Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Komersialisasi Ruang Terbuka Hijau dan Perubahan Pengalaman Publik di Kiara Artha Park Bandung

Komersialisasi Ruang Terbuka Hijau dan Perubahan Pengalaman Publik di Kiara Artha Park Bandung

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
21 Mei 2026, 13.42 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Ruang Terbuka Hijau

Penulis: Grace Sissela Marpaung UPN “Veteran” Jawa Timur

JurnalPost.com - Di tengah kepadatan perkotaan, masyarakat membutuhkan ruang untuk berolahraga, berekreasi, berinteraksi sosial, hingga sekadar menikmati suasana kota yang lebih terbuka dan manusiawi. Kehadiran Kiara Artha Park menjadi salah satu contoh ruang terbuka hijau yang mampu menarik perhatian masyarakat urban di Kota Bandung.

IKLAN

Sejak dibuka sebagai kawasan taman kota, Kiara Artha Park berkembang menjadi tempat rekreasi yang ramai dikunjungi. Kawasan ini menawarkan berbagai fasilitas publik seperti jogging track, area hijau, ruang duduk, fasilitas kuliner, hingga ruang aktivitas sosial yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dari berbagai kelompok usia.

Bukit Premium
Baca Juga

Bukit Premium Pasuruan dan Tantangan Pengelolaan Wisata Alam Berkelanjutan

Secara tata ruang, Kiara Artha Park memiliki posisi strategis karena berada di kawasan perkotaan yang padat dan mudah diakses dari berbagai arah. Kehadiran jalur pedestrian, ruang terbuka hijau, dan fasilitas olahraga menjadikan kawasan ini tidak hanya berfungsi sebagai taman kota, tetapi juga sebagai ruang rekreasi aktif bagi masyarakat urban. Aktivitas berjalan kaki, bersepeda, jogging, hingga berkumpul bersama keluarga menjadi bagian dari pengalaman publik yang terbentuk di dalam kawasan tersebut.

IKLAN

Namun, dalam perkembangannya, muncul fenomena yang mulai banyak dibicarakan dalam studi perkotaan, yakni komersialisasi ruang publik. Kehadiran area bisnis, fasilitas berbayar, dan pengelolaan berbasis privat secara perlahan mengubah karakter Kiara Artha Park dari ruang publik terbuka menjadi ruang kuasi publik.

Komersialisasi ruang tidak sepenuhnya hal negatif. Kehadiran sektor bisnis dapat membantu meningkatkan kualitas fasilitas, keamanan kawasan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Area kuliner, ruang hiburan, dan kegiatan komersial lainnya mampu menciptakan daya tarik baru yang membuat taman kota menjadi lebih hidup dan produktif secara ekonomi.

Akan tetapi, persoalan mulai muncul ketika fungsi bisnis mulai mendominasi ruang publik. Ketika akses terhadap pengalaman ruang menjadi bergantung pada kemampuan ekonomi pengunjung, maka nilai dasar ruang terbuka publik sebagai ruang yang inklusif mulai mengalami pergeseran. Kondisi tersebut dapat memengaruhi pengalaman publik dalam memanfaatkan ruang kota. Aktivitas masyarakat yang sebelumnya berorientasi pada rekreasi sederhana dan olahraga dapat bergeser menjadi aktivitas berbasis konsumsi dan hiburan komersial.

Ruang Terbuka Hijau
Baca Juga

Dari TPU ke Ruang Hidup: Optimalisasi TPU menjadi Ruang Terbuka Hijau sebagai Strategi Kota melawan Urban Heat Island

Kiara Artha Park menunjukkan bagaimana ruang terbuka hijau perkotaan saat ini menghadapi tantangan untuk menyeimbangkan fungsi ekologis, sosial, rekreatif, dan ekonomi secara bersamaan. Fungsi rekreasi dan olahraga masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama dalam pengembangan kawasan. Area jogging track, ruang hijau terbuka, dan fasilitas publik gratis perlu dipertahankan agar masyarakat tetap memiliki ruang interaksi yang inklusif dan mudah diakses.

Kiara Artha Park pada akhirnya menjadi gambaran dinamika kota modern hari ini. Meningkatnya komersialisasi juga menghadirkan pertanyaan penting mengenai masa depan ruang publik di perkotaan: apakah ruang terbuka hijau akan tetap menjadi milik bersama, atau perlahan berubah menjadi ruang konsumsi yang semakin eksklusif? Pertanyaan tersebut menjadi penting untuk dijawab agar pembangunan ruang kota tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga tetap menjaga nilai sosial dan ekologis.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/komersialisasi-ruang-terbuka-hijau-dan-perubahan-pengalaman-publik-di-kiara-artha-park-bandung/93442/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 01.16 WITA

  • #Ruang Terbuka Hijau

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

Main Ponsel Saat Lampu Merah, Apakah Termasuk Pelanggaran Lalu Lintas? Ini Tinjauan Hukumnya

Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

Capek Kok Dibanggakan? Membaca Hustle Culture dalam Kacamata Sartre dan Han

Pilihan Editor

  1. 1 Pentingnya Menjaga Keamanan Data Pribadi di Era Digital, Kenali Risiko dan Cara Melindunginya
  2. 2

    Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik

  3. 3

    Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

  4. 4

    Rp144,82 Miliar Raib dalam Hitungan Jam: Ada Apa di Balik Pembobolan Bank Jambi?

  5. 5

    Warung Padang di Bojonegoro Kini Terima QRIS BRI, Pembeli Lebih Praktis

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.