwisata berkelanjutan menjadi penting dalam pengembangan wisata Bukit Premium. Pengelola tidak cukup hanya berfokus pada peningkatan jumlah pengunjung, tetapi juga harus memperhatikan daya dukung lingkungan, konservasi lanskap, dan keterlibatan masyarakat lokal. Keberlanjutan wisata alam memerlukan sistem pengelolaan yang mampu menjaga kualitas ekosistem sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Keterlibatan masyarakat sekitar sebagai jasa pemandu trekking, jasa ojek, warung lokal, hingga produk UMKM dapat menjadi bagian dari rantai ekonomi wisata yang mendukung kesejahteraan masyarakat. Ketika masyarakat memperoleh manfaat langsung dari aktivitas pariwisata, maka peluang terciptanya kesadaran kolektif untuk menjaga kawasan wisata juga akan semakin besar. Selain itu, edukasi terhadap wisatawan menjadi penting dalam pengelolaan wisata. Aktivitas rekreasi alam sangat rentan terhadap kerusakan lingkungan sehingga perlu kesadaran ekologis seperti menerapkan aturan “do and don’t” selama melakukan pendakian, dan ancaman jika melakukan pelanggaran.

Bukit Premium Pasuruan menunjukkan bahwa kawasan perbukitan memiliki potensi besar sebagai ruang rekreasi alam di Jawa Timur. Tanpa perencanaan yang berkelanjutan, peningkatan popularitas wisata justru dapat menjadi ancaman bagi kelestarian kawasan itu sendiri. Pengembangan wisata alam tidak hanya berbicara tentang membuka akses kunjungan, tetapi juga tentang bagaimana menjaga hubungan harmonis antara manusia, lanskap, dan keberlanjutan lingkungan.

Ruang Terbuka Hijau
Baca Juga

Dari TPU ke Ruang Hidup: Optimalisasi TPU menjadi Ruang Terbuka Hijau sebagai Strategi Kota melawan Urban Heat Island

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/bukit-premium-pasuruan-dan-tantangan-pengelolaan-wisata-alam-berkelanjutan/93445/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 01.15 WITA

  • #Ruang Terbuka Hijau

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Capek Kok Dibanggakan? Membaca Hustle Culture dalam Kacamata Sartre dan Han

Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

Warung Padang di Bojonegoro Kini Terima QRIS BRI, Pembeli Lebih Praktis

Beli Mainan Anak di Bojonegoro Kini Bisa Bayar Pakai QRIS BRI

Pilihan Editor

  1. 1 Jangan Terus Menyalahkan Guru atas Rusaknya Karakter Anak, Ada Paradoks Mutu Pendidikan yang Sering Diabaikan
  2. 2

    Resmi Dilantik, BPC GMKI Singaraja Periode 2026–2027 Fokus Kuatkan Kaderisasi dan Kolaborasi

  3. 3

    Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

  4. 4

    Beli Dimsum Kini Tinggal Scan QRIS BRI Bojonegoro, Pelaku UMKM dan Pembeli Rasakan Kemudahan Transaksi Digital

  5. 5

    Pernah Mencari “Sakit Kepala Sebelah” di Google, Lalu Takut Umur Tinggal Setahun?

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.